GEOGRAFI NEWS

GEOGRAFI NEWS : Geografi memiliki cabang ilmu, antara lain; geografi sosial, geografi ekonomi, geografi budaya, geografi politik, geografi fisik, geografi regional dan geografi teknik. GEOGRAFI NEWS : Pengertian geografi dalam arti sempit adalah ilmu tentang bumi GEOGRAFI NEWS : Geografi dalam arti luas adalah ilmu yang mempelajari tentang perbedaan dan persamaan fenomena geosfer dari sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan. GEOGRAFI NEWS : Geografi memiliki 3 pendekatan, yaitu ; 1. pendekatan ekologi atau lingkungan, 2. pendekatan regional complex atau kewilayahan, 3. pendekatan spatial atau keruangan. GEOGRAFI NEWS : Geografi menerapkan 4 prinsip dasar, yaitu; 1. prinsip distribusi, 2. prinsip interelasi, 3. prinsip diskripsi dan 4. prinsip korologi. GEOGRAFI NEWS : geografi mengkaji 2 jenis objek, antara lain ; 1. objek material, 2. objek formal. GEOGRAFI NEWS : konsep geograf ; konsep jarak, konsep letak, konsep interaksi, konsep pola, konsep aglomerasi, konsep keterjangkauan, konsep defferensiasi area, konsep topografi.

Sabtu, 07 Mei 2016

MENCEGAH BANJIR DENGAN LUBANG BIOPORI

Geografi

Lubang Biopori atau Sumur Biopori belakangan ini ramai dibicarakan sebagai salah satu bentuk kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan lubang biopori? Bagaimana hal ini dapat bermanfaat bagi kita?
Secara alami, biopori adalah lubang-lubang kecil pada tanah yang terbentuk akibat aktivitas organisme dalam tanah seperti cacing atau pergerakan akar-akar dalam tanah. Lubang tersebut akan berisi udara dan menjadi jalur mengalirnya air. Jadi air hujan tidak langsung masuk ke saluran pembuangan air, tetapi meresap ke dalam tanah melalui lubang tersebut.
Tetapi, di daerah perkotaan, keberadaan pepohonan semakin tergusur oleh bangunan-bangunan sehingga lubang biopori menjadi semakin langka. Lagi pula, banyaknya pepohonan tidak selalu mengartikan akan ada banyak air yang terserap, karena permukaan tanah yang tertutup lumut membuat air tidak dapat meresap ke tanah.
Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dibuatlah lubang resapan atau sumur resapan buatan manusia yang sekarang dikenal dengan lubang biopori. Biopori dapat dibuat di halaman depan, halaman belakang atau taman dari rumah. Lubang biopori sendiri umumnya dibuat dengan lebar kira-kira 30 cm, jarak antar lubang sekitar 50 cm-100 cm.
Kita tidak akan sia-sia bila membuat biopori ini. Manfaat yang bisa didapat antara lain :
1.    Mencegah banjir
Banjir sendiri telah menjadi bencana yang merugikan bagi warga Jakarta. Keberadaan lubang biopori dapat menjadi jawaban dari masalah tersebut. Bayangkan bila setiap rumah, kantor atau tiap bangunan di Jakarta memiliki biopori berarti jumlah air yang segera masuk ke tanah tentu banyak pula dan dapat mencegah terjadinya banjir.
2.    Tempat pembuangan sampah organik
Banyaknya sampah yang bertumpuk juga telah menjadi masalah tersendiri di kota Jakarta. Kita dapat pula membantu mengurangi masalah ini dengan memisahkan sampah rumah tangga kita menjadi sampah organik dan non organik. Untuk sampah organik dapat kita buang dlaam lubang biopori yang kita buat.
3.    Menyuburkan tanaman
Sampah organik yang kita buang di lubang biopori merupakan makanan untuk organisme yang ada dalam tanah. Organisme tersebut dapat membuat sampah menjadi kompos yang merupakan pupuk bagi tanaman di sekitarnya.
4.    Meningkatkan kualitas air tanah
Organisme dalam tanah mampu membuat samapah menjadi mineral-mineral yang kemudian dapat larut dalam air. Hasilnya, air tanah menjadi berkualitas karena mengandung mineral.

Kamis, 05 Mei 2016

CABANG-CABANG ILMU GEOGRAFI


Globe 

Dalam ilmu pelajaran geografi sering kita temukan mengenai beberapa pengelompokan fenomena alam berdasarkan cabang-cabang dalam ilmu geografi. Geografi juga memiliki penjelasan berdasarkan penggunaan kata geografi yang pertama kali.
Orang yang pertama kali menggunakan kata ”geografi” adalah Erathosthenes (276-194 SM) yang berasal dari bahasa yunani yaitu Geographia yang artinya bumi menggambarkan adalah tentang bumi dan tanah-tanahnya, fitur, penduduk dan fenomena Sedangkan sejarah secara harfiah adalah “untuk mejelaskan atau menulis”.
Cabang -cabang ilmu geografi secara garis besar di bagi menjadi dua yaitu geografi fisik dan geografi manusia, namun dari ke dua cabang tersebut akan terbagi-bagi menjadi beberapa bagian lainnya.
Berikut adalah penjelasannya mengenai cabang-cabang ilmu geografi :
A. Geografi Fisik
Geografi fisik adalah ilmu geografi yang mempelajari gejala fisik yang berasal dari permukaan bumi yaitu tanah, air, dan udara yang dengan berbagai prosesnya. Geografi fisik merupakan gejala alamiah permukaan bumi yang menjadi sebagai tempat hidup manusia.
Geografi fisik diantaranya adalah Geologi, Ilmu tanah, Geomorfologi Oseanografi dan Klimatologi. Berikut adalah penjelasannya.
1. Geologi
Geologi yaitu ilmu geografi yang mempelajari tentang suatu ilmu bumi berdasarkan struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, komposisinya dan proses pembentukannya atau yang biasa di sebut dengan ilmu batuan. Ini adalah contoh fenomena alam yang masuk ke cabang geologi yaitu :
·         sistem tata surya
·         gurun terluas di dunia
2. Ilmu tanah
Ilmu tanah adalah ilmu geografi yang mempelajari sifat-sifat fisik tanah dan segala sesuatu yang berhubungan dengan jenis tanah yang ada di alam.
3. Geomorfologi
Geomorfologi adalah ilmu geografi yang mempelajari mengenai proses secara ilmiah mengenai permukaan bumi dan proses-proses yang terjadi pada bagian-bagian dari bumi. Yang secara luas berhubungan dengan bentuk lahan.
4. Oseanografi
Oseanografi adalah ilmu geografi yang mempelajari ilmu yang mempelajari secara detail mengenai samudera dan lautan seperti struktur salinitas, pencampuran, arus rekayasa laut,ombak, sedimen kelautan dan lain-lain sebagainya.
5. Meteorologi dan Kilimatologi
Meteorologi dan Kilimatologi adalah ilmu geografi yang sama-sama mempelajari mengenai gejala cuaca dan iklim di indonesia serta iklim di seluruh dunia. Hasil penelitian dari  badan meteorologi dan kilimatologi adalah proses terjadinya pelangi.

Sabtu, 10 Oktober 2015

LETAK GEOGRAFIS LETAK GEOLOGIS DAN LETAK ASTRONOMIS INDONESIA

Geografi / https://www.facebook.com/totok.endrawan

Letak astronomis adalah letak suatu tempat dilihat dari posisi garis lintang dan garis bujur. Garis lintang merupakan garis imajiner yang membentang horisontal melingkari bumi sedangkan garis bujur merupakan garis imajiner yang melingkari bumi secara vertikal.
Garis Lintang dan Bujur dibagi menjadi dua yaitu Garis Lintang Utara dan Garis Lintang Selatan yang dibatasi oleh garis ekuator(khatulistiwa) dan Garis Bujur Barat dan dan Bujur Timur yang dibatasi oleh Greenwich Mean Time.

Letak Astronomis Indonesia adalah 6o LU (Lintang Utara) - 11o LS (Lintang Selatan) dan antara 95o BT (Bujur Timur) - 141o BT (Bujur Timur).
Jika dilihat dari posisi astronomis Indonesia terletak di kawasan iklim tropis dan berada di belahan timur bumi.
Indonesia berada di kawasan tropis, hal ini membuat Indonesia selalu disinari matahari sepanjang tahun. Di Indonesia hanya terjadi dua kali pergantian musim dalam setahun yaitu musim kemarau dan hujan. Negara-negara yang memiliki iklim tropis pada umumnya dilimpahi alam yang luar biasa. Curah hujan tinggi akan membuat tanah menjadi subur. Flora dan fauna juga sangat beraneka ragam.
Sedangkan pengaruh dari letak dilihat dari garis bujur, maka Indonesia memiliki perbedaan waktu yang dibagi menjadi tida daerah waktu yaitu Indonesia bagian timur (WIT), Indonesia bagian tengah(WITA), dan Indonesia bagian barat(WIB).

Minggu, 27 September 2015

Bapak Geografi Indonesia

Geografi - Geography

Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan. 

Definisi ini seringkali anda temukan dan disampaikan oleh guru IPS anda mulai dari SMP-SMA. Dilihat dari definisi itu  tak sembarang orang bisa merumuskan dengan mudah pastinya dikaitkan dengan para praktisi pendidikan yang mempunyai keahlian dalam bidang geografi, Siapakah beliau ? Ya, beliau adalah R. Bintarto atau lebih populer dengan nama Prof.Drs. H. R. Bintarto Guru besar UGM yang dikukuhkan pada tanggal 19/06/71 dengan pidato  pengukuhan yang berjudul Kota Yogyakarta (Suatu Tinjauan Geografi Sosial). Sedangkan definisi tentang Geografi itu sendiri di rumuskan pada tahun 1981. Walaupun sudah tiada tapi bagi seorang Mahasiswa,Guru hingga Dosen Geografi nama dan sosok beliau sudahlah tak asing lagi yang bisa dikatakan sangatlah berperan penting dalam masalah pendidikan terbukti dengan karya-karya yang seringkali menjadi rujukan sekaligus beliau mendapat berbagai penghargaan. Untuk mengenal lebih lanjut berikut adalah biografi singkat beliau :

Minggu, 28 Juni 2015

TOPOLOGI

Geografi / Totok Endrawan / https://www.facebook.com/totok.endrawan

Pengertian Topologi

Topology adalah pendefinisian secara matematis yang menerangkan hubungan
relative antara objek yang satu dengan objek yang lain. Dalam GIS topology
didefinisikan oleh user sesuai dengan karakteristik data seperti line, polygon
maupun point/titik. Setiap karakteristik data tertentu mempunyai rule/aturan
tertentu. Rule atau aturan tersebut secara default telah disediakan oleh software
GIS.

Sebagai contoh untuk objek type polygon aturan yang umum di berlakukan
adalah :
1. Antar Polygon tidak boleh saling bertampalan.
2. Antar Polygon tidak boleh ada celah (gap).
Toleransi Jarak Snaping
Adalah besarnya toleransi jarak antar feature yang memungkinkan
penyambungan antar feature satu dengan feature terdekat.

Minggu, 21 Desember 2014

GEOGRAFI INDONESIA

Geografi / Totok Endrawan / https://www.facebook.com/totok.endrawan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Indonesia memiliki sekitar 17.504 pulau (menurut data tahun 2004; lihat pula: jumlah pulau di Indonesia), sekitar 6.000 di antaranya tidak berpenghuni tetap, menyebar sekitar katulistiwa, memberikan cuaca tropis. Pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa, di mana lebih dari setengah (65%) populasi Indonesia. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa,SumatraKalimantanSulawesi, dan Irian Jaya dan rangkaian pulau-pulau ini disebut pula sebagai kepulauan Nusantara atau kepulauan Indonesia.
Peta garis kepulauan Indonesia, Deposit oleh Republik Indonesia pada daftar titik-titik koordinat geografis berdasarkan pasal 47, ayat 9, dari Konvensi PBB tentang Hukum Laut [
Indonesia memiliki lebih dari 400 gunung berapi and 130 di antaranya termasuk gunung berapi aktif. Sebagian dari gunung berapi terletak di dasar laut dan tidak terlihat dari permukaan laut. Indonesia merupakan tempat pertemuan 2 rangkaian gunung berapi aktif (Ring of Fire). Terdapat puluhan patahan aktif di wilayah Indonesia.
A.    Keadaan alam
1. Letak Astronomis Indonesia ;
·         6 Derajat Lintang Utara sampai 11 Derajat Lintang Selatan 
·         95 Derajat Bujur Timur sampai 141 Derajat Bujur Timur
2. Letak Geologi Indonesia
Indonesia berada diantara tiga lempeng tektonik utama yaitu ;
·         Di sebelah barat dan utara berbatasan dengan Lempeng Eurasia
·         Di sebelah selatan berbatasan dengan Lempeng Australia
·         Di sebelah timur berbatasan dengan Lempeng Pasifik
3. Letak Geografis Indonesia
Sebagian ahli membagi Indonesia atas tiga wilayah geografis utama yakni:
·         Indonesia Barat meliputi : Kepulauan Sunda Besar meliputi pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi.
·         Indonesia Tengah meliputi :Kepulauan Sunda Kecil meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
·         Indonesia Timur meliputi : Kepulauan Maluku dan Irian
Pada zaman es terakhir, sebelum tahun 10.000 SM (Sebelum Masehi), pada bagian barat Indonesia terdapat daratan Sunda yang terhubung ke benua Asia dan memungkinkan fauna dan flora Asia berpindah ke bagian barat Indonesia. Di bagian timur Indonesia, terdapat daratan Sahul yang terhubung ke benua Australia dan memungkinkan fauna dan flora Australia berpindah ke bagian timur Indonesia. Pada bagian tengah terdapat pulau-pulau yang terpisah dari kedua benua tersebut.
Karena hal tersebut maka ahli biogeografi membagi Indonesia atas kehidupan flora dan fauna yakni:
·         Daratan Indonesia Bagian Barat dengan flora dan fauna yang sama dengan benua Asia.
·         Daratan Indonesia Bagian Tengah (Wallacea) dengan flora dan fauna endemik/hanya terdapat pada daerah tersebut.
·         Daratan Indonesia Bagian Timur dengan flora dan fauna yang sama dengan benua Australia.
Ketiga bagian daratan tersebut dipisahkan oleh garis maya/imajiner yang dikenal sebagai Garis Wallace-Weber, yaitu garis maya yang memisahkan Daratan Indonesia Barat dengan daerah Wallacea (Indonesia Tengah), dan Garis Lyedekker, yaitu garis maya yang memisahkan daerah Wallacea (Indonesia Tengah) dengan daerah IndonesiaTimur.
Berdasarkan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) 1993, maka wilayah Indonesia dibagi menjadi 2 kawasan pembangunan:
·         Kawasan Barat Indonesia. Terdiri dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali.
·         Kawasan Timur Indonesia. Terdiri dari Sulawesi, Maluku, Irian/Papua, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Berikut ini propinsi-propinsi di Indonesia
PETA PROPINSI INDONESIA ( INDONESIA PROVINSION MAP )

1.      Aceh
2.      Sumatera Utara
3.      Sumatera Barat
4.      Riau
5.      Kep. Riau
6.      Kep. Bangka Belitung
7.      Jambi
8.      Sumatera Selatan
9.      Bengkulu
10.  Lampung
11.  Banten
13.  Jawa Barat
16.  Jawa Timur
17.  Bali
28.  Gorontalo
32.  Maluku
34.  Papua

Jumat, 21 November 2014

GEOGRAFI MANUSIA DAN CABANG-CABANGNYA

Geografi / Totok Endrawan / https://www.facebook.com/totok.endrawan

A. Pengertian Geografi Manusia
Geografi Manusia atau Human Geography adalah studi tentang aspek keruangan, gejala-gejala yang terdapat di permukaan bumi yang mengambil manusia sebagai obyek pokok, termasuk kedalamnya aspek kependudukan, aktifitas sosial, aktifitas budaya, aspek ekonomi dan aspek politik.
Menurut Bintarto (1977), Geografi Manusia merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tata laku manusia dalam lingkungan totalnya .
geografi manusia adalah salah satu dari dua cabang utama geografi (versus geografi fisik) dan sering disebut geografi budaya. geografi manusia adalah studi tentang aspek budaya banyak ditemukan di seluruh dunia dan bagaimana mereka berhubungan dengan ruang dan tempat di mana mereka berasal dan kemudian perjalanan sebagai orang-orang terus bergerak di berbagai daerah.

Beberapa fenomena budaya utama yang dipelajari dalam geografi manusia termasuk bahasa, agama, berbeda struktur ekonomi dan pemerintahan, seni, musik, dan aspek budaya lain yang menjelaskan bagaimana dan / atau mengapa orang fungsi seperti yang mereka lakukan di daerah di mana mereka tinggal. Globalisasi juga menjadi semakin penting untuk bidang geografi manusia seperti yang memungkinkan aspek-aspek tertentu dari kebudayaan untuk dengan mudah perjalanan di seluruh dunia.

Senin, 26 Mei 2014

GEOGRAFI POLITIK

Geografi / Totok Endrawan / https://www.facebook.com/totok.endrawan


1.      Definisi geografi politik
a.       Menurut Nur Fitrianto (2010), geografi politik merupakan cabang geografi manusia yang bidang kajiannya adalah aspek keruangan pemerintahan atau kenegaraan yang meliputi hubungan regional dan internasional, pemerintahan atau kenegaraan dipermukaan bumi. Dalam geografi politik, lingkungan geografi dijadikan sebagai dasar perkembangan dan hubungan kenegaraan. Bidang kajian geografi politik relatif luas, seperti aspek keruangan, aspek politik, aspek hubungan regional, dan internasional.
b.      Menurut Sukma Perdana, S.Pd., M.T. (Tanpa tahun), jika politik diartikan sebagai pendistribusian kekuasaan (power) serta kewenangan (rights) dan tanggung jawab (responsibilities) dalam kerangka mencapai tujuan politik (nasional), maka geografi politik berupaya mencari hubungan antara konstelasi geografi dengan pendistribusian tersebut di atas. Hal ini disebabkan karena bagaimanapun juga pendistribusian itu harus ditebarkan pada hamparan geografi yang memiliki ciri-ciri ataupun watak yang tidak homogen di seluruh wilayah negara.
c.       

Senin, 24 Maret 2014

PREDIKSI SOAL GEOGRAFI UJIAN NASIONAL 2014

Geografi totok endrawan












I.  SOAL 
1.        Arus pergerakan barang dan jasa dari Jakarta ke Karawang berjalan dengan frekuensi yang tinggi. Hal ini disebabkan karena adanya potensi kedua wilayah yang berbeda. Konsep geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah …  .
A.       konsep lokasi
B.       konsep keterjangkauan
C.       konsep diferensiasi area
D.       konsep morfologi
E.        konsep aglomerasi

2.        Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di awal masa jabatannya bersilaturahmi ke kantor gubernur Jawa Barat. Salah satu yang menjadi agenda pertemuan adalah mengatasi masalah banjir yang terjadi setiap tahun di ibukota. Pendekatan geografi yang diupayakan oleh Pak Jokowi tersebut merupakan bagian dari rangkaian …  .
A.       pendekatan kompleks wilayah
B.       pendekatan kedinasan
C.       pendekatan struktural
D.       pendekatan lingkungan
E.        pendekatan keruangan

3.        Tingginya tingkat curah hujan, kelembapan, dan temperatur di Indonesia menyebabkan cepatnya proses pelapukan batuan, sehingga banyak proses pengikisan dan terbentuknya Dataran Tinggi (Plato) juga Peneplain. Prinsip geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah …  .
A.       prinsip deskripsi
B.       prinsip distribusi
C.       prinsip korologi
D.       prinsip kronologi
E.        prinsip interelasi

4.        Fenomena geosfer :
1)        Banjir merusak beberapa rumah di Kampung Pulo – Jakarta Timur
2)        Banjir bandang telah mengubur beberapa rumah di Bogor
3)        Lahar dingin menutupi jalan raya di Magelang
4)        Penggundulan hutan mengubah kawasan DAS di Jawa Barat
5)        Rob merendam pemukiman di Kampung Muara Baru – Jakarta Utara
Aspek fisik yang berkaitan dengan fenomena hidrosfer antara lain berupa …  .
A.       (1), (2), dan (3)
B.       (1), (2), dan (4)
C.       (1), (3), dan (5)
D.       (2), (4), dan (5)
E.        (3), (4), dan (5)

5.        Gerakan lempeng berupa gerak Transform menghasilkan bentuk muka bumi berupa …  .
A.       Block Mountain
B.       Graben
C.       Geosinklinal
D.       Dekstral
E.        Kaldera