GEOGRAFI NEWS

GEOGRAFI NEWS : Geografi memiliki cabang ilmu, antara lain; geografi sosial, geografi ekonomi, geografi budaya, geografi politik, geografi fisik, geografi regional dan geografi teknik. GEOGRAFI NEWS : Pengertian geografi dalam arti sempit adalah ilmu tentang bumi GEOGRAFI NEWS : Geografi dalam arti luas adalah ilmu yang mempelajari tentang perbedaan dan persamaan fenomena geosfer dari sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan. GEOGRAFI NEWS : Geografi memiliki 3 pendekatan, yaitu ; 1. pendekatan ekologi atau lingkungan, 2. pendekatan regional complex atau kewilayahan, 3. pendekatan spatial atau keruangan. GEOGRAFI NEWS : Geografi menerapkan 4 prinsip dasar, yaitu; 1. prinsip distribusi, 2. prinsip interelasi, 3. prinsip diskripsi dan 4. prinsip korologi. GEOGRAFI NEWS : geografi mengkaji 2 jenis objek, antara lain ; 1. objek material, 2. objek formal. GEOGRAFI NEWS : konsep geograf ; konsep jarak, konsep letak, konsep interaksi, konsep pola, konsep aglomerasi, konsep keterjangkauan, konsep defferensiasi area, konsep topografi.

Selasa, 27 Desember 2011

INDUSTRI DAN PERTANIAN

Geografi/totok endrawan

INDUSTRI DAN PERTANIAN

PENDAHULUAN
            Dewasa ini telah berkembang industrialisasi dari kota sampai desa, dari skala besar sampai sekala kecil dan dari negara maju sampai negara berkembang. Hampir semua bidang kehidupan tidak terlepas dari sektor industri, oleh jarena itu industri sangat penting untuk dipelajari sehingga dapat berkembang lebih pesat. Mulai dari pemahaman industri, jenis-jenisnya, dampak, lokasi industri dan pengembangannya hendaknya dipelajari dengan sungguh-sungguh. Dengan pemahaman konsep industri yang benar maka siswa dapat memiliki dasar yang kuat untuk meningkatkan kemampuannya di bidang industri jika kelak menekuni sektor industri.
            Materi Industri mencakup pengertian industri, penggolongan industri, aglomerasi, dampak industri dan penentuan lokasi industri. Dengan mempelajari materi industri tersebut dan ditambah mengerjakan tugas-tugas terstruktur, tugas mandiri tak terstruktur dan evaluasi maka siswa diharapkan dapat menguasai konsep industri dengan baik.



INDUSTRI
1. Pengertian Industri
     a. Pengertian industri secara umum
         Industri adalah bagian dari proses produksi, yang mengolah bahan mentah menjadi bahan baku   
         atau bahan baku menjadi menjadi barang jadi sehingga menjadi barang yang bernilai bagi 
         masyarakat.
      b. Pengertian menurut UU RI No. 5 Tahun 1984
          Industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah
jadi dan atau barang jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi untuk penggunaannya, termasuk kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industri.

2. Penggolongan industri
a. menurut bahan bakunya
a. ekstraktif                 : bahan baku diambil langsung dari alam
b. non ekstraktif          : bahan baku diambil dari industri lain
c. fasilitatif                  : bergerak di bidang jasa.

b. menurut jumlah tenaga kerja
a. Rumah tangga         : 1-4 orang
b. kecil                         : 5-19 orang
c. menengah                : 20-99 orang
d. besar                        : > 100 orang

c. menurut produksi yang dihasilkan
a. indutri primer : Bahan baku tanpa pengolahanlebih lanjut / rumit (anyaman bambu)
b. indutri sekunder : bahan baku mengalami pengolahan lebih lanju / rumit.
c. industri tersier : bergerak di bidang jasa

d. menurut bahan mentah ;
a. indutri pertanian
b. industri non pertanian

e. menurut lokasi usahanya, berorientasi pada :
a. pasar
b. tenaga kerja
c. bahan baku
d. energi
e. transportasi

f. menurut tahapan proses produksinya :
a. industri hulu : mengolah bahan mentah menjadi setengah jadi.     
b. industri hilir : mengolah bahan setengah jadi menjadi barang jadi

g. menurut produksi yang dihasilkan :
a. industri berat : industri yang mnengahsilkan alat / mesin produksi bagi industri lain.
b. industri ringan : industri yang menghasilkan barang konsumsi.

h. menurut sumber modal ;
a. penanaman modal dalam negeri (PMDN)
b. penanaman modal asing (PMA)
c. patungan (joint venture)

i. menurut yang mengusahakan (subyek pengelola):
a. industri rakyat
b. industri negara (BUMN)

j. menurut bahan dasar industri
a. industri campuran : bahan dasar lebih dari satu jenis.
b. industri trafic : bahan mentah impor.
c. industri konveksi : pakaian jadi.
d. industri perakitan.

k. Industri menurut Deperindag
a. kimia dasar                          : kertas, pupuk, semen, ban
b. mesin dan logam dasar        : besi baja, alat kominikasi, mesin tekstil
c. aneka industri                      : makanan minuman, pakaian jadi
d. kecil                                    : minyak goreng, roti, pengawetan daging

3. Lokasi industri
Ada dua faktor yang mempengaruhi penentuan lokasi industri :
1. faktor pokok : bahan mentah / baku, modal, transportasi, tenaga kerja, sumber energi, pemasaran
2. faktor tambahan : uu, iklim, pajak, persediuaan air

4. Teori lokasi industri
1. teori tempat yang sentral (central place theory) oleh WALTER CHRISTALLER (1933).
a. tempat sentral yang berhierarki 3 (K=3) : kasus pasar optimal
b. tempat sentral yang berhierarki 4 (K=4) : kasus lalu lintas yang optimum
c. tempat sentral yang berhierarki 7 (K=7) : situasi administrasi yang optimum.

2. teori ongkos transportasi oleh ALFRED WEBER
tiga faktor adalah titik material, titik konsumsi dan titik tenaga kerja

3. teori lokasi industri optimal
teori ini berdasarkan pada permintaan sehingga diasumsikan lokasi optimal dari suatu industri diusahakan menguasai wilayah pemasaran yang luas.

5. Aglomerasi industri
Aglomerasi industri adalah pemusatan berbagai macam in dustri dalam suatu wilayah agar dapat memberikan keuntungan yang lebih besar kepada berbagai industri di suatu wilayah. Aglomerasi industri terbentuk karena danya :
1. hubungan produksi (barang bergerak dari suatu perusahaan ke perusahaan lain)
2. hubungan pelayanan (perusahaan saling membutuhkan pelayanan perusahaan lain)
3. hubungan pemasaran (melibatkan bagian yang terpisah-pisah sampai ke konsumen)


PERTANIAN

1. Pengertian Pertanian
    a. Secara Luas atau Umum
        Pertanian adalah semua kegiatan yang meliputi pertanian rakyat, perkebunan, peternakan,       
         perikanan dan kehutanan.
     b. Secara sempit atau khusus
         Pertanian adalah aktivitas dalam bercocok tanam tanaman pangan, palawija dan hortikultura

2. Pertanian
Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena 60 % penduduknya bekerja di sektor pertanian
    diberbagai bidang pertanian, sebagaimana pertanian dalam arti sempit meliputi ;
     a. Pertanian Sawah Irigasi
         adalah pertanian yang dikerjakan di sawah irigasi. Persebarannya banyak terdapat di Pulau Jawa,
         Bali dan Madura.
     b. Pertanian  Sawah Tadah Hujan
         adalah pertanian yang dikerjakan pada musim penghujan saja. Persebaran ; G. Kidul, NTT, NTB 
         dan daerah tanah karst/tanah kapur lainnya.
     c. Pertanian Sawah Pasang Surut
         adalah pertanian yang dikerjakan di daerah sekitar pantai atau muara sungai. Pada umumnya
          jenis padi yang ditanam adalah ; Banarawa ( padi yang tahan di daerah sangat basah ).
          Persebaran ; Sumatra, Kalimantan dan Papua
     d. Pertanian Sawah Lebak
         adalah pertanian yang dikerjakan disekitar kanan kiri sungai. Persebarannya ; Jawa, Sumatera,  
         Kalimantan dan Papua
     e. Pertanian Ladang
         adalah pertanian yang dikerjakan dengan cara mengubah hutan menjadi ladang pertanian.
         kegiatan pertanian ini dilarang oleh pemerintah karena dapat merusak hutan. Persebaran ;
         Kalimantan dan Sumatera.

3. Perkebunan
            Ada dua macam perkebunan, yaitu perkebunan rakyat dan perkebunan besar
    a. Perkebunan Rakyat
        adalah perkebunan yang diusahakan oleh rakyat banyak. Persebaran ; Jawa, Bali, Madura dan
        Sulawesi
     b. Perkebunan Besar
         adalah perkebunan yang diusahakan oleh perusahaan besar atau pemerintah. Persebaran ; Jawa,
         Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua

4. Peternakan
    Peternakan adalah usaha pemeliharaan atau budidaya hewan ternak oleh penduduk atau perusahaan
    Peternakan dibedakan menjadi tiga, meliputi ;
    a. Peternakan Hewan Besar
        adalah kegiatan budidaya hewan besar, seperti ; kerbau, sapi dan kuda. Persebaran ; Jawa, Bali,
        NTB, NTT , Sulawesi dan Madura  
    b. Peternakan Hewan Kecil           
        adalah kegiatan budidaya hewan ternak kecil, seperti ; kambing, domba, kelinci dan babi.
        Persebaran ; jawa, Bali, Madura
    c. Peternakan Hewan Unggas
        adalah kegiatan budidaya hewan ternak unggas, seperti ; ayam, burung, itik dan angsa.
        Persebaran; Jawa, Madura, Bali dan Sulawesi

5. Perikanan
            Perikanan adalah usaha pemeliharaan dan penangkapan ikan oleh penduduk. Perikanan
    dibedakan ;
    a. Perikanan Budidaya
        adalah kegiatan pemeliharaan ikan oleh penduduk, mulai dari pembibitan, pemberian pakan dan
        penyediaan tempat ( kolam, tambak atau karamba ).
    b. Perikanan Tangkapan
        adalah kegiatan penangkapan ikan oleh penduduk yang dilakukan di laut, danau, sungai dan rawa.
        Persebaran ; Sumatera, Kalimantan, Jawa, Maluku dan Papua.