GEOGRAFI NEWS

GEOGRAFI NEWS : Geografi memiliki cabang ilmu, antara lain; geografi sosial, geografi ekonomi, geografi budaya, geografi politik, geografi fisik, geografi regional dan geografi teknik. GEOGRAFI NEWS : Pengertian geografi dalam arti sempit adalah ilmu tentang bumi GEOGRAFI NEWS : Geografi dalam arti luas adalah ilmu yang mempelajari tentang perbedaan dan persamaan fenomena geosfer dari sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan. GEOGRAFI NEWS : Geografi memiliki 3 pendekatan, yaitu ; 1. pendekatan ekologi atau lingkungan, 2. pendekatan regional complex atau kewilayahan, 3. pendekatan spatial atau keruangan. GEOGRAFI NEWS : Geografi menerapkan 4 prinsip dasar, yaitu; 1. prinsip distribusi, 2. prinsip interelasi, 3. prinsip diskripsi dan 4. prinsip korologi. GEOGRAFI NEWS : geografi mengkaji 2 jenis objek, antara lain ; 1. objek material, 2. objek formal. GEOGRAFI NEWS : konsep geograf ; konsep jarak, konsep letak, konsep interaksi, konsep pola, konsep aglomerasi, konsep keterjangkauan, konsep defferensiasi area, konsep topografi.

Selasa, 27 Desember 2011

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Geografi/totok endrawan

Sistem Informasi Geografis

        Pada pembahasan Sistem Informasi Geografi kalian akan
mengetahui apa yang dimaksud dengan sistem informasi
geografis, mengenal komponen-komponen yang ada di
dalamnya dan membuat aplikasi SIG secara sederhana.
Seluruh detik dalam kehidupan kita terbentuk atas hubungan
dari berbagai sistem. Seiring dengan kemajuan
ilmu pengetahuan , teknologi, dan sains kebutuhan manusia akan
beragam informasi terus meningkat dan inilah yang coba diberikan oleh SIG.

A. Definisi Sistem Informasi Geografis
Munculnya Sistem Informasi Geografis (SIG) tidak terlepas dari
kebutuhan manusia terhadap informasi geografis seperti persebaran
penduduk, tingkat perkembangan ekonomi masyarakat, distribusi sumber
daya makanan, dan informasi geografis lainnya yang semakin besar.
Kebutuhan tersebut harus cepat disajikan dan dapat langsung dimanfaatkan
oleh yang bersangkutan. Dahulu, kebutuhan akan informasi geografis
biasanya disajikan dalam bentuk peta manual dengan informasi bermacammacam
tetapi terpisah, tetapi kini berkat SIG, berbagai informasi gegrafis
dapat disajikan secara terpadu (Gambar 3.2)
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, teknik
pembuatan peta tidak lagi dilakukan secara konvensional, yaitu dikerjakan
dengan tangan dan mengandalkan kejelian mata. Akan tetapi, saat ini sudah
dikembangkan dengan menggunakan komputer sehingga proses pembuatan
peta menjadi lebih mudah dan cepat. Penggunaan Sistem Informasi
Geografis meningkat tajam sejak tahun 1980-an. Peningkatan pemakaian
sistem ini terjadi di kalangan pemerintah, militer, akademis, atau bisnis,
terutama di negara-negara maju.
BAKORSURTANAL (Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional)
menjabarkan SIG sebagai kumpulan yang terorganisir dari perangkat keras
komputer, perangkat lunak, data geografi, dan personal yang didesain untuk
memperoleh, menyimpan, memperbaiki, memanipulasi, menganalisis, dan
menampilkan semua bentuk informasi yang bereferensi geografi. Menurut
Burrough P.A (1986), SIG adalah alat yang bermanfaat untuk mengumpulkan,
penimbunan, pengambilan kembali data yang diinginkan, serta pengubahan
dan penayangan data keruangan yang berasal dari kenyataan dunia.
Pemerintah Kanada adalah instansi pertama
yang membangun Sistem Informasi Geografis
(SIG) pada tahun 1960 untuk menganalisis koleksi
data-data yang dimiliki Badan Inventaris Lahan
Kanada. Selanjutnya, badan-bandan pemerintah
dan laboratorium juga membangun sistem yang
sama. Walaupun demikian, penggunaan SIG tidak
meluas hingga akhir tahun1970-an. Penggunaan
SIG meluas dan memasyarakat mulai tahun 1980-
an seiring dengan meluasnya penggunaan komputer.
Kian terjangkaunya harga komputer saat ini, turut
menjadi faktor pendukung meluasnya penggunaan
SIG di segala bidang. Di awal tahun 1990-an
sekitar 100.000 Sistem Informasi Geografis telah
digunakan (Gambar 3.1).
Sumber: www.tripod.com
Gambar 3.1
Hingga saat ini, penggunaan SIG semakin
memasyarakat dan membuatnya semakin
mudah untuk digunakan.
64 Sistem Informasi Geografi
Dari paparan pengertian di atas dapat
kita simpulkan bahwa SIG merupakan
sistem (unsur-unsur yang saling mendukung)
informasi (fisik dan sosial), dan geografi (fenomena
yang terjadi baik pada lapisan
atmosfer, litosfer, hidrosfer, biosfer, dan
atmosfer). Inti SIG adalah proses pengumpulan,
pengolahan, dan penyajian data menjadi
informasi yang akurat, mudah dipahami,
dan bermanfaat bagi para pengguna informasi
tersebut.
Temukanlah beragam pengertian Sistem Informasi Geografis dari berbagai literatur!
Jangan lupa untuk menuliskannya dalam buku catatanmu!
Tugas Mandiri studi literatur
Prinsip pengerjaan SIG yang paling
dasar adalah bekerja berdasarkan
kumpulan layers.
Eureka
Diskusikan dengan guru informatikamu atau
guru komputermu mengenai softwaresoftware
yang dapat digunakan dalam
aplikasi SIG.
Diskusi Lintas Ilmu
Sumber: Microsoft Encarta, 2006
Gambar 3.2
Salah satu bentuk hasil output Sistem Informasi Geografis yaitu peta permukiman berdasarkan etnik di kota Los
Angeles, USA.
Asia
Kulit hitam
Portugal
Kulit putih
Geografi untuk SMA-MA Kelas XII 65
B. Komponen Sistem Informasi Geografis
SIG merupakan sistem, sehingga terdapat komponen-komponen yang
saling berkaitan dan mendukung. Pada dasarnya komponen-komponen
tersebut dapat dibedakan menjadi dua, yaitu perangkat keras dan perangkat
lunak, tetapi peran manusia sebagai pengelola sangat penting, sehingga
komponen SIG secara lengkap terdiri atas perangkat keras (hardware),
perangkat lunak (software), dan manusia.
1. Perangkat keras (hardware), yaitu komponen SIG yang berupa
perlengkapan yang mendukung kerja SIG. Perangkat keras ini terdiri
dari seperangkat komputer seperti CPU, monitor, printer, digitizer,
scanner, plotter, CD Room, floopy, dan flashdisk. Perangkat keras lain
yang digunakan adalah plastik transparan dan ballpoin warna transparan.
2. Perangkat lunak (software), yaitu komponen SIG yang berupa programprogram
yang mendukung kerja SIG, seperti input data, proses data,
dan output data, di samping program kerja seperti Mapinfo, Arcview,
dan sebagainya.
3. Komponen manusia sebagai pengguna, yaitu pelaksana yang bertanggungjawab
dalam proses pengumpulan, proses, analisis, dan publikasi
data geografis.
Dalam SIG terdapat berbagai peran dari berbagai unsur, baik manusia
sebagai ahli dan sekaligus operator, perangkat alat (lunak/keras) maupun
objek permasalahan. SIG adalah sebuah rangkaian sistem yang
memanfaatkan teknologi digital untuk melakukan analisis spasial. Sistem
ini memanfaatkan perangkat keras dan
lunak komputer untuk melakukan pengolahan
data-data berikut ini.
1. Perolehan dan verifikasi
2. Kompilasi
3. Penyimpanan
4. Pembaruan dan perubahan
5. Manajemen dan pertukaran
6. Manipulasi
7. Penyajian
8. Analisis
Pemanfaatan SIG secara terpadu
dalam sistem pengolahan citra digital adalah
untuk memperbaiki hasil klasifikasi citra.
Dengan demikian, peranan teknologi SIG
dapat diterapkan pada operasionalisasi
pengembangan teknologi pengindraan jauh.
Bagian Vegetasi
Bagian Jalan
Bagian Ketinggian
Bagian Bangunan
Gambar 3.3 Sumber: Dokumentasi penerbit, 2006
Layers, prinsip kerja SIG yang paling mendasar
adalah memadukan berbagai informasi dalam bentuk
layers untuk membentuk informasi baru.
66 Sistem Informasi Geografi
Hasil analisis SIG pada akhirnya berupa peta komposit yaitu peta akhir
yang menyajikan informasi secara lengkap (Gambar 3.3). Meskipun samasama
peta, tetapi antara SIG dengan peta mempunyai perbedaan yang
ditandai dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing. Kekurangan dan
kelebihan antara SIG dan pemetaan manual disajikan dalam tabel 4.1
Tabel 4.1
Perbandingan Kelebihan dan Kekurangan antara Peta dan SIG
Unsur
Kekurangan
Peta
a. Bahan tidak stabil
b. Biaya tinggi waktu updating
c. Format ruwet
d. Memakan tempat penyimpanan
e. Susah untuk memperbaharui
Sistem Informasi Geografis
a. Biaya tinggi serta pemeliharaan terus menerus.
b. Biaya tinggi untuk data awal.
c. Perlu keahlian khusus
d. Kompatibilitas data sulit
e. Output hard copy dalam skala peta mahal
Kelebihan a. Mudah untuk dibawa
b. Mudah untuk dipakai
c. Bentuk standar
d. Umum
e. Teknologi biasa
a. Sangat efisien untuk lapisan peta yang baik
b. Cepat untuk cek update
c. Pemeliharaan data per unit murah
d. Data atribut dan peta mudah dimanipulasi
dengan mudah
e. Interaktif antara peta dan komputer
Temukanlah dari berbagai literatur lainnya kelebihan dan kekurangan SIG! Jangan lupa
untuk mencatatnya pada buku catatanmu!
Tugas Mandiri studi literatur
C. Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis
1. Perencanaan Pembangunan
Sebagai negara berkembang, negara kita terus mengalami proses
pembangunan. Pembangunan merupakan konsekuensi tanggung jawab
negara dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Agar
pembangunan tersebut bisa berlangsung dengan baik, lancar, dan tepat
Geografi untuk SMA-MA Kelas XII 67
sasaran maka dibutuhkan data informasi yang akurat. Data-data yang
disediakan oleh SIG dapat dijadikan acuan agar proses pembangunan dapat
berlangsung sesuai yang diharapkan. Berikut ini dua contoh manfaat SIG
dalam perencanaan pembangunan.
a. Perencanaan pembangunan bendungan dengan memperhitungkan
faktor-faktor:
1) luas genangan air dan volume air;
2) luas desa yang tergusur;
3) luas lahan pertanian yang tergenang air;
4) volume urukan untuk membendung;
5) debit masuk dan keluarnya volume air;
6) luas lahan pertanian yang akan dialiri;
7) rencana pembuatan pembangkit listrik;
8) rencana pembangunan jalan di sekitarnya;
9) dampak pembangunan bendungan di masa yang akan datang.
b. Permukiman transmigrasi, yaitu:
1) penentuan lokasi berdasarkan lokasi pemukiman yang telah ada;
2) penentuan lokasi berdasarkan kesuburan lahan pertanian;
3) lokasi rumah-rumah untuk pemukiman transmigran;
4) rencana jaringan jalan dan pembuatan jembatan;
5) rencana jaringan irigasi;
2. Inventarisasi Sumber Daya Alam
Proses pembangunan membutuhkan ketersediaan sumber daya alam.
Informasi tentang sumber daya alam secara cepat dan akurat sangat
dubutuhkan untuk mendukung proses pembangunan. Dengan bantuan
perkembangan teknologi SIG dapat mendukung menyediakan informasi
tentang sumber daya alam. Adapun manfaat SIG dalam inventarisasi
sumber daya alam adalah sebagai berikut.
a. Inventarisasi sumber daya air, terutama jumlah distribusi dan kualitas
air, baik air permukaan maupun air tanah.
b. Inventarisasi sumber daya lahan yang terdapat di suatu daerah
terutama mengenai ketersediaan, kesesuaian, dan kemampuan lahan
dalam mendukung proses pembangunan.
c. Inventarisasi sumber daya mineral, yaitu informasi tentang jenis,
kualitas, cadangan, dan persebaran mineral sebagai salah satu faktor
penting dalam proses pembangunan.
d. Inventarisasi sumber daya hutan, yaitu informasi yang meliputi luas,
jenis, perkembangan, pemanfaatan, dan kerusakan hutan.
68 Sistem Informasi Geografi
e. Inventarisasi sumber daya laut, yaitu informasi tentang kandungan,
permasalahan, dan pemanfaatan laut sebagai basis sumber daya
pembangunan.
3. Pemasaran Produk Industri
Perkembangan teknologi informasi semakin cepat dan terbuka sehingga
mendorong ketatnya persaingan dalam bidang pemasaran produk. Dalam
situasi seperti ini perusahaan harus mampu mengemas pemasaran secara
efektif, efisien, murah, dan cepat. Untuk tujuan tersebut perusahaan harus
mempunyai data lengkap dan akurat mengenai hal-hal berikut ini.
a. Data jumlah penduduk.
b. Data persebaran penduduk.
c. Data kondisi ekonomi penduduk.
d. Data tren konsumsi masyarakat.
e. Data pusat-pusat kerumunan masyarakat, dan sebagainya.
Dengan analisis yang baik SIG akan mampu membantu perusahaan
untuk memasarkan produknya secara baik.
D. Proses dalam Sistem Informasi Geografis
1. Cara Manual (Konvensional)
Cara ini dilakukan dengan pengolahan data melalui perhitunganperhitungan
dengan menggunakan alat bantu sederhana. Ketepatan dan
ketelitian hasil yang diperoleh selain bergantung kepada ketepatan dan
ketelitian data yang terkumpul, juga bergantung kepada keterampilan dan
ketelitian orang yang mengolah data tersebut.
2. Cara Modern
Cara modern dilakukan melalui pengolahan data melalui komputer
sehingga pengolahan data dapat diselesaikan lebih cepat dan ketelitian
hasilnya juga lebih tinggi. Komputerisasi dalam SIG dipastikan dapat
memberikan berbagai keunggulan.
a. Pengolahan data lebih mudah dan cepat.
b. Jika terjadi kesalahan dalam memasukkan, data mudah di update.
c. Jika membutuhkan data yang terdahulu, data yang dimaksud mudah
dicari.
d. Data lebih aman karena dapat dikunci dengan kode atau secara fisik.
e. Penyimpanan data lebih hemat dan ringkas.
f. Mudah dibawa atau dipindahkan.
g. Relatif murah.
Geografi untuk SMA-MA Kelas XII 69
Pemrosesan kerja dalam SIG (Gambar 3.4) adalah sebagai berikut.
1. Kegiatan Input Data SIG
Data dalam SIG dibedakan menjadi
dua, yaitu data grafis dan data
non-grafis. Data grafis adalah data
yang disimpan dalam bentuk titik,
garis, dan area. Data tersebut merupakan
kenampakan yang dapat dilihat
dalam bentuk titik koordinat, simbol,
dan tata nama. Data non-grafis adalah
data yang menunjukkan karakteristik,
kualitas, serta keterkaitan antar kenampakan
dalam peta atau data grafis.
Berdasarkan sumbernya, data SIG
dapat dibedakan menjadi tiga bagian.
a. Data lapangan/terristris, yaitu
pengumpulan data yang diperoleh
langsung dari pengukuran lapangan.
Misalnya pengukuran pH
tanah, salinitas air, curah hujan
suatu wilayah, sensus penduduk,
dan sebagainya.
b. Data peta, yaitu informasi yang terekam pada peta kertas atau film,
kemudian dikonversikan kedalam bentuk digital. Misalnya peta geologi,
peta tanah, peta kemiringan lereng, peta kependudukan, dan sebagainya.
Apabila data sudah terekam dalam bentuk peta, kita tidak lagi
memerlukan data lapangan, kecuali untuk pengecekan kebenarannya.
c. Data citra pengindraan jauh, yaitu pengumpulan data berupa foto udara
atau citra satelit. Dapat diintepretasikan terlebih dahulu sebelum
dikonversikan kedalam bentuk digital, sedangkan citra yang diperoleh
dari satelit dalam bentuk digital dapat langsung digunakan setelah
diadakan koreksi sebelumnya.
Cara memasukkan data ke dalam SIG dapat dilakukan melalui tiga
cara, yaitu penyiaman, digitasi, dan tabulasi. Penyiaman (scanning) adalah
proses mengubah data grafis kontinu menjadi data grafis diskrit yang terdiri
atas sel-sel penyusun gambar.
Digitasi merupakan proses pengubahan data grafis analog menjadi data
grafis digital dalam struktur vektor. Tabulasi adalah proses memasukkan data
atribut SIG dengan pembuatan tabel. Pembuatan tabel dalam SIG sangat
penting karena tidak semua data SIG dalam bentuk grafis, tetapi ada juga
yang berbentuk non-grafis.
Gambar 3.4 Sumber: Dokumentasi penerbit, 2006
Skema proses kerja Sistem Informasi Geografis, yaitu
kombinasi kerja antara hardware, software, pengumpulan
data dan informasi, serta manajemen data atau pengguna.
70 Sistem Informasi Geografi
2. Kegiatan Penyimpanan dan Pemrosesan Data
Kegiatan penyimpanan merupakan proses pengaturan dan penyimpanan
data input yang ditempatkan pada posisi-posisi tertentu agar data tersebut
sewaktu-waktu dapat diproses tanpa mengalami kesulitan. Data tersebut
kemudian diproses sesuai dengan tujuan yang direncanakan untuk
menghasilkan data baru hasil pengolahan SIG. Pengolahan data secara
manual dilaksanakan dengan menggunakan cara overlay (tumpangsusun).
Pengolahan dengan komputer dilakukan dengan menggunakan programprogram
yang sesuai kebutuhan.
3. Kegiatan Pelaporan Data
Kegiatan pelaporan data merupakan proses menampilkan hasil
pengolahan data setelah sebelumnya dianalisis. Data yang ditampilkan
dapat berupa peta, tabel, grafik, atau video.
4. Kegiatan Transformasi Data
Transformasi data merupakan proses analisis dan pembaharuan data
yang telah diolah sebelum data ini digunakan oleh pengguna. Kegiatan ini
berlangsung terus menerus, artinya hasil SIG suatu ketika akan mengalami
pembaharuan sesuai dengan situasi dinamis obyek.
SIG mempunyai beberapa kemampuan analisis spasial yang utama,
di antaranya adalah sebagai berikut.
a. Analisis tumpang susun (overlay) untuk mengetahui daerah yang diliputi
oleh dua karakteristik dari tema yang berbeda.
b. Analisis overlay untuk mengetahui perubahan batas dari waktu ke
waktu.
c. Analisis sebaran/distribusi dari suatu objek untuk mengetahui variasi
pola dan jumlah atribut terhadap ruang.
d. Analisis aliran (flow) di dalam suatu jaringan untuk menganalisis pola
aliran. Misalnya jalan raya dan sungai.
e. Analisis tiga dimensi, yaitu analisis yang menampilkan tiga dimensi
untuk lebih memudahkan pengguna dalam memanfaatkan hasil SIG.
5. Kegiatan Interaksi dengan Pengguna Data (User)
Interaksi merupakan proses akhir dalam tahapan-tahapan SIG, di
mana data yang telah dikumpulkan dan diolah hasilnya akan digunakan
dalam bidang tertentu. Contohnya ketika seorang pengembang perumahan
membutuhkan data akhir tentang kesesuaian lahan untuk permukiman.
Data kesesuaian lahan merupakan proses akhir SIG yang mengkombinasikan
informasi-informasi ketersediaan air tanah, kemiringan lereng,
dan gerakan tanah.
Geografi untuk SMA-MA Kelas XII 71
R angkuman
1. Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah suatu sistem yang mengorganisir
perangkat keras, perangkat lunak, dan data geografis untuk mendayagunakan
sistem penyimpanan, manipulasi (updating), analisis, dan penyajian seluruh
bentuk informasi geografi.
2. Komponen SIG terdiri atas perangkat keras, perangkat lunak, dan
komponen manusia.
3. Perangkat keras (hardware), yaitu komponen SIG yang berupa
perlengkapan yang mendukung kerja SIG.
4. Perangkat lunak (software), yaitu komponen SIG yang berupa programprogram
yang mendukung kerja SIG
5. Komponen manusia, yaitu pelaksana yang bertanggung jawab dalam proses
pengumpulan, proses, analisis, dan publikasi data geografis.
6. Sistem ini memanfaatkan perangkat keras dan lunak komputer untuk
melakukan pengeolahan data seperti perolehan dan verifikasi, kompilasi,
penyimpanan, pembaruan dan perubahan, manajemen dan pertukaran,
manipulasi, penyajian, dan analisis.
Carilah informasi mengenai instansi-instansi yang menggunakan aplikasi SIG!
Tugas Mandiri studi literatur
Kilas Geografi
James Cook (1728-1779) merupakan pelaut Inggris dan penjelajah dunia.
Lahir di Yorkshire, Inggris tahun 1728. Beliau mulai bekerja di perusahaan
perkapalan pada usia 18 tahun. Akhir musim panas tahun 1768 beliau menjadi
kapten kapal dan memimpin sejumlah ekspedisi ke Samudra Pasifik. James
Cook adalah orang Eropa pertama yang berlayar lebih jauh ke selatan dan
menemukan Australia dan Selandia Baru. Sepanjang perjalanannya Beliau
selalu membuat peta dan mencata setiap peristiwa secara rinci. Akhir hidup
beliau begitu tragis, yaitu tewas terbunuh di Kepulauan Sandwich, Hawaii.
James Cook
72 Sistem Informasi Geografi
Pe l a t i h a n Bab3
Kerjakanlah di buku tugasmu!
A. Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Pengumpulan, pengaturan, pengelolaan, penyimpanan sampai penyediaan
sistem data disebut ....
a. statistik
b. matematika
c. geografi komunikasi
d. ilmu geografi
e. Sistem Informasi Geografis (SIG)
2. Subsistem dasar pengolahan dan penyimpanan data geografi disebut ....
a. deskripsi parsial
b. Database Management Subsystem (DBMS)
c. data terestris konvensional
d. analisis proses
e. subsistem input
3. Perangkat keras (hardware) yang menunjang sistem olah data SIG adalah ....
a. radio
b. headset
c. traktor
d. speaker
e. personal computer (PC)
4. Komponen yang menyuplai aktivasi SIG adalah ....
a. ilwis
b. traktor
c. digitzet
d. VCD
e. tape drive
7. Pemanfaatan SIG antara lain dalam perencanaan pembangunan,
inventarisasi sumber daya alam, dan pemasaran produk industri.
8. Pengolahan data dalam SIG dapat dilaksanakan dengan dua cara, yaitu
dengan cara manual dan menggunakan komputer.
9. Proses kerja SIG yaitu kegiatan input data SIG, kegiatan penyimpanan
dan pemrosesan data, kegiatan pelaporan data, kegiatan transformasi
data, dan kegiatan interaksi dengan user atau pengguna data.
Geografi untuk SMA-MA Kelas XII 73
5. Yang tidak termasuk hasil input data Sistem Input Data (SIG) adalah ....
a. peta dan label
b. foto udara dan citra satelit
c. foto rontgen dan fosil
d. peta dan citra satelit
e. hasil teori lapangan
6. Berikut ini instansi primer yang tidak memanfaatkan dan mengembangkan
Sistem Informasi Geografis adalah ....
a. Lapan
b. Pusdata PU
c. Departemen Kehutanan
d. Badan Pusat Statistik (BPS)
e. Bulog
7. Data Sistem Informasi Geografis (SIG) yang berkaitan dengan tempat dan lokasi
dimuka Bumi termasuk data ....
a. deskriptif parsial
b. atribut
c. keruangan
d. alternatif
e. pilihan
8. Sistem Informasi Geografis (SIG) yang menunjang building plann di bidang
lingkungan hidup adalah ....
a. pemetaan penggunaan lahan
b. perencanaan kota dan data yang berkaitan dengan tata ruang
c. pemetaan geologi untuk penanggulangan bencana alam
d. pantauan garis pantai dan abrasi
e. penempatan pedagang kaki lima
9. Yang tidak termasuk input data Sistem Informasi Geografis (SIG) yang
mendukung data pada departemen kesehatan adalah ....
a. pemetaan desa yang terjangkit suspek flu burung
b. perencanaan ploting puskemas
c. check point korban bencana alam
d. peta persebaran penderita kusta
e. pemetaan campuran
10. Analisis garis dan bidang dalam SIG dapat digunakan untuk menentukan wilayah
dalam radius tertentu, misalnya daerah ....
a. rawan gempa dan rawan penyakit
b. rawan kriminalitas
c. persebaran mall
d. jenuh air
e. titik badai
74 Sistem Informasi Geografi
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
1. Apa yang dimaksud dengan Sistem Informasi Geografis (SIG)? Uraikan
penyuplai sumber datanya!
2. Bagaimanakah cara kerja perangkat lunak (software) dan perangkat keras
(hardware) pada Sistem Informasi Geografis (SIG)?
3. Sebutkan lembaga-lembaga primer yang banyak menggunakan input data Sistem
Informasi Geografis (SIG) dan sebutkan masing-masing fungsinya?
4. Jelaskan pengertian Personal Komputer (PC) pada Sistem Informasi Geografis
(SIG)?
5. Jelaskan 3 fungsi Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam proses pengembangan
wilayah dan perencanaan tata kota?
Tugas Portofolio
Mata Pelajaran : Geografi
Kelas : XII (Dua belas)
Pokok Bahasan : Sistem Informasi Geografi
Tema : Membuat Peta Berdasarkan Sistem Informasi Geografi
secara Sederhana
Kerjakanlah bersama kelompok belajarmu!
Peta Tematik adalah peta yang menampakkan ciri khas tertentu dari
permukaan Bumi.
Langkah-langkah kerja!
Pada dasarnya prinsip kerja SIG berdasarkan tumpang susun beragam peta
yang disajikan dalam satu peta baru dengan informasi yang berbeda pula.
Langkah-langkah kerja
1. Kalian tentunya masih menyimpan hasil tugas kalian yang lalu.
2. Satukanlah (tumpang susun) peta jalan dengan peta penggunaan lahan.
3. Setelah disatukan, buatlah sebuah peta baru, yaitu peta penggunaan lahan
yang telah diberi jalan sebagai informasi tambahan.
4. Inilah prinsip kerja SIG yang paling sederhana dan manual. Pada SIG
yang telah menggunakan sistem komputer, peta yang ditumpangsusunkan
dapat mencapai 1000 peta untuk menghasilkan peta baru dengan informasi
yang akurat.
Geografi untuk SMA-MA Kelas XII 75
Kerjakanlah di buku tugasmu!
A. Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Contoh penerapan simbol garis pada peta adalah ….
a. jalan raya, kota, dan rel kereta
b. makam, sawah, dan sungai
c. sungai, rel kereta api, dan jalan raya
d. sawah, rel kereta api, dan kota
e. rel kereta api, makam, dan sawah
2. Penulisan nama sungai yang tepat adalah ….
a. tegak lurus menggunakan huruf kapital
b. tegak lurus menggunakan huruf italik
c. menggunakan huruf miring mengikuti arah aliran sungai
d. menggunakan huruf kapital mengikuti arah aliran sungai
e. tegak lurus mengikuti arah aliran sungai
3. Dataran rendah pada peta diwakili oleh warna ….
a. hijau
b. kuning
c. biru
d. cokelat
e. putih
4. Salah satu ciri peta tematik adalah ….
a. menggambarkan satu jenis kenampakan fisik atau sosial budaya
b. menggambarkan beberapa macam kenampakan
c. berskala kecil
d. berskala besar
e. menggambarkan ciri khas wilayah
5. Untuk memetakan seluruh permukaan bumi, proyeksi yang digunakan adalah ….
a. proyeksi zenithal
b. proyeksi kerucut
c. proyeksi silinder
d. proyeksi oblik
e. proyeksi Mercator
Pe l a t i h a n Semester 1
76 Pelatihan Semester 1
6. Kepekaan erosi besar, lapisan tanah subur dangkal, kapasitas menahan air
rendah, sering tergenang, drainase jelek, salinitas tinggi, dan iklim kurang
menguntungkan merupakan ciri dari lahan pertanian kelas ....
a. kelas I
b. kelas II
c. kelas III
d. kelas IV
e. kelas V
7. Lahan yang tidak cocok untuk ditanami jenis tanaman semusim merupakan ciri
dari lahan pertanian kelas ....
a. kelas I
b. kelas II
c. kelas III
d. kelas IV
e. kelas V
8. Data yang tidak diperlukan dalam analisis lokasi pertanian adalah ....
a. curah hujan
b. kemiringan lereng
c. jumlah penduduk
d. proses geomorfik
e. kemampuan tanah dalam menyerap air
9. Perangkat keras (Hardware) yang menunjang sistem olah data SIG adalah ....
a. radio
b. headset
c. traktor
d. speaker
e. personal computer (PC)
10. Komponen yang menyuplai aktivasi SIG adalah ....
a. ilwis
b. traktor
c. digitzet
d. VCD
e. tape drive
11. Penginderaan jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang
objek, daerah, gejala dengan jalan menganalisa data yang diperoleh dengan alat
(sensor) tanpa ada kontak langsung dengan terhadap objek, daerah atau gejala
yang dikaji, batasan tersebut dikemukakan oleh ….
a. Lilies and kiefer
b. Simonett
c. Lindgren
d. Hornby
e. Vink
Geografi untuk SMA-MA Kelas XII 77
12. Dalam bahasa perancis penginderaan jauh disebut ….
a. remote sensing
b. perseption remote
c. femmerkiindung
d. lanscaft
e. teledetection
13. Sensor yang digunakan untuk pembuatan foto udara adalah ….
a. pesawat udara
b. kamera
c. satelit
d. roket
e. citra
14. Berikut ini yang tidak diperhitungkan dalam teori susut dan biaya angkutan ....
a. penyusutan bahan mentah
b. biaya angkutan
c. jarak pasar dari tempat produksi
d. sumber daya alam seperti air mudah diperoleh
e. makin besar rasio susut dlam pengolaha, pabrik ditempatkan dekat bahan
mentah
15. Berikut ini kalimat yang tepat untuk mengungkapkan teori susut adalah ....
a. proses pengolahan kelapa sawit menjadi minyak murni
b. proses pengolahan kedelai menjadi tahu
c. proses pengolahan manisan mangga
d. proses pengolahan daging giling
e. proses pengolahan susu menjadi keju
16. Berikut ini yang bukan merupakan komponen pengindraan jauh adalah ….
a. sumber tenaga
b. digitizer
c. satelit
d. interaksi antara tenaga dan objek
e. sensor
17. Alat yang berfungsi sebagai perekam atau pemantau objek yang dikaji
dinamakan ….
a. wahana
b. atmosfer
c. Sensor
d. radar
e. citra
78 Pelatihan Semester 1
18. Lahan yang tidak cocok untuk ditanami jenis tanaman semusim merupakan ciri
dari lahan pertanian kelas ....
a. kelas I
b. kelas II
c. kelas III
d. kelas IV
e. kelas V
19. Data yang tidak diperlukan dalam analisis lokasi pertanian adalah ....
a. curah hujan
b. kemiringan lereng
c. jumlah penduduk
d. proses geomorfik
e. kemampuan tanah dalam menyerap air
20. Pengumpulan, pengaturan, pengelolaan, penyimpanan sampai penyediaan
sistem data disebut ....
a. statistik
b. matematika
c. geografi komunikasi
d. ilmu geografi
e. Sistem Informasi Geografis (SIG)
B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
1. Jelaskan unsur-unsur interpretasi peta!
2. Jelaskan jenis peta berdasarkan skalanya!
3. Apakah yang dimaksud dengan peta?
4. Uraikan data-data yang diperlukan dalam menganalisis suatu lokasi pertanian!
5. Mengapa data curah hujan diperlukan dalam analisis lokasi pertanian?
6. Pada peta yang skalanya 1 : 75.000 jarak D ke E adalah 4 cm, sedangkan pada
foto udara 6 cm. Berapakah skala foto udara?
7. Jelaskan manfaat teknologi penginderaan jauh dalam bidang oseanografi!
8. Apakah yang dimaksud dengan SIG?
9. Jelaskan prinsip kerja SIG secara sederhana?
10. Uraikan manfaat-manfaat SIG!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar