GEOGRAFI NEWS

GEOGRAFI NEWS : Geografi memiliki cabang ilmu, antara lain; geografi sosial, geografi ekonomi, geografi budaya, geografi politik, geografi fisik, geografi regional dan geografi teknik. GEOGRAFI NEWS : Pengertian geografi dalam arti sempit adalah ilmu tentang bumi GEOGRAFI NEWS : Geografi dalam arti luas adalah ilmu yang mempelajari tentang perbedaan dan persamaan fenomena geosfer dari sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan. GEOGRAFI NEWS : Geografi memiliki 3 pendekatan, yaitu ; 1. pendekatan ekologi atau lingkungan, 2. pendekatan regional complex atau kewilayahan, 3. pendekatan spatial atau keruangan. GEOGRAFI NEWS : Geografi menerapkan 4 prinsip dasar, yaitu; 1. prinsip distribusi, 2. prinsip interelasi, 3. prinsip diskripsi dan 4. prinsip korologi. GEOGRAFI NEWS : geografi mengkaji 2 jenis objek, antara lain ; 1. objek material, 2. objek formal. GEOGRAFI NEWS : konsep geograf ; konsep jarak, konsep letak, konsep interaksi, konsep pola, konsep aglomerasi, konsep keterjangkauan, konsep defferensiasi area, konsep topografi.

Rabu, 28 Desember 2011

GEOGRAFI DAN MANFAATNYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Geografi/totok endrawan

  GEOGRAFI DAN
MANFAATNYA DALAM
KEHIDUPAN SEHARI-HARI


PENGERTIAN DAN
RUANG LINGKUP GEOGRAFI
          Setelah membaca kegiatan belajar ini, Anda diharapkan dapat:
1. menjelaskan pengertian geografi;
2. membedakan antara objek formal geografi dengan objek material geografi;
3. menyebutkan objek material geografi; dan
4. menyebutkan 4 aspek metode atau pendekatan objek formal geografi.
Anda mulai mempelajari kegiatan belajar 1, dan semoga Anda mampu
memahaminya.

Selasa, 27 Desember 2011

SKALA PETA DAN PROYEKSI PETA

Geografi/totok endrawan

 

SKALA PETA DAN PROYEKSI PETA

            Skala peta adalah angka yang menunjukan perbandingan jarak di peta (gambar) dengan jarak yang sebenarnya di permukaan bumi. Misalnya, dalam peta tercantum skala 1:7.000.000 berarti tiap-tiap jarak 1 cm di peta, sama dengan jarak 7.000.000 cm di lapangan. Pada setiap peta harus dicantumkan skalanya agar setiap orang dapat mengetahui pengecilannya sampai berapa kali.
  1. Dalam kartografi (ilmu yang mempelajari tentang perpetaan) skala dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sebagai berkut :
a. Skala pecahan (numeric scale), yaitu skala yang menunjukkan perbandingan antara jarak di peta dan jarak yang sebenarnya di lapangan, yang dinyatakan dengan angka pecahan.
Contoh : Penulisan 1:100.000 untuk perbandingan 1 satuan di peta mewakili 100.000 satuan pada keadaan sebenarnya. Contoh Negara yang menggunakan system ini adalah Indonesia.

INDUSTRI DAN PERTANIAN

Geografi/totok endrawan

INDUSTRI DAN PERTANIAN

PENDAHULUAN
            Dewasa ini telah berkembang industrialisasi dari kota sampai desa, dari skala besar sampai sekala kecil dan dari negara maju sampai negara berkembang. Hampir semua bidang kehidupan tidak terlepas dari sektor industri, oleh jarena itu industri sangat penting untuk dipelajari sehingga dapat berkembang lebih pesat. Mulai dari pemahaman industri, jenis-jenisnya, dampak, lokasi industri dan pengembangannya hendaknya dipelajari dengan sungguh-sungguh. Dengan pemahaman konsep industri yang benar maka siswa dapat memiliki dasar yang kuat untuk meningkatkan kemampuannya di bidang industri jika kelak menekuni sektor industri.

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Geografi/totok endrawan

Sistem Informasi Geografis

        Pada pembahasan Sistem Informasi Geografi kalian akan
mengetahui apa yang dimaksud dengan sistem informasi
geografis, mengenal komponen-komponen yang ada di
dalamnya dan membuat aplikasi SIG secara sederhana.
Seluruh detik dalam kehidupan kita terbentuk atas hubungan
dari berbagai sistem. Seiring dengan kemajuan
ilmu pengetahuan , teknologi, dan sains kebutuhan manusia akan
beragam informasi terus meningkat dan inilah yang coba diberikan oleh SIG.

POLA KERUANGAN DESA - KOTA

Geografi/totok endrawan

Pola Keruangan Desa-Kota

        Pada pembahasan Pola Keruangan Desa-Kota, kamu akan
mengetahui bagaimana membuat batas pengertian antara
desa dengan kota, memahami karakter perbedaan di antara
keduanya, dan memahami strukur ruang yang membangunnya.
Desa adalah kampung halaman dan kota adalah cita-cita.

Minggu, 25 Desember 2011

WILAYAH DAN PEMBANGUNAN

Geografi / Totok Endrawan / https://www.facebook.com/totok.endrawan

Wilayah dan Pembangunan

         Pada pembahasan Wilayah dan Pembangunan, kalian akan mengetahui mengapa wilayah berbeda dengan daerah, memahami karakter wilayah dalam geografi, dan menganalisis wilayah pembangunan di Indonesia. Beragam wilayah terbentang di atas permukaan Bumi. Masing-masing wilayah tersebut menampakkan perbedaan sehingga dapat dibedakan dengan wilayah di sekitarnya.

Sabtu, 12 November 2011

PREDIKSI UN GEOGRAFI SMA / MA

Geografi/totok endrawan
Prediksi UN SMA IPS
GEOGRAFI 






1. Dalam geografi terintegrasi, kita mengenal pendekatan utama dalam penelaahan fenomena
permukaan bumi, yaitu melalui pendekatan …..
A. spatial, ekologi, dan komplek wilayah
B. spatial, ekologi, dan lingkungan
C. spatial, ekologi, dan regional
D. spatial, regional, dan defuse
E. spatial, komplek regional, dan teknologi

Senin, 03 Oktober 2011

Aplikasi Data Penginderaan Jauh untuk Mendukung Perencanaan Tata Ruang di Indonesia

Geografi/totok endrawan

Aplikasi Data Penginderaan Jauh untuk Mendukung Perencanaan Tata Ruang di Indonesia
1. Latar Belakang Perencanaan Tata Ruang wilayah merupakan suatu upaya mencoba merumuskan usaha pemanfaatan ruang secara optimal dan efisien serta lestari bagi kegiatan usaha manusia di wilayahnya yang berupa pembangunan sektoral, daerah, swasta dalam rangka mewujudkan tingkat kesejahteraan masyarakat yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu. Penyusunan tata ruang merupakan tugas besar dan melibatkan berbagai pihak yang dalam menjalankan tugas tidak terlepas dari data spasial.

Minggu, 02 Oktober 2011

HAKIKAT GEOGRAFI

HAKIKAT GEOGRAFI
Contributed by Bram Krist
Tuesday, 29 January 2008
Last Updated Tuesday, 29 January 2008
Materi :
1. Pengertian Geografi.
Hasil Simlok IGI bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dari sudut
pandang kelingkungan atau kewilayahan dalam konteks keruangan.
2. Ruang Lingkup Geografi.
Studi geografi selalu menganalisis gejala manusia dan gejala alam dari segi lokasi dan persebaran fenomena di
permukaan bumi, serta mencari interelasi dan interaksinya dalam ruang tertentu. Rhoad Murphey mengemukakan tiga
pokok ruang lingkup geografi, yaitu sebagai berikut: a. Persebaran dan keterkaitan penduduk di muka bumi dengan
sejumlah aspek-aspek keruangan serta bagaimana manusia memanfaatkannya. b. Interaksi manusia dengan
lingkungan fisik yang merupakan salah satu bagian dari keanekaragaman wilayah c. Kajian terhadap region dan analisis
dari region yang mempeunyai ciri khusus.
3. Objek studi geografi
Para ahli geografi Indonesia yang tergabung dalam IGI sepakat, bahwa objek studi geografi di dua.
a. Objek material geografi adalah fenomena geosfer terdiri atas litosfer, atmosfer, hidrosfer, bisfer, dan antroposfer.
Misalnya pola permukiman desa-kota, DAS, bentangan alam, cuaca dan iklim.
b. Objek formal geografi adalah cara memandang dan berpikir terhadap objek material geografi dari sudut pandang
keruangan dalam kontek kewilyahan dan kelingkungan. Objek formal meliputi hal-hal sbb: - pola dari sebaran gejala
tertentu di muka bumi (spatial pattern) - keterkaitan sesame antar gejala (spatial system) - perkembangan yang terjadi
pada gejala tersebut (spatial processes)
4. Hakikat Geograf.
Studi geografi pada hakikatnya merupakan pengkajian keruangan tentang fenomena dan masalah kehidupan manusia.
Studi itu disusun berdasarkan hasil observasi berbagai fenomena di lapangan. Hasil observasi di lapangan akan
membentuk pola abstrak dari fenomena yang diamati. Pola abstrak itulah yang disebut konsep geografi. Oleh karena itu,
tanpa kerja lapangan tidak akan menghasilkan konsep tentang hakikat fenomena dan masalah kehidupan yang
sebenarnya.
Guna menghasilkan konsep fenomena geografi diperlukan analisis fenomena manusia, fenomena alam, serta
persebaran dan interaksinya dalam ruang. Adapun untuk menunjukkan dan menjelaskan fenomena tersebut
dipermukaan bumi diawali dengan mengajukan enam pertanyaan pokok. Yaitu what, where, why, who, dan how
( 5W 1H). Misalnya untuk menjelaskan fenomena kelaparan maka pertanyaan yang diajukkan adalah apa yang terjadi, di
mana fenomena itu terjadi, kapan fenomena itu terjadi, mengapa fenomena itu terjadi, siapa saja yang sedang
mengalami, dan bagaimana usaha untuk mengatasinya.
5. Konsep geografi.
Dalam geografi terdapat sepuluh konsep dasar yang esensial, yaitu a. Konsep lokasi, yaitu letak di permukaan bumi.
Monas terletak di Jakarta b. Konsep jarak, yaitu jarak antara satu tempat dengan tempat yang lain. Harga tanah di desa
murah karena jauh dari pusat keramaian kota. c. Konsep keterjangkauan, yaitu hubungan suatu tempat dengan tempat
lainnya (jalan, komunikasi, dll). Masyarakat Badui terbelakang karena terisolir dengan masyarakat lain. d. Konsep pola,
yaitu adanya pola persebaran suatu fenomena, seperti permukiman memanjang, memusat atau tersebar. Pemukiman
penduduk nelayan memanjang mengikuti garis pantai. e. Konsep morfologi, yaitu bentuk permukaan bumi sebagai hasil
tenaga eksogen dan endogen ( misalnya pulau, peguungan, daratan, lereng dan lembah. Setiap permukaan bumi
mempunyai manfaat yang berbeda-beda bagi manusia. Misalnya di daerah pegunungan cocok untuk pertanian sayur-
SMA Kristen 2 BPK Penabur Jakarta Online
http://smak2.com Powered by Joomla! Generated: 18 March, 2008, 09:08
sayuran dan perkebunan. f. Konsep aglomerasi, pemusatan penimbunan suatu kawasan. (industri, pertanian,
permukian). Masyarakat umumnya mengelompok dengan warga yang mempunyai tingkat kehidupan sejenis. Oleh
karena itu muncul istilah daerah elit, kumuh (slum). g. Konsep nilai kegunaan, berkaitan dengan manfaat dari fenomena
yang ada di permukaan bumi yang bersifat relative. Misalnya daerah wisata mempunyai nilai kegunaan yang berlainan
bagi setiap orang, ada orang yang datang ke daerah wisata hanya sekali bahkan ada yang berulang kali. h. Konsep
interaksi dan interdependency, yaitu peristiwa saling mempengaruhi antar berbagai fenomena geosfer. Misalnya
interaksi antara desa dan kota. Hal ini disebabkan oleh perbedaan dalam memanfaatkan potensi sumber daya antara di
desa dan di kota. i. Konsep diferensiasi area, berkaitan dengan perbedaan corak antarwilayah di permukaan bumi,
dengan ciri khusus yang dapat dibedakan dengan wilayah lain atau dikenal dengan istilah region. ( Asia Tenggara, Asia
Selatan Amerika Selatan) j. Konsep keterkaitan keruangan, yaitu hubungan persebaran suatu fenomena dengan
fenomena lain di suatu tempat. Misalnya pegunungan mempunyai suhu lebih rendah daripada di daerah dataran rendah.
Oleh karena itu sayuran, the dan pinus dapat tumbuh dengan baik di daerah pegunungan.
6. Prinsip-prinsip Geografi.
Prinsip geografi menjadi dasar pada uraian pengkajian (studi) dan pengungkapan gejala, variasi, factor-faktor maupun
masalah geografi. Secara teoritis prinsip geografi terdiri dari: a. Prinsip penyebaran, yaitu gejala dan fakta geografi,
baik menyangkut keadaan alam maupun kemanusiaan yang tersebar luas di permukaan bumi. Penyebaran tersebut
tidak merata antara wilayah satu dengan wilayah hubungan (relasi) gejala/factor yang satu dengan yang lain. lainnya.
dengan melihat dan menggambarkan gejala dan fakta pada peta, kita dapat mengungkapkan
b. Prinsip interelasi, yaitu interelasi dalam ruang yang menyatakan bahwa terdapat saling berhubungan antara gejala
satu denga gejala lainnya atau antara factor yang satu dengan factor lainnya dalam suatu ruang tertentu. c. Prinsip
deskriptif, yaitu prinsip untk memberikan penjelasan atau gambaran lebih jauh tentang gejala atau masalah yang
dipelajari atau sedang diselidiki. Deskripsi ini digunakan untuk menjelaskan sebab-sebab interaksi dan interkasi antara
factor yang satu dan lainnya. Dalam kerangka kerja geografi prinsip ini tidak dapat ditinggalkan. d. Prinsip korologis atau
prinsip keruangan, bahwa dalam prinsip ini gejala-gejala, fakta-fakta, dan masalah-masalah geografi ditinjau dari
penyebaran, interelasi, dan interaksinya dalam hubungannya terdapat pada ruang tertentu. Yang dimaksud dengan
ruang ini adalah permukaa bumi, baik secara keseluruan maupun sebagian.
7. Pendekatan Geografi.
Geografi sebagai ilmu kebumian selalu mengkaji hubungan timbale balik antara fenomena dan permasalahannya
dengan pendekatan keruangan, ekologi, dan regional komplek.
a. Pendekatan keruangan (spatial approach)
Pendekatan keruangan mencoba mengkaji adanya perbedaan tempat melalui penggambaran, letak distribusi, relasi,
dan interelasinya. Sebagai contoh adalah teori difusi yang menelaah adanya penjalaran atau pemekaran fenomena
dalam ruang (space) dan dimensi waktu (time).
a. Pendekatan kelingkungan (ecological approach)
Pendekatan ini berdasarkan interaksi organisme dengan lingkungannya. Dalam suatu ekosistem jika ada satu elemen
berkembang diatas batas maksimal, maka elemen yang lain akan mengalami penurunan kualitas dan kuantitas. b.
Pendekatan kompleks wilayah
Pendekatan kompleks wilayah merupakan gabungan antara pendekatan keruangan dan ekologi. Disebut kompleks
wilayah tertentu (areal differentiation). Karena suatu anggapan bahwa interaksi antarwilayah akan berkembang bila
terdapat permintaan dan penawaran antarwilayah tersebut. Dalam hubungan kompleks wilayah ini, ramalan wilayah
(region forecasting) dan perencangan wilayah (regional planning) merupakan aspek-aspek yang menelaah fenomena
tertentu pada suatu region/wilayah secara fisik atau sosial.
Region adalah suatu bagian permukaan bumi yang memiliki karakteristik (cirri khas yang sama), sehingga dapat
dibedakan dengan daerah sekitarnya.
8. Aspek Geografi
Aspek geografi terdiri dari asek fisik dan aspek sosial.
Aspek fisik mengkaji semua fenomena yang terdapat dan terjadi di geosfer meliputi litosfer, atmosfer, hidrosfer dan
SMA Kristen 2 BPK Penabur Jakarta Online
http://smak2.com Powered by Joomla! Generated: 18 March, 2008, 09:08
biosfer.
Aspek sosial mengkaji manusia dan kehidupannya di muka bumi. Di dalam hal ini geografi mempelajari persebaran dan
keaneka ragaman budaya.
Contoh aspek fisik berupa litosfer mengenai dataran tinggi dan aspek sosial geografi dalam kehidupan sehari-hari.
Kondisi fisik di daerah dataan tinggi suhu uadar dingin, tanah subur berada di jalur pegunungan sehingga penduduk
memanfaatkan daerah dataran tinggi untuk usaha perkebunan sebagai mata pencaharian kehidupan sehari-hari.
Latihan Soal
1. Pengetahuan mengenai persamaan dan perbedaan gejala alam dan kehidupan di muka bumi (gejala geosfer), serta
interaksi antara manusia dan lingkungan dalam konteks kerungan dan kewilayahan disebut … a. geografi b.
biografi c. hidrografi d. geologi e. geodesi 2. Penduduk dunia cenderung menempati wilayah yang banyak memiliki
cadangan air dengan topografi datar. Dalam geografi, fenomena tersbut sesuai dengan salah satu konsep esensialnya
yaitu… a. pola b. lokasi c. aglomerasi d. morfologi e. keterjangkauan
3. Ilmu pengetahuan yang menerangkan, menganalisis, dan mempelajari corak yang khas mengenai kehidupan, serta
mencari fungsi unsur-unsur bumi termasuk … a. ruang lingkup geografi b. cabang ilmu geografi c. objek studi
geografi d. unsur geografi e. batasan geografi 4. Kajian pokok geografi ditekankan pada konteks … a. gejala dan social b. keruangan dan proses alam c. proses alam dan social d. spasial dan teorital e. keadaan alam 5.
Geografi adalah ilmu mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dari sudut pandang kelingkungan atau
kewilayahan dalam konteks keruangan. Pengertian geografi ini dikemukakan oleh… a. R. Bintarto b. I Made
Sandy c. Sutanto d. Selo Sumarjan e. Semlok IGI 6. Objek studi geografi meliputi fenomena social budaya, yaitu
… a. persebaran vegetasi b. jenis tanah c. pola gerakkan angin d. curah hujan e. pola pemukiman
7. Gejala dan fakta geografi dalam hubungannya dengan ruang akan memberikan karakteristik (ciri khas) tertentu.
Kesatuan gejala ini disebut … a. distribusi b. interelasi c. deskriptif d. korologi e. deduktif 8. merupakan objek geografi yang paling luas adalah … a. realm geography b. province geography c. regional
geography d. group geography e. unit geography
9. Letak suatu kota berada pada 10°LU dan 5°BT di permukaan bumi. Dari sudut pandang geografi, hal ini merupakan
salah satu konsep … a. lokasi d. pola b. jarak e. letak c. keruangan langsung terhadap penduduk, yaitu … a. kepadatan penduduk tinggi b. kepadatan penduduk rendah c. pola
penduduk memusat d. piramida berbentuk kerucut e. pertumbuhan penduduk tinggi
11. Cara memandang dan berpikir terhadap objek materiil geografi dari sudut keruangan dan dalam konteks
lingkungan termasuk … a. tujuan formal geografi b. objek formal geografi c. gejala-gejala geografi d. tujuan
meteriil geografi e. objek materiil geografi 12. Dalam geografi regional, kumpulan negara dalam benua disebut …
a. Realm geography b. Province geography c. Regional geography d. Group geography e. Unit geography gejala yang terdapat dan terjadi di muka bumi merupakan objek studi geografi secara … a. formal b. fungsional c.
regional d. sektoral e. materiil 14. Ilmu geografi untuk kepentingan kesejahteraan dan kelestarian hidup manusia
merupakan … a. disiplin ilmunya b. prinsip geografi c. Konsep geografi d. Metodologinya e. Tujuan 15. Dalam teori difusi, proses pembaharuan dan penyebaran budaya/mode mulai dari kota hingga ke pelosok desa
termasuk dalam … a. difusi ekspansi b. area differensiasi c. time differensiasi d. relokasi diffusion e. inovasi 16. Ilmu yang mempelajari kehidupan tumbuh-tumbuhan disebut … a. biologi b. botani c. biogeografi biochore e. biocycle 17. Studi tentang persebaran masyarakat bangsa di bumi sehubungan dengan lingkungan
geografisnya disebut … a. antropogeografi b. sosioantropologi c. sosiogeografi d. geomorfologi e. paleontologi
18. Ilmu yang mempelajari usaha manusia untuk memperoleh kemakmuran yang dipandang dari segi geografi disebut
… a. geografi fisik b. geografi sosial c. geografi ekonomi d. geografi politik e. gepgrafi terapan
19. Menganalisis gejala alam di muka bumi dengan berpegang pada gejala yang tersebar merata di permukaan bumi
disebut prinsip … a. distribusi b. interelasi c. korologi d. deskriptif e. korelasi 20. Pertambahan penduduk,
komposisi, angkatan kerja, dan tingkat ketergantungan termasuk dalam studi … a. ekologi b. demografi c.
geografi fisik d. geografi ekonomi e. geografi social 21. Ilmu pengetahuan yang mempelajari iklim pada zaman dahulu
adalah … a. paleoklimatologi b. paleontologi c. antropobiologi d. antropologi e. somatologi
SMA Kristen 2 BPK Penabur Jakarta Online
http://smak2.com Powered by Joomla! Generated: 18 March, 2008, 09:08

Kamis, 11 Agustus 2011

HAKIKAT GEOGRAFI

HAKIKAT GEOGRAFI

1. Pengertian Geografi.
Hasil Simlok IGI bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dari sudut
pandang kelingkungan atau kewilayahan dalam konteks keruangan.
2. Ruang Lingkup Geografi.
Studi geografi selalu menganalisis gejala manusia dan gejala alam dari segi lokasi dan persebaran fenomena di
permukaan bumi, serta mencari interelasi dan interaksinya dalam ruang tertentu. Rhoad Murphey mengemukakan tiga
pokok ruang lingkup geografi, yaitu sebagai berikut: a. Persebaran dan keterkaitan penduduk di muka bumi dengan
sejumlah aspek-aspek keruangan serta bagaimana manusia memanfaatkannya. b. Interaksi manusia dengan
lingkungan fisik yang merupakan salah satu bagian dari keanekaragaman wilayah c. Kajian terhadap region dan analisis
dari region yang mempeunyai ciri khusus.
3. Objek studi geografi
Para ahli geografi Indonesia yang tergabung dalam IGI sepakat, bahwa objek studi geografi di dua.
a. Objek material geografi adalah fenomena geosfer terdiri atas litosfer, atmosfer, hidrosfer, bisfer, dan antroposfer.
Misalnya pola permukiman desa-kota, DAS, bentangan alam, cuaca dan iklim.
b. Objek formal geografi adalah cara memandang dan berpikir terhadap objek material geografi dari sudut pandang
keruangan dalam kontek kewilyahan dan kelingkungan. Objek formal meliputi hal-hal sbb: - pola dari sebaran gejala
tertentu di muka bumi (spatial pattern) - keterkaitan sesame antar gejala (spatial system) - perkembangan yang terjadi
pada gejala tersebut (spatial processes)
4. Hakikat Geograf.
Studi geografi pada hakikatnya merupakan pengkajian keruangan tentang fenomena dan masalah kehidupan manusia.
Studi itu disusun berdasarkan hasil observasi berbagai fenomena di lapangan. Hasil observasi di lapangan akan
membentuk pola abstrak dari fenomena yang diamati. Pola abstrak itulah yang disebut konsep geografi. Oleh karena itu,
tanpa kerja lapangan tidak akan menghasilkan konsep tentang hakikat fenomena dan masalah kehidupan yang
sebenarnya.
Guna menghasilkan konsep fenomena geografi diperlukan analisis fenomena manusia, fenomena alam, serta
persebaran dan interaksinya dalam ruang. Adapun untuk menunjukkan dan menjelaskan fenomena tersebut
dipermukaan bumi diawali dengan mengajukan enam pertanyaan pokok. Yaitu what, where, why, who, dan how
( 5W 1H). Misalnya untuk menjelaskan fenomena kelaparan maka pertanyaan yang diajukkan adalah apa yang terjadi, di
mana fenomena itu terjadi, kapan fenomena itu terjadi, mengapa fenomena itu terjadi, siapa saja yang sedang
mengalami, dan bagaimana usaha untuk mengatasinya.
5. Konsep geografi.
Dalam geografi terdapat sepuluh konsep dasar yang esensial, yaitu a. Konsep lokasi, yaitu letak di permukaan bumi.
Monas terletak di Jakarta b. Konsep jarak, yaitu jarak antara satu tempat dengan tempat yang lain. Harga tanah di desa
murah karena jauh dari pusat keramaian kota. c. Konsep keterjangkauan, yaitu hubungan suatu tempat dengan tempat
lainnya (jalan, komunikasi, dll). Masyarakat Badui terbelakang karena terisolir dengan masyarakat lain. d. Konsep pola,
yaitu adanya pola persebaran suatu fenomena, seperti permukiman memanjang, memusat atau tersebar. Pemukiman
penduduk nelayan memanjang mengikuti garis pantai. e. Konsep morfologi, yaitu bentuk permukaan bumi sebagai hasil
tenaga eksogen dan endogen ( misalnya pulau, peguungan, daratan, lereng dan lembah. Setiap permukaan bumi
mempunyai manfaat yang berbeda-beda bagi manusia. Misalnya di daerah pegunungan cocok untuk pertanian sayur-
SMA Kristen 2 BPK Penabur Jakarta Online
http://smak2.com Powered by Joomla! Generated: 18 March, 2008, 09:08
sayuran dan perkebunan. f. Konsep aglomerasi, pemusatan penimbunan suatu kawasan. (industri, pertanian,
permukian). Masyarakat umumnya mengelompok dengan warga yang mempunyai tingkat kehidupan sejenis. Oleh
karena itu muncul istilah daerah elit, kumuh (slum). g. Konsep nilai kegunaan, berkaitan dengan manfaat dari fenomena
yang ada di permukaan bumi yang bersifat relative. Misalnya daerah wisata mempunyai nilai kegunaan yang berlainan
bagi setiap orang, ada orang yang datang ke daerah wisata hanya sekali bahkan ada yang berulang kali. h. Konsep
interaksi dan interdependency, yaitu peristiwa saling mempengaruhi antar berbagai fenomena geosfer. Misalnya
interaksi antara desa dan kota. Hal ini disebabkan oleh perbedaan dalam memanfaatkan potensi sumber daya antara di
desa dan di kota. i. Konsep diferensiasi area, berkaitan dengan perbedaan corak antarwilayah di permukaan bumi,
dengan ciri khusus yang dapat dibedakan dengan wilayah lain atau dikenal dengan istilah region. ( Asia Tenggara, Asia
Selatan Amerika Selatan) j. Konsep keterkaitan keruangan, yaitu hubungan persebaran suatu fenomena dengan
fenomena lain di suatu tempat. Misalnya pegunungan mempunyai suhu lebih rendah daripada di daerah dataran rendah.
Oleh karena itu sayuran, the dan pinus dapat tumbuh dengan baik di daerah pegunungan.
6. Prinsip-prinsip Geografi.
Prinsip geografi menjadi dasar pada uraian pengkajian (studi) dan pengungkapan gejala, variasi, factor-faktor maupun
masalah geografi. Secara teoritis prinsip geografi terdiri dari: a. Prinsip penyebaran, yaitu gejala dan fakta geografi,
baik menyangkut keadaan alam maupun kemanusiaan yang tersebar luas di permukaan bumi. Penyebaran tersebut
tidak merata antara wilayah satu dengan wilayah hubungan (relasi) gejala/factor yang satu dengan yang lain. lainnya.
dengan melihat dan menggambarkan gejala dan fakta pada peta, kita dapat mengungkapkan
b. Prinsip interelasi, yaitu interelasi dalam ruang yang menyatakan bahwa terdapat saling berhubungan antara gejala
satu denga gejala lainnya atau antara factor yang satu dengan factor lainnya dalam suatu ruang tertentu. c. Prinsip
deskriptif, yaitu prinsip untk memberikan penjelasan atau gambaran lebih jauh tentang gejala atau masalah yang
dipelajari atau sedang diselidiki. Deskripsi ini digunakan untuk menjelaskan sebab-sebab interaksi dan interkasi antara
factor yang satu dan lainnya. Dalam kerangka kerja geografi prinsip ini tidak dapat ditinggalkan. d. Prinsip korologis atau
prinsip keruangan, bahwa dalam prinsip ini gejala-gejala, fakta-fakta, dan masalah-masalah geografi ditinjau dari
penyebaran, interelasi, dan interaksinya dalam hubungannya terdapat pada ruang tertentu. Yang dimaksud dengan
ruang ini adalah permukaa bumi, baik secara keseluruan maupun sebagian.
7. Pendekatan Geografi.
Geografi sebagai ilmu kebumian selalu mengkaji hubungan timbale balik antara fenomena dan permasalahannya
dengan pendekatan keruangan, ekologi, dan regional komplek.
a. Pendekatan keruangan (spatial approach)
Pendekatan keruangan mencoba mengkaji adanya perbedaan tempat melalui penggambaran, letak distribusi, relasi,
dan interelasinya. Sebagai contoh adalah teori difusi yang menelaah adanya penjalaran atau pemekaran fenomena
dalam ruang (space) dan dimensi waktu (time).
a. Pendekatan kelingkungan (ecological approach)
Pendekatan ini berdasarkan interaksi organisme dengan lingkungannya. Dalam suatu ekosistem jika ada satu elemen
berkembang diatas batas maksimal, maka elemen yang lain akan mengalami penurunan kualitas dan kuantitas. b.
Pendekatan kompleks wilayah
Pendekatan kompleks wilayah merupakan gabungan antara pendekatan keruangan dan ekologi. Disebut kompleks
wilayah tertentu (areal differentiation). Karena suatu anggapan bahwa interaksi antarwilayah akan berkembang bila
terdapat permintaan dan penawaran antarwilayah tersebut. Dalam hubungan kompleks wilayah ini, ramalan wilayah
(region forecasting) dan perencangan wilayah (regional planning) merupakan aspek-aspek yang menelaah fenomena
tertentu pada suatu region/wilayah secara fisik atau sosial.
Region adalah suatu bagian permukaan bumi yang memiliki karakteristik (cirri khas yang sama), sehingga dapat
dibedakan dengan daerah sekitarnya.
8. Aspek Geografi
Aspek geografi terdiri dari asek fisik dan aspek sosial.
Aspek fisik mengkaji semua fenomena yang terdapat dan terjadi di geosfer meliputi litosfer, atmosfer, hidrosfer dan
SMA Kristen 2 BPK Penabur Jakarta Online
http://smak2.com Powered by Joomla! Generated: 18 March, 2008, 09:08
biosfer.
Aspek sosial mengkaji manusia dan kehidupannya di muka bumi. Di dalam hal ini geografi mempelajari persebaran dan
keaneka ragaman budaya.
Contoh aspek fisik berupa litosfer mengenai dataran tinggi dan aspek sosial geografi dalam kehidupan sehari-hari.
Kondisi fisik di daerah dataan tinggi suhu uadar dingin, tanah subur berada di jalur pegunungan sehingga penduduk
memanfaatkan daerah dataran tinggi untuk usaha perkebunan sebagai mata pencaharian kehidupan sehari-hari.
Latihan Soal
1. Pengetahuan mengenai persamaan dan perbedaan gejala alam dan kehidupan di muka bumi (gejala geosfer), serta
interaksi antara manusia dan lingkungan dalam konteks kerungan dan kewilayahan disebut … a. geografi b.
biografi c. hidrografi d. geologi e. geodesi 2. Penduduk dunia cenderung menempati wilayah yang banyak memiliki
cadangan air dengan topografi datar. Dalam geografi, fenomena tersbut sesuai dengan salah satu konsep esensialnya
yaitu… a. pola b. lokasi c. aglomerasi d. morfologi e. keterjangkauan
3. Ilmu pengetahuan yang menerangkan, menganalisis, dan mempelajari corak yang khas mengenai kehidupan, serta
mencari fungsi unsur-unsur bumi termasuk … a. ruang lingkup geografi b. cabang ilmu geografi c. objek studi
geografi d. unsur geografi e. batasan geografi 4. Kajian pokok geografi ditekankan pada konteks … a. gejala dan social b. keruangan dan proses alam c. proses alam dan social d. spasial dan teorital e. keadaan alam 5.
Geografi adalah ilmu mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dari sudut pandang kelingkungan atau
kewilayahan dalam konteks keruangan. Pengertian geografi ini dikemukakan oleh… a. R. Bintarto b. I Made
Sandy c. Sutanto d. Selo Sumarjan e. Semlok IGI 6. Objek studi geografi meliputi fenomena social budaya, yaitu
… a. persebaran vegetasi b. jenis tanah c. pola gerakkan angin d. curah hujan e. pola pemukiman
7. Gejala dan fakta geografi dalam hubungannya dengan ruang akan memberikan karakteristik (ciri khas) tertentu.
Kesatuan gejala ini disebut … a. distribusi b. interelasi c. deskriptif d. korologi e. deduktif 8. merupakan objek geografi yang paling luas adalah … a. realm geography b. province geography c. regional
geography d. group geography e. unit geography
9. Letak suatu kota berada pada 10°LU dan 5°BT di permukaan bumi. Dari sudut pandang geografi, hal ini merupakan
salah satu konsep … a. lokasi d. pola b. jarak e. letak c. keruangan langsung terhadap penduduk, yaitu … a. kepadatan penduduk tinggi b. kepadatan penduduk rendah c. pola
penduduk memusat d. piramida berbentuk kerucut e. pertumbuhan penduduk tinggi
11. Cara memandang dan berpikir terhadap objek materiil geografi dari sudut keruangan dan dalam konteks
lingkungan termasuk … a. tujuan formal geografi b. objek formal geografi c. gejala-gejala geografi d. tujuan
meteriil geografi e. objek materiil geografi 12. Dalam geografi regional, kumpulan negara dalam benua disebut …
a. Realm geography b. Province geography c. Regional geography d. Group geography e. Unit geography gejala yang terdapat dan terjadi di muka bumi merupakan objek studi geografi secara … a. formal b. fungsional c.
regional d. sektoral e. materiil 14. Ilmu geografi untuk kepentingan kesejahteraan dan kelestarian hidup manusia
merupakan … a. disiplin ilmunya b. prinsip geografi c. Konsep geografi d. Metodologinya e. Tujuan 15. Dalam teori difusi, proses pembaharuan dan penyebaran budaya/mode mulai dari kota hingga ke pelosok desa
termasuk dalam … a. difusi ekspansi b. area differensiasi c. time differensiasi d. relokasi diffusion e. inovasi 16. Ilmu yang mempelajari kehidupan tumbuh-tumbuhan disebut … a. biologi b. botani c. biogeografi biochore e. biocycle 17. Studi tentang persebaran masyarakat bangsa di bumi sehubungan dengan lingkungan
geografisnya disebut … a. antropogeografi b. sosioantropologi c. sosiogeografi d. geomorfologi e. paleontologi
18. Ilmu yang mempelajari usaha manusia untuk memperoleh kemakmuran yang dipandang dari segi geografi disebut
… a. geografi fisik b. geografi sosial c. geografi ekonomi d. geografi politik e. gepgrafi terapan
19. Menganalisis gejala alam di muka bumi dengan berpegang pada gejala yang tersebar merata di permukaan bumi
disebut prinsip … a. distribusi b. interelasi c. korologi d. deskriptif e. korelasi 20. Pertambahan penduduk,
komposisi, angkatan kerja, dan tingkat ketergantungan termasuk dalam studi … a. ekologi b. demografi c.
geografi fisik d. geografi ekonomi e. geografi social 21. Ilmu pengetahuan yang mempelajari iklim pada zaman dahulu
adalah … a. paleoklimatologi b. paleontologi c. antropobiologi d. antropologi e. somatologi

PENGETAHUAN PETA

Geografi / Totok Endrawan / https://www.facebook.com/totok.endrawan


Mata Pelajaran : Geografi
Kelas : XII
PENGETAHUAN PETA



A. Pengertian Peta
     Pernahkah Anda melihat peta? Kalau sudah, apakah sebenarnya peta itu? Baiklah berikut
ini akan dijelaskan pengertian peta.
Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan skala tertentu melalui
suatu sistem proyeksi. Kalau Anda bertanya kapan peta mulai ada dan digunakan manusia?
Jawabannya adalah peta mulai ada dan digunakan manusia, sejak manusia melakukan
penjelajahan dan penelitian. Walaupun masih dalam bentuk yang sangat sederhana yaitu
dalam bentuk sketsa mengenai lokasi suatu tempat.
     Pada awal abad ke 2 (87M -150M), Claudius Ptolomaeus mengemukakan mengenai
pentingnya peta. Kumpulan dari peta-peta karya Claudius Ptolomaeus dibukukan dan diberi
nama “Atlas Ptolomaeus”. Ilmu yang membahas mengenai peta adalah kartografi. Sedangkan
orang ahli membuat peta disebut kartografer.
Setelah Anda membaca uraian pengertian peta, cobalah Anda tuliskan
kembali apa yang dimaksud dengan peta. Setelah Anda memahami pengertian
peta, mari kita lanjutkan dengan mempelajari jenis-jenis peta.
Dengan mempelajari jenis peta Anda akan mengetahui peta itu termasuk peta apa, menurut
isi, skala dan pemakaiannya. Peta dapat digolongkan (diklasifikasikan) menjadi tiga jenis,
yaitu jenis peta berdasarkan isinya, berdasarkan skalanya dan berdasarkan tujuannya. Selain
itu Anda juga perlu mempelajari fungsi peta. Mari kita bahas satu persatu.
6
Jenis Peta berdasarkan isinya
       Berikut ini adalah penjelasan penggolongan peta berdasarkan isinya. Berdasarkan isinya
peta dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu: peta umum dan peta khusus (tematik).
1. Peta Umum
Peta umum adalah peta yang menggambarkan permukaan bumi secara umum. Peta
umum ini memuat semua penampakan yang terdapat di suatu daerah, baik kenampakan
fisis (alam) maupun kenampakan sosial budaya. Kenampakan fisis misalnya sungai,
gunung, laut, danau dan lainnya. Kenampakan sosial budaya misalnya jalan raya, jalan
kereta api, pemukiman kota dan lainnya.
Peta umum ada 2 jenis yaitu: peta topografi dan peta chorografi.
a. Peta Topografi
Peta topografi yaitu peta yang menggambarkan bentuk relief (tinggi rendahnya)
permukaan bumi. Dalam peta topografi digunakan garis kontur (countur line) yaitu
garis yang menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai ketinggian sama.
Kelebihan peta topografi:
• Untuk mengetahui ketinggian suatu tempat.
• Untuk memperkirakan tingkat kecuraman atau kemiringan lereng.
Pernahkah Anda menggunakan dan melihat peta topografi? Ciri utama peta topografi
adalah menggunakan garis kontur. Untuk lebih jelas mengenai peta topografi dan
garis kontur dapat Anda lihat pada gambar 2.1, 2.2, dan 2.3.
Beberapa ketentuan pada peta topografi:
1) Makin rapat jarak kontur yang satu dengan yang lainnya menunjukkan daerah
tersebut semakin curam. Sebaliknya semakin jarang jarak antara kontur
menunjukkan daerah tersebut semakin landai.
2) Garis kontur yang diberi tanda bergerigi menunjukkan depresi (lubang/cekungan)
di puncak, misalnya puncak gunung yang berkawah.
3) Peta topografi menggunakan skala besar, antara 1 : 50.000 sampai 1 : 100.000.
b. Peta Chorografi
       Peta chorografi menggambarkan daerah yang luas, misalnya propinsi, negara, benua
bahkan dunia. Dalam peta chorografi digambarkan semua kenampakan yang ada
pada suatu wilayah di antaranya pegunungan, gunung, sungai, danau, jalan raya,
jalan kereta api, batas wilayah, kota, garis pantai, rawa dan lain-lain. Atlas adalah
kumpulan dari peta chorografi yang dibuat dalam berbagai tata warna.

      Setelah Anda memahami apa itu peta chorografi dari uraian dan contoh-contoh yang
ada, marilah kita pelajari mengenai jenis peta khusus atau tematik.
2. Peta Khusus atau Tematik
Setelah Anda memahami jenis peta umum, sekarang kita akan mempelajari jenis peta
khusus atau tematik. Disebut peta khusus atau tematik karena peta tersebut hanya
menggambarkan satu atau dua kenampakan pada permukaan bumi yang ingin
ditampilkan. Dengan kata lain, yang ditampilkan berdasarkan tema tertentu.
Peta khusus adalah peta yang menggambarkan kenampakan-kenampakan (fenomena
geosfer) tertentu, baik kondisi fisik maupun sosial budaya.
Contoh peta khusus/tertentu: peta curah hujan, peta kepadatan penduduk, peta
penyebaran hasil pertanian, peta penyebaran hasil tambang, chart (peta jalur
penerbangan atau pelayaran).

2. Jenis peta berdasarkan skalanya
      Peta tidak sama besarnya (ukurannya). Ada peta yang berukuran besar dan ada peta yang
berukuran kecil. Besar-kecilnya peta ditentukan oleh besar-kecilnya skala yang digunakan.
Skala peta adalah perbandingan jarak antara dua titik di peta dengan jarak sebenarnya
di permukaan bumi (lapangan).
Untuk lebih jelasnya marilah kita bahas penggolongan peta berdasarkan skalanya.
Berdasarkan skalanya peta dapat digolongkan menjadi empat jenis, yaitu:
1. Peta kadaster/teknik adalah peta yang mempunyai skala antara 1 : 100 sampai 1 : 5.000.
Peta ini digunakan untuk menggambarkan peta tanah atau peta dalam sertifikat tanah,
oleh karena itu banyak terdapat di Departemen Dalam Negeri, pada Dinas Agraria (Badan
Pertanahan Nasional).
2. Peta skala besar adalah peta yang mempunyai skala 1 : 5.000 sampai 1 : 250.000. Peta
skala besar digunakan untuk menggambarkan wilayah yang relatif sempit, misalnya peta
kelurahan, peta kecamatan.
3. Peta skala sedang adalah peta yang mempunyai skala antara 1 : 250.000 sampai 1:
500.000. Peta skala sedang digunakan untuk menggambarkan daerah yang agak luas,
misalnya peta propinsi Jawa Tengah, peta propinsi maluku.
4. Peta skala kecil adalah peta yang mempunyai skala 1 : 500.000 sampai 1 : 1.000.000
atau lebih. Peta skala kecil digunakan untuk menggambarkan daerah yang relatif luas,
misalnya peta negara, benua bahkan dunia.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa semakin besar angka pembandingnya berarti
skala peta itu makin kecil.
Perhatikan kembali peta curah hujan pada gambar 2.6. Berdasarkan isinya
peta tersebut termasuk peta tematik (khusus), tetapi berdasarkan skalanya
termasuk peta ....
Anda sudah paham dengan jenis peta berdasarkan skalanya? Kalau sudah, kita lanjutkan
dengan penggolongan peta berdasarkan tujuannya.
3. Jenis peta berdasarkan tujuannya
      Peta dibuat orang dengan berbagai tujuan. Berikut ini contoh-contoh peta untuk berbagai
tujuan:
1. Peta Pendidikan (Educational Map).
Contohnya: peta lokasi sekolah SLTP/SMU.
2. Peta Ilmu Pengetahuan.
Contohnya: peta arah angin, peta penduduk.
3. Peta Informasi Umum (General Information Map).
Contohnya: peta pusat perbelanjaan.
4. Peta Turis (Tourism Map).
Contohnya: peta museum, peta rute bus.
5. Peta Navigasi.
Contohnya: peta penerbangan, peta pelayaran.
6. Peta Aplikasi (Technical Application Map).
Contohnya: peta penggunaan tanah, peta curah hujan.
7. Peta Perencanaan (Planning Map).
Contohnya: peta jalur hijau, peta perumahan, peta pertambangan.

    Setelah Anda memahami berbagai jenis peta, kita lanjutkan dengan materi selanjutnya yaitu
mengenai fungsi peta.
Fungsi Peta
Peta sangat diperlukan oleh manusia. Dengan peta Anda dapat mengetahui atau menentukan
lokasi yang Anda cari, walaupun Anda belum pernah mengunjungi tempat tersebut.
Secara umum fungsi peta dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Menunjukkan posisi atau lokasi suatu tempat di permukaan bumi.
2. Memperlihatkan ukuran (luas, jarak) dan arah suatu tempat di permukaan bumi.
3. Menggambarkan bentuk-bentuk di permukaan bumi, seperti benua, negara, gunung,
sungai dan bentuk-bentuk lainnya.
4. Membantu peneliti sebelum melakukan survei untuk mengetahui kondisi daerah yang
akan diteliti.
5. Menyajikan data tentang potensi suatu wilayah.
6. Alat analisis untuk mendapatkan suatu kesimpulan.
7. Alat untuk menjelaskan rencana-rencana yang diajukan.
8. Alat untuk mempelajari hubungan timbal-balik antara fenomena-fenomena (gejala-gejala)
geografi di permukaan bumi.

KEGIATAN 1
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
1. Jelaskan pengertian peta!
2. Sebutkan empat jenis peta berdasarkan skalanya!
3. Apakah perbedaan jenis peta umum dengan jenis peta khusus?
4. Jelaskan fungsi peta untuk perencanaan ekonomi!

KOMPONEN/KELENGKAPAN PETA,
CARA MEMBUAT DAN MEMBACA PETA

     Setelah mempelajari kegiatan 2 ini, Anda diharapkan dapat:
1. menyebutkan komponen/kelengkapan peta;
2. menjelaskan arti legenda (keterangan) pada peta;
3. menjelaskan manfaat skala peta;
4. membedakan ketinggian tempat dengan melihat warna pada peta chonografi;
5. menunjukkan daerah yang curam dengan melihat garis kontur pada peta topografi; dan
6. menggambarkan 3 macam simbol garis.
Anda telah mempelajari dan memahami materi pada kegiatan 1. Sekarang kita
akan mulai masuk pada materi kegiatan 2. Jika Anda melihat peta/atlas, apa
saja yang Anda bisa lihat pada peta tersebut selain bentuk-bentuk (kenampakankenampakan)
permukaan bumi?
Peta yang baik harus dilengkapi dengan komponen-komponen peta, agar peta mudah dibaca,
ditafsirkan dan tidak membingungkan. Adapun komponen-komponen yang harus dipenuhi
dalam sebuah peta antara lain: judul peta, skala peta, proyeksi peta, legenda, petunjuk arah,
simbol dan warna, sumber peta dan tahun pembuatan peta. Untuk lebih jelasnya mengenai
arti dan manfaat dari komponen-komponen peta tersebut, silahkan Anda pelajari uraian
berikut ini.
Komponen-komponen/Kelengkapan Peta
1. Judul Peta
Pada peta yang pernah Anda lihat, di bagian manakah biasanya judul peta diletakkan?
Judul peta memuat isi peta. Dari judul peta Anda dapat segera mengetahui data dan
daerah mana yang tergambar dalam peta tersebut.
Contoh: - peta penyebaran penduduk pulau Jawa.
- peta bentuk muka bumi Asia.
- peta Indonesia.
Judul peta merupakan komponen yang sangat penting. Biasanya, sebelum pembaca
memperhatikan isi peta, pasti terlebih dahulu judul yang dibacanya. Judul peta hendaknya
memuat/mencerminkan informasi yang sesuai dengan isi peta. Selain itu, judul peta
jangan sampai menimbulkan penafsiran ganda pada peta.
Judul peta biasanya diletakkan di bagian tengah atas peta. Tetapi judul peta dapat juga
diletakkan di bagian lain dari peta, asalkan tidak mengganggu kenampakan dari
keseluruhan peta.
Kegiatan Belajar 2
18
2. Skala Peta
Selain judul Anda juga akan menemukan skala pada peta. Skala merupakan ciri yang
membedakan peta dengan gambar lain. Skala peta sangat erat kaitannya dengan data
yang disajikan.
Bila ingin menyajikan data secara rinci, maka gunakanlah skala besar, (1 : 5.000 sampai
1 : 250.000). Sebaliknya bila ingin menunjukkan data secara umum, gunakanlah skala
kecil (1 : 500.000 sampai 1 : 1.000.000 atau lebih). Skala pada peta adalah perbandingan
jarak antara dua titik di peta dengan jarak sebenarnya di permukaan bumi. Contoh: skala
1 : 500.000 artinya 1 cm jarak di peta sama dengan 500.000 cm ( 5Km) jarak sebenarnya
di permukaan bumi. Skala peta akan dibahas lebih rinci pada modul 3 nanti.
3. Proyeksi Peta
Untuk menghindari terjadinya kesalahan yang lebih besar, dalam ukuran (luas, jarak)
bentuk permukaan bumi pada peta, maka dalam pembuatan peta digunakan proyeksi
peta. Proyeksi peta adalah teknik pemindahan bentuk permukaan bumi yang lengkung
(bulat) ke bidang datar.
Uraian mengenai proyeksi peta akan dibahas lebih rinci pada modul 3 nanti.
4. Legenda/Keterangan Peta
Pada peta yang pernah Anda lihat, adakah legenda/
keterangan petanya? Legenda juga merupakan komponen
penting pada peta. Karena peta tanpa legenda.keterangan
petanya, sulit untuk dibaca. Jadi agar mudah dibaca dan
ditafsirkan, peta harus dilengkapi dengan legenda/
keterangan. Legenda menerangkan arti dari simbol-simbol
yang terdapat dalam peta.
Contoh: legenda/keterangan peta.
Legenda biasanya diletakkan di pojok kiri bawah peta.
Selain itu legenda peta dapat juga diletakkan pada bagian
lain peta, sepanjang tidak mengganggu kenampakan peta
secara keseluruhan.
Gambar 2.10 . Legenda/Keterangan Peta.
5. Petunjuk Arah/Tanda Orientasi
Petunjuk arah juga penting artinya pada peta. Gunanya untuk menunjukkan arah Utara,
Selatan, Timur dan Barat. Tanda orientasi perlu dicantumkan pada peta untuk menghindari
kekeliruan. Petunjuk arah pada peta
biasanya berbentuk tanda panah yang
menunjuk ke arah Utara. Petunjuk ini
diletakkan di bagian mana saja dari
peta, asalkan tidak menggnaggu
kenampakan peta.

6. Simbol dan Warna
Agar pembuatan peta dapat dilakukan dengan baik, ada dua hal yang perlu mendapat
perhatian, yaitu simbol dan warna. Sebelum dibahas mengenai simbol dan warna pada
peta ini, silahkan Anda perhatikan skema di bawah ini.
Uraian berikut ini akan menjelaskan satu demi satu mengenai pengertian simbol dan
warna tersebut.
a. Simbol Peta
Pada peta, Anda juga akan melihat simbol-simbol, gunanya agar informasi yang
disampaikan tidak membingungkan. Simbol-simbol dalam peta harus memenuhi
syarat, sehingga dapat menginformasikan hal-hal yang digambarkan dengan tepat.
Syarat-syarat tersebut adalah: sederhana, mudah dimengerti dan bersifat umum
(seperti disepakati oleh para kartografer).
Macam-macam simbol peta.
1) Macam-macam simbol peta berdasarkan bentuknya.
Kalau Anda perhatikan, pada sebuah peta banyak terdapat simbol-simbol. Berikut
ini kita akan pelajari mengenai simbol-simbol berdasarkan bentuknya.
a) Simbol titik, digunakan untuk menyajikan tempat atau data posisional, seperti
simbol kota, titik trianggulasi (titik ketinggian) tempat dari permukaan laut.

e) Simbol batang, digunakan untuk menyatakan suatu harga/dibandingkan
dengan harga/nilai lainnya.
Contoh: simbol batang.
Keterangan gambar 2.17.
Berdasarkan simbol batang yang terdapat
pada peta dan harga setiap ruasnya (1 ruas
harganya 100.000 ton padi), dapat
disimpulkan wilayah (propinsi) yang produksi
padinya terbanyak adalah Kalimantan
Selatan dan paling sedikit adalah
Kalimantan Timur.
Gambar 2.17. Peta ekonomi jumlah data
tercermin Pada tinggi/ panjang batang.
f) Simbol lingkaran, digunakan untuk menyatakan kuantitas (jumlah) dalam
bentuk prosentase.
Contoh: simbol lingkaran.
Keterangan gambar 2.18.
Berdasarkan simbol lingkaran pada gambar
2.18, dapat disimpulkan bahwa 1/4 bagian
(25%) tanah digunakan untuk lain-lain (selain
pertanian, perkebunan dan hutan).
Sedangkan 3/8 bagian (37,5%) digunakan
untuk pertanian, 3/8 bagian (37,5%) lagi
digunakan untuk perkebunan dan
kehutanan.
Pada simbol lingkaran, luas lingkaran
mencerminkan jumlah data.
g) Simbol bola, digunakan untuk menyatakan isi (volume), makin besar simbol
bola menunjukkan isi (volume) makin besar dan sebaliknya makin kecil simbol
bola berarti isi (volume) makin kecil.
Contoh: simbol bola.
Keterangan gambar 2.19.
Berdasarkan besarnya simbol
bola, wilayah yang simbol bolanya
lebih besar menunjukkan jumlah
penduduknya lebih banyak.
= 100.000 Ton
KALIMANTAN
PRODUKSI PADI TH 1999
DLL Tanah
Pertanian
Tanah Perkebunan
Tanah Hutan
Gambar 2.18. Peta dengan
simbol lingkaran.
Gambar 2.19. Peta penduduk pada
simbol bola, isi bola mencerminkan
jumlah data.
22
2) Macam-macam simbol peta berdasarkan sifatnya.
Simbol-simbol yang Anda lihat pada peta, ada yang menyatakan jumlah dan ada
yang hanya membedakan. Berdasarkan sifatnya, simbol peta dibedakan menjadi
dua macam yaitu: simbol yang bersifat kualitatif dan bersifat kuantitatif.
Simbol berdasarkan sifatnya.
a) Simbol yang bersifat kualitatif.
Simbol ini digunakan untuk
membedakan persebaran
benda yang digambarkan.
Misalnya untuk
menggambarkan daerah
penyebaran hutan, jenis
tanah, penduduk dan lainnya.
Keterangan gambar 2.20.
Untuk membedakan antara
daerah A, B, dan C,
digunakan arsir yang
berbeda.
b) Simbol yang bersifat kuantitatif. Simbol ini digunakan untuk membedakan
atau menyatakan jumlah.
Contoh: simbol yang bersifat kuantitatif.
Keterangan gambar 2.21.
Peta ini meng-gambarkan tingkat
kepadatan penduduk. Makin rapat
jarak antara titik menunjukkan
daerah tersebut tingkat
kepadatan penduduknya makin
tinggi.
Dapat disimpulkan daerah A
memiliki kepadatan penduduk
tertinggi dibandingkan dengan
daerah B dan C.
Simbol yang bersifat kuantitatif antara lain: simbol titik, batang, lingkaran,
bola dan dapat pula dengan perbedaan warna.
3) Macam-macam simbol berdasarkan fungsinya.
Penggunaan simbol pada peta tergantung fungsinya, untuk menggambarkan
bentuk-bentuk muka bumi di daratan, di perairan atau bentuk-bentuk budaya
manusia.
Berdasarkan fungsinya simbol peta dapat dibedakan menjadi: simbol daratan,
simbol perairan dan simbol budaya.
a) Simbol daratan, digunakan untuk
simbol-simbol permukaan bumi di
daratan.
Contoh: gunung, pegunungan,
gunung api.
+-+-+-+-+-+-
+-+-+-+-+-+-
+-+-+-+-+-+-
+-+-+-+-+-+-
x x x x x x x x x
x x x x x x x x x
x x x x x x x x x
x x x x x x x x x
A B C
Gambar 2.20. Simbol luasan yang bersifat
kualitatif Simbol ini hanya untuk membedakan
daerah A, B, dan C saja.
A B C
Gambar 2.21. Simbol luasan yang bersifat
kuantitatif, untuk membedakan tingkat
kepadatan yang makin tinggi dari A, B, ke C.
Gunung Gunung api Pegunungan
Gambar 2.22. Simbol daratan.
23
b) Simbol perairan, digunakan
untuk simbol-simbol bentuk
perairan.
Contoh: simbol perairan.
c) Simbol budaya, digunakan untuk simbolsimbol,
bentuk hasil budaya.
Contoh: simbol budaya.
b. Warna
Perhatikanlah peta yang ada di sekolah Anda, warna apa saja yang ada pada peta
tersebut? Peta yang berwarna akan lebih indah dilihat dan kenampakan yang ingin
disajikan juga kelihatan lebih jelas.
Penggunaan warna pada peta harus sesuai maksud/tujuan si pembuat peta dan
kebiasaan umum.
Contoh: - laut, danau digunakan warna biru.
- temperatur (suhu) digunakan warna merah atau coklat.
- curah hujan digunakan warna biru atau hijau.
- dataran rendah (pantai) ketinggian 0 sampai 200 meter dari permukaan
laut digunakan warna hijau.
- daerah pegunungan tinggi/dataran tinggi (2000 sampai 3000 meter)
digunakan warna coklat tua.
Warna berdasarkan sifatnya, ada dua macam yaitu warna bersifat kualitatif
dan bersifat kuantitatif.
Di bawah ini contoh warna yang bersifat kualitatif dan bersifat kuantitatif.
Gambar 2.25. Warna kualitatif penggunaan warna banyak memperlihatkan perbedaan
(Sandi, Esensi, Kartografi, 1976).
Pantai Sungai Danau
Gambar 2.23. Simbol perairan.
Candi Keraton
Gambar 2.24. Simbol budaya.
Kuning Coklat
Biru
Ungu
24
Gambar 2.26. Warna kuantitatif. Perbedaan warna untuk memperlihatkan perbedaan
tekanan (gradasi) atau perbedaan besar dan kecil. (Sandi, Esensi, Kartografi, 1976).
Contoh: simbol dan warna yang dipakai dalam peta.
Semarang Ibu kota propinsi dan kotamadya yang dapat
digambarkan menurut skala.
Kupang Ibu kota propinsi yang tidak atau belum dapat
digambarkan menurut skala.
Sukabumi Ibu kota kabupaten dan kotamadya yang tidak atau
belum dapat digambarkan menurut skala.
Waimangura Kota kecamatan dan kota-kota lainnya.
+ + + + + Batas Negara
+ - + - + - Batas Propinsi
Batas Kabupaten
Jalan raya utama
Jalan lainnya baik beraspal atau tidak, yang lebarnya dapat
dilalui mobil.
Jalan kereta api dan terowongan
Pipa minyak
Pelabuhan laut atau sungai
Cagar alam
Pelabuhan udara
Nomor kabupaten
Bendungan
Lebih dari 2000 mm 1500 - 2000 mm Kurang dari 1500 mm
18
25
Gambar 2.27. Contoh simbol umum yang dipakai pada sebuah peta
7. Sumber dan Tahun Pembuatan Peta
Bila Anda membaca peta, perhatikan sumbernya. Sumber memberi kepastian kepada
pembaca peta, bahwa peta tersebut bukan hasil rekaan dan dapat dipercaya. Selain
sumber, perhatikan juga tahun pembuatannya. Pembaca peta dapat mengetahui
bahwa peta itu masih cocok atau tidak untuk digunakan pada masa sekarang atau
sudah kadaluarsa karena sudah terlalu lama.
Anda sudah mempelajari materi di atas dengan baik, sekarang pasti Anda telah
dapat menjawab pertanyaan berikut, yaitu: Apa saja yang bisa Anda lihat pada peta?
Dari uraian materi kegiatan 2 tadi dapat disimpulkan bahwa semua yang ada pada
peta dinamakan komponen-komponen kelengkapan peta. Pada uraian materi telah
disebutkan dan dijelaskan mengenai komponen-komponen peta, tetapi masih ada
beberapa komponen lain yang belum disebutkan.

Perhatikan baik-baik peta tadi. Komponen kelengkapan peta yang ada pada peta
tersebut adalah:
1. judul peta
2. tanda orientasi
3. skala peta
4. inset peta (peta kecil yang terdapat dalam peta utama)
5. garis bujur (meridian)
6. garis lintang (paralel)
7. garis tepi (border)
8. sumber dan tahun pembuatan peta
Sedangkan komponen yang belum ada adalah: legenda dan proyeksi.
Amatilah baik-baik gambar di atas, dan lengkapi nomor-nomor komponen peta dengan
pernyataan yang ada.
Komponen peta
1. ............................................. 6. .............................................
2. ............................................. 7. .............................................
3. ............................................. 8. .............................................
4. ............................................. 9. .............................................
5. ............................................. 10. .............................................
a. sumber dan tahun pembuatan peta f. tanda orientasi
b. judul peta g. proyeksi
c. legenda h. garis tepi (border)
d. inset peta i. meridian
e. skala peta j. paralel

Setelah Anda memahami apa saja komponen-komponen/kelengkapan peta, baiklah kita
lanjutkan dengan penjelasan bagaimana membuat dan membaca peta.
Membuat dan Membaca Peta
Anda sudah tahu apa itu peta, jenis peta, fungsi peta dan komponen-komponen/kelengkapan
peta. Selanjutnya Anda akan mempelajari bagaimana cara membuat dan membaca peta.
Pernahkah Anda membuat peta?
Membuat Peta
Dalam pembuatan peta, ada beberapa prinsip pokok yang harus diperhatikan. Yang dimaksud
pembuatan peta dalam modul ini bukan dalam pengertian pemetaan wilayah.
Langkah-langkah prinsip pokok dalam pembuatan peta adalah:
1. Menentukan daerah yang akan Anda petakan.
2. Membuat peta dasar (base map) yaitu peta yang belum diberi simbol.
3. Mencari dan mengklarifikasikan (menggolongkan) data sesuai dengan kebutuhan.
4. Membuat simbol-simbol yang mewakili data.
5. Menempatkan simbol pada peta dasar.
6. Membuat legenda (keterangan).
7. Melengkapi peta dengan tulisan (lettering) secara baik dan benar.
Tata Cara Penulisan pada Peta
Untuk membuat tulisan (lettering) pada peta ada
kesepakatan di antara para ahli (kartografer) yaitu
sebagai berikut:
1. Nama geografi ditulis dengan bahasa dan istilah
yang digunakan penduduk setempat.
Contoh: Sungai ditulis Ci (Jawa Barat),
Kreung (Aceh), Air (Sumatera Utara).
Nama sungai ditulis searah dengan aliran sungai
dan menggunakan huruf miring.
Untuk lebih jelasnya lihat gambar.
2. Nama jalan ditulis harus searah dengan arah jalan
tersebut, dan ditulis dengan huruf cetak kecil.
Contoh: lihat gambar berikut ini.
Gambar 2.29.
Jl. Markisa Jl. Jeruk
Jl. Mangga
Jl. Apel
Jl. Leci
Gambar 2.30.
Ciliwung
Citarum
28
3. Nama kota ditulis dengan 4 cara yaitu:
a. di bawah simbol kota.
b. di atas simbol kota.
c. di sebelah kanan simbol kota.
d. di sebelah kiri simbol kota.
Contoh: lihat pada gambar.
Memperbesar dan Memperkecil Peta
Setelah Anda memahami langkah-langkah dalam membuat peta, macam-macam simbol
peta dan penggunaannya, sekarang kita pelajari bagaimana cara memperbesar dan
memperkecil peta.
1. Memperbesar Peta
Untuk memperbesar peta yang bisa Anda lakukan yaitu,
a. Memperbesar grid (sistem kotak-kotak)
Langkah-langkah yang harus Anda lakukan adalah:
1) Buat grid pada peta yang akan diperbesar.
2) Buat grid yang lebih besar pada kertas yang akan digunakan untuk menggambar
peta baru, pembesarannya sesuai dengan rencana pembesaran.
3) Memindahkan garis peta sesuai dengan peta dasar ke peta baru.
4) Mengubah skala, sesuai dengan rencana pembesaran.
Contoh: Peta berskala 1 : 100.000 akan diperbesar 2 kali, maka skala menjadi
1 : 50.000.

b. Fotocopy
Cara lain memperbesar peta dengan cara memfotocopy peta tersebut. Bila Anda
ingin memperbesar peta gunakanlah mesin fotocopy yang dapat memperbesar peta.
Dengan fotocopy, untuk peta yang menggunakan skala garis tidak masalah dan tidak
perlu skala peta. Tetapi bila Anda memfotocopy peta yang menggunakan skala angka,
Anda harus mengubah skala peta itu menjadi skala garis sebelum difotocopy.
Contoh: mengubah skala angka ke skala garis.
Skala 1 : 100.000 menjadi
0 1 2 3 4 5 km
cm
c. Menggunakan alat pantograf
Selain dengan memperbesar grid dan memfotocopy untuk memperbesar peta Anda
dapat menggunakan alat pantograf. Pantograf adalah alat untuk memperbesar dan
memperkecil peta.
2. Memperkecil Peta
Bila Anda ingin memperkecil peta, caranya sama dengan memperbesar peta yaitu:
a. memperkecil grid,
b. memfotocopy peta dengan mesin fotocopy yang dapat memperkecil peta,
c. menggunakan pantograf.
Di bawah ini disajikan gambar sketsa dari pantograf.
Gambar 2.33.
Dengan menggunakan alat ini kita dapat mengubah ukuran peta sesuai dengan ukuran
yang diinginkan. Pada dasarnya, kerja pantograf berdasarkan jajaran genjang. Tiga dari
empat sisi jajaran genjang (a, b, dan c) mempunyai skala faktor yang sama. Skala pada
ketiga sisi tersebut dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan, yaitu memperbesar
atau memperkecil peta.

Setelah didapat besarnya skala faktor, lalu pantograf diatur sedemikian rupa sehingga
masing-masing lengan pantograf mempunyai skala faktor sama yaitu 100.
Caranya:
Peta yang akan diperbesar letakkan di tempat B dan kertas gambar kosong letakkan di
tempat gambar A yang sudah dilengkapi pensil. Kemudian gerakkan B mengikuti peta
asal, melalui kaca pengamat.
Dengan bimbingan Guru Bina, cobalah Anda latihan memperbesar atau
memperkecil peta, dengan cara memperbesar atau memperkecil grid.
Membaca Peta
Dalam membaca peta, Anda harus memahami dengan baik semua simbol atau informasi
yang ada pada peta. Kalau Anda dapat membaca peta dengan baik dan benar, maka Anda
akan memiliki gambaran mengenai keadaan wilayah yang ada dalam peta, walaupun belum
pernah melihat atau mengenal medan (muka bumi) yang bersangkutan secara langsung.
Beberapa hal yang dapat diketahui dalam membaca peta antara lain:
1. Isi peta dan tempat yang digambarkan, melalui judul.
2. Lokasi daerah, melalui letak garis lintang dan garis bujur.
3. Arah, melalui petunjuk arah (orientasi).
4. Jarak atau luas suatu tempat di lapangan, melalui skala peta.
5. Ketinggian tempat, melalui titik trianggulasi (ketinggian) atau melalui garis kontur.
6. Kemiringan lereng, melalui garis kontur dan jarak antara garis kontur yang berdekatan.
7. Sumber daya alam, melalui keterangan (legenda).
8. Kenampakan alam, misalnya relief, pegunungan/gunung, lembah/sungai, jaringan lalu
lintas, persebaran kota. Kenampakan alam ini dapat diketahui melalui simbol-simbol peta
dan keterangan peta.
Selanjutnya kita dapat menafsirkan peta yang kita baca, antara lain sebagai berikut:
1. Peta yang banyak gunung/pegunungan dan lembah/sungai, menunjukkan bahwa daerah
itu berelief kasar.
2. Alur-alur yang lurus, menunjukkan bahwa daerah itu tinggi dan miring. Jika alur sungai
berbelok-belok (membentuk meander), menunjukkan daerah itu relatif datar.
3. Pola (bentuk) pemukiman penduduk yang memusat dan melingkar, menunjukkan daerah
itu kering (sulit air) tetapi di tempat-tempat tertentu terdapat sumber-sumber air.
Dengan membaca peta Anda akan dapat mengetahui,
1. Jarak lurus antar kota.
2. Keadaan alam suatu wilayah, misalnya suatu daerah sulit dilalui kendaraan karena
daerahnya berawa-rawa.
31
3. Keadaan topografi (relief) suatu wilayah.
4. Keadaan penduduk suatu wilayah, misalnya kepadatan dan persebarannya.
5. Keadaan sosial budaya penduduk, misalnya mata pencaharian, persebaran sarana kota
dan persebaran pemukiman.
Untuk mengukur tingkat pemahaman Anda dalam membaca peta amati
dengan baik gambar berikut ini.
1. Menurut pengamatan Anda berdasarkan kenampakan dan simbol-simbol
pada peta berikut ini, judul peta yang paling tepat adalah ....
2. Komponen peta yang belum ada meliputi:
a. ....
c. ....
d. ....
3. Komponen peta yang telah tercantum meliputi:
a. ....
b. ....
c. ....
d. ....
e. ....
Gambar 2.34. Peta Indonesia.
Setelah dijawab, silahkan cocokkan hasil jawaban Anda dengan kunci jawaban yang terdapat
di akhir kegiatan ini.
= Ikan Tuna
= Rumput laut
= Kopi
= Kelapa
= Kelapa sawit
= Jagung
= Cengkeh

Anda telah menyelesaikan materi kegiatan 2. Dengan memahami materi ini Anda telah
mengetahui bagaimana cara membuat dan membaca peta. Sekarang, silahkan kerjakan
soal-soal tes di akhir kegiatan 2 ini, lalu cocokkan jawaban Anda dengan kunci jawaban
yang tersedia.
Untuk mengukur tingkat pemahaman Anda terhadap materi ini dapat dilihat prosentase
jawaban yang benar. Bila mencapai lebih dari atau sama dengan 75%, berarti Anda telah
memahami. Bila masih kurang dari 75%, Anda perlu mempelajari kembali materi modul ini
dan menjawab soal-soal tesnya sampai Anda mencapai tingkat pemahaman 75% atau lebih.
KEGIATAN 2
Komponen kelengkapan peta dan membaca peta.
1. Sebutkan 5 komponen kelengkapan peta!
2. Jelaskan arti legenda pada peta!
3. Jelaskan manfaat skala peta!
4. Apakah yang membedakan ketinggian tempat pada peta topografi dengan pada peta
chorografi?
5. Tunjukkan kaitan atau hubungan antara kecuraman suatu daerah dengan garis kontur
pada peta topografi!
6. Gambarkan tiga macam simbol garis!
Latihan 1
Komponen peta:
1. judul peta 6. proyeksi peta
2. skala peta 7. sumber dan tahun pembuatan peta
3. legenda peta 8. inset peta
4. garis tepi (border) 9. garis lintang (paralel)
5. tanda orientasi 10. garis bujur (meridian)
Latihan 2
a. Judul peta: Hasil sumber daya alam Indonesia
b. Komponen yang belum tercantum:
- garis bujur (meridian), dan garis lintang (paralel)
- judul peta
- proyeksi peta
c. Komponen yang telah tercantum:
- legenda
- skala
- tanda orientasi
- garis tepi
- sumber dan tahun pembuatan peta.
33
PENUTUP
Terima kasih Anda telah mempelajari materi modul ini dengan baik. Dengan memahami isi
modul ini berarti Anda telah mengerti apa itu peta, jenisnya, fungsinya dalam kehidupan,
cara membuat peta dan cara membaca peta.
Rangkuman Materi
1. Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar yang diperkecil dengan skala
tertentu.
2. Peta dapat digolongkan berdasarkan isi (content), skala (scale) dan tujuannya (purpose).
Berdasarkan isinya peta dibedakan menjadi peta umum dan peta khusus.
Berdasarkan skalanya peta dibedakan menjadi peta kadaster/teknik, peta skala besar,
peta skala sedang dan peta skala kecil. Sedangkan berdasarkan tujuannya ada peta
pendidikan (education map), peta ilmu pengetahuan (science map), peta informasi umum
(general information map), peta navigasi (navigation map) dan sebagainya berdasarkan
tujuan pembuatan peta itu.
3. Secara umum fungsi peta adalah untuk menunjukkan lokasi, ukuran (luas, jarak dan
sudut), bentuk, kondisi fisik, karakter daerah, alat perencana dan lainnya.
4. Peta yang baik harus dilengkapi dengan komponen-komponen kelengkapan peta agar
si pemakai mudah membacanya. Komponen-komponen tersebut adalah: judul peta, skala
peta, legenda, tanda arah, sumber peta, tahun pembuatan, proyeksi peta, simbol-simbol,
warna, garis tepi (border), garis lintang dan garis bujur, inset peta.
5. Dalam pembuatan peta ada beberapa prinsip pokok yang harus diperhatikan yaitu:
menentukan daerahnya, membuat peta dasar, mencari data, membuat simbol-simbol,
menempatkan simbol peta, membuat legenda, melengkapi dengan tulisan yang baik
dan benar.
6. Dalam membaca peta orang harus memahami dengan baik semua simbol dan informasi
yang ada pada peta. Membaca peta pada hakekatnya mempelajari medan/lapangan
lewat simbol-simbol yang ada. Faktor-faktor yang dapat dibaca pada peta antara lain,
kenampakan alam, sosial dan ekonomi, jarak, arah, lokasi, ketinggian.
Anda telah mempelajari materi modul 2 ini dengan baik, untuk menambah pengetahuan
Anda tentang peta, di samping mempelajari modul ini, Anda juga diharapkan membaca dan
mempelajari peta dari buku-buku paket geografi, peta atau atlas yang ada di sekolah Anda.
Bila merasa sudah memahami isi modul ini, silahkan Anda meminta soal-soal Tes Akhir
Modul kepada Guru Bina, kemudian hasil jawaban tes Anda serahkan kepada Guru Bina
untuk diperiksa. Bila ternyata hasil tes Anda belum mencapai 75%, silahkan ulangi
mempelajari isi modul dan menjawab kembali soal-soal tesnya sampai tingkat pemahaman
Anda mencapai 75% atau lebih.
Setelah tingkat pemahaman Anda mencapai 75%, Anda dapat melanjutkan mempelajari
materi modul 3.
Sekali lagi selamat belajar dan sukses untuk Anda.
34
KEGIATAN 1
1. Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar yang diperkecil dengan
menggunakan skala tertentu.
2. Jenis peta berdasarkan skalanya:
a. peta kadaster/teknik
b. peta skala besar
c. peta skala sedang/menengah
d. peta skala kecil
3. Perbedaan peta umum dan peta khusus:
Peta umum: menggambarkan permukaan bumi secara umum.
Peta khusus: menggambarkan kenampakan-kenampakan tertentu/khusus dari
permukaan bumi.
4. Fungsi peta untuk perencanaan ekonomi adalah menyajikan data tentang potensi suatu
wilayah di permukaan bumi.
KEGIATAN 2
1. Lima komponen kelengkapan pada peta adalah
a. judul peta
b. skala peta
c. tanda arah
d. simbol peta
e. tahun pembuatan peta
2. Legenda adalah keterangan tentang arti dari simbol-simbol yang terdapat pada peta.
3. Manfaat skala peta untuk mengetahui jarak sebenarnya dari dua titik pada peta.
4. Ketinggian tempat pada peta topografi dibedakan dengan warnanya.
5. Makin rapat jarak antara garis kontur menunjukkan daerah tersebut semakin curam.
6. Gambar 3 macam simbol garis
a. = sungai
b. = batas kabupaten
c. = jalan raya

Senin, 31 Januari 2011

PERAIRAN DARAT DAN LAUT

PERAIRAN DARAT
DAN LAUT



Penulis: Drs. Waldopo, M.Pd.
Penyunting Materi: Drs. Eko Tri Rahardjo, M.Pd.
Penyunting Media: Dra. Asih Priati



PERAIRAN DARAT (HIDROSFER, DANAU,
RAWA dan AIR TANAH)

         Setelah mempelajari uraian materi dalam kegiatan ini serta mengerjakan tugastugas
yang terdapat di dalamnya diharapkan Anda dapat:
1. menjelaskan pengertian hidrosfer;
2. menjelaskan pengertian perairan darat;
3. menyebutkan jenis dan persebaran danau;
4. menjelaskan jenis-jenis rawa; dan
5. menjelaskan jenis-jenis air tanah.
1. Hidrosfer
         Pernahkah Anda perhatikan berbagai macam air yang ada di sekitar Anda?
Di sana Anda akan melihat air sumur, air ledeng (PAM), air sungai, air hujan,
air rawa, air danau, air laut, air es dan lain-lain. Coba sekarang Anda jawab
mana yang lebih luas, apakah permukaan bumi kita ini lebih banyak ditutup
oleh air atau daratan?
Jika jawabanmu air lebih luas dari pada daratan, maka jawabanmu benar. Memang
bumi tempat tinggal kita ini merupakan salah satu planet dalam sistem tata surya yang
sebagian besar permukaannya tertutup oleh air. Hampir tiga perempat permukaan bumi
tertutup oleh air, baik air yang ada di darat maupun yang ada di laut. Lapisan air yang
menutupi permukaan bumi kita ini disebut hidrosfer. Nah sekali lagi Anda ingat yang
dimaksud dengan hidrosfer adalah lapisan air yang menutupi permukaan bumi. Lapisan
air yang menutupi permukaan bumi membentuk samudera, laut, rawa, danau, sungai,
tumpukan es, awan, uap dan lain-lain. Air yang terdapat di permukaan bumi dapat
berbentuk padat (seperti es, gletser), berbentuk air (seperti air sungai, air danau, air
laut), dan berbentuk gas (seperti awan dan uap di udara/atmosfer). Perlu juga Anda
ketahui bahwa jumlah air di bumi ini tetap, akibat adanya sinar matahari terjadi siklus
(daur) air. Proses terjadinya siklus air dapat Anda pelajari melalui uraian berikut:

Kamis, 20 Januari 2011

Soal-soal Olimpiade Geografi ( Ilmu Kebumian )

SOAL SELEKSI OSN BIDANG ILMU KEBUMIAN
UNTUK TINGKAT KABUPATEN/KOTA

Soal 1- 40 Geologi/Geofisika
1. Panjang rata-rata jari-jari bumi adalah
A.4371 km
B. 5371 km
C. 6371 km
D. 7371 km
E. 8371 km
2. Struktur internal bumi dapat dibagi menjadi 4 lapisan utama yaitu:
A. kerak, mantel, inti dalam, inti luar
B. lempeng, mantel, inti dalam, inti luar
C. kerak, lempeng, mantel, inti
D. kerak, lempeng, inti dalam, inti luar
E. kulit, kerak, lempeng, inti.
3. Kerak adalah lapisan terluar kulit bumi yang dapat terbagi menjadi
A. kerak benua dengan tebal 30-50 km dan kerak samudera dengan tebal rata-rata 7 km
B. kerak benua dengan tebal rata-rata 7 km dan kerak samudera dengan tebal 30-50 km
C. kerak benua dengan tebal rata-rata 70 km dan kerak samudera tebal rata-rata 300 km
D. kerak benua dengan tebal rata-rata 300 km dan kerak samudera tebal rata-rata 70 km
E. kerak benua dan kerak samudera dengan tebal berkisar 70-300 km
4. Ciri-ciri dari kerak samudera antara lain adalah sebagai berikut
A. densitasnya 3,0 gr/cm3 dan batuan penyusunnya terutama memiliki komposisi kimia yang
      kaya unsur silika dan aluminium
B. densitasnya 2,7 gr/cm3 dan batuan penyusunnya terutama memiliki komposisi kimia yang
     kaya silika dan magnesium
C. densitasnya 2,7 gr/cm3 dan batuan penyusunnya terutama memiliki komposisi kimia yang
     kaya silika dan aluminium
D. densitasnya 3,0 gr/cm3 dan batuan penyusunnya terutama memiliki komposisi kimia yang
     kaya unsur silika dan magnesium
E. densitasnya 2,7 – 3,0 gr/cm3 dan batuan penyusunnya terutama memiliki komposisi kimia
    yang kaya silika, aluminium dan magnesium
5. Kerak dan mantel bagian paling atas memiliki sifat yang keras dan rigid sehingga bagian
tersebut disebut sebagai litosfer. Teori Tektonik Lempeng (Plate Tectonics) menyatakan
bahwa litosfer ini terpecah-pecah menjadi banyak segmen yang dikenal sebagai lempeng.
Diantara pernyataan-pernyataan berikut ini, manakah pernyataan yang benar.
A. Lempeng-lempeng tersebut memiliki bentuk yang sama.
B. Jumlah lempeng yang ada tidak diketahui.
C. Masing-masing lempeng ini bergerak dan berubah bentuk serta ukuran secara kontinyu.
D. Lempeng-lempeng tersebut tidak diketahui arah pergerakannya.
E. Lempeng-lempeng tersebut tidak bergerak.
6. Indonesia merupakan daerah pertemuan dari beberapa lempeng. Sebagian besar pulaupulau
     di Indonesia terletak pada lempeng
A. India-Australia
B. Philipina
C. Pasifik
D. Asia
E. Eurasia
7. Beberapa fenomena geologi yang dapat terjadi akibat tumbukan antar lempeng adalah
A. gempa bumi
B. pembentukan gunung api
C. penunjaman lempeng samudera di bawah lempeng benua
D. A, B & C benar
E. tidak ada yang benar
8. Berdasarkan cara pembentukannya, batuan dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu
A. batuan beku, batuan gunung api dan batuan sedimen
B. batuan sedimen, batuan laut dan batuan beku
C. batuan sedimen, batuan gunung api dan batuan metamorf
D. batuan beku, batuan laut dan batuan metamorf
E. batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf
9. Mineral merupakan komponen penyusun batuan. Mineral dalam konteks geologi harus
    memiliki karakteristik sebagai berikut kecuali
A. bisa berbentuk padatan dan larutan
B. memiliki komposisi kimia tertentu
C. memiliki struktur kristal
D. anorganik
E. terbentuk secara alami
10. Yang termasuk mineral diantara nama-nama di bawah ini adalah
A. batubara
B. peridotit
C. kuarsit
D. marmer
E. feldspar
11. Skala yang sering dipakai untuk menyatakan kekerasan suatu mineral adalah Skala Mohs.
Mineral yang paling keras adalah mineral yang memiliki skala Mohs 10, yaitu
A. intan
B. kuarsa
C. kalsit
D. gipsum
E. talk
12. Salah satu mineral yang paling umum ditemukan di dalam batuan yang terdapat di kerak
      bumi adalah kuarsa. Komposisi kimia kuarsa adalah
A. CaCO3
B. SiO2
C. Fe2O3
D. NaCl
E. HCl
13. Di bawah ini adalah nama-nama batuan beku kecuali
A. granit
B. riolit
C. hematit
D. gabbro
E. diorit
14. Mineral yang umumnya tidak mungkin ditemukan dalam granit adalah
A. kuarsa
B. biotit
C. ortoklas
D. olivin
E. hornblende
15. Perbedaan batuan beku intrusif dan ekstrusif adalah pada:
A. tempat pembekuannya
B. komposisi kimia
C. tipe mineral
D. jumlah mineral
E. A,B,C dan D benar
16. Batuan sedimen yang terbentuk dari hasil pembatuan material-material sedimen klastik
berukuran 1/16 - 2 mm disebut
A. batulempung
B. batugamping
C. batulanau
D. batulumpur
E. batupasir
17. Suatu batuan sedimen dengan ukuran butir penyusunnya > 2 mm yang memiliki bentuk
membulat disebut
A. breksi
B. konglomerat
C. bongkah
D. kerakal
E. kerikil
18. Diantara batuan sedimen di bawah ini manakah yang bukan batuan sedimen kimia atau
organik?
A. batugaram
B. batubara
C. chert
D. talk
E. batuserpih
19. Batuan metamorf merupakan hasil malihan akibat adanya perubahan tekanan dan
temperatur yang sangat tinggi dari batuan
A. beku
B. sedimen
C. metamorf
D. A & B saja
E. A, B & C bisa
20. Batuan metamorf terutama dikelompokkan berdasarkan:
A. tekstur (ada tidaknya foliasi)
B. mineralogi
C. komposisi kimia
D. posisi pembentukan
E. jenis batuan asalnya
21. Batugamping yang mengalami rekristalisasi selama proses metamorfisme akan berubah
menjadi
A. kuarsit
B. sekis
C. marmer
D. gneis
E. batusabak
22. Yang termasuk struktur geologi adalah
A. patahan/sesar
B. lipatan
C. kekar
D. A,B & C benar
E. semua salah
23. Struktur lipatan yang melipat lapisan batuan seperti gambar di bawah ini disebut sebagai
A. antiklin
B. sinklin
C. homoklin
D. triklin
E. biklin
24. Patahan yang memiliki gerakan relatif seperti gambar di bawah ini disebut sebagai
patahan
A. naik
B. turun
C. geser
D. sejajar
E. semua salah
25. Jika terdapat suatu intrusi batuan beku menembus lapisan batuan A, B, C dan D, seperti
ditunjukkan pada gambar di bawah, manakah yang disebut sill?
A. A & B
B. C & D
C. E
D. F
E. E & F
A
B
C
D
E
F

26. Gunung api terdapat di sepanjang daerah yang disebut sebagai Sirkum Pasifik. Daerah ini
adalah
A. daerah yang memiliki kerak tipis.
B. daerah yang memiliki kerak tebal
C. daerah di sekitar khatulistiwa
D. daerah tumbukan lempeng
E. daerah dimana lempeng baru terbentuk
27. Suatu letusan gunung api bisa bersifat sangat eksplosif atau hanya bersifat efusif saja. Hal
ini sebabkan oleh
A. kandungan gas di dalam magma atau lava
B. mudah tidaknya gas terlepas ke atmosfer
C. viskositas lava
D. A, B & C benar
E. tidak ada yang benar
28. Titik di permukaan bumi yang merupakan proyeksi titik pusat gempa bumi disebut
sebagai
A. fokus
B. hiposenter
C. fokal
D. deposenter
E. episenter
29. Bagaimanakah cara para ahli geofisika mengetahui adanya struktur internal bumi?
A. melakukan pengeboran
B. menghitung jenis batuan yang ada di bumi
C. melakukan pemotretan dengan satelit dan pesawat udara
D. meneliti perilaku rambat gelombang gempabumi
E. menghitung variasi kecepatan rotasi planet bumi
30. Dalam suatu tubuh padatan, gelombang seismik berupa gelombang primer (P) menjalar
lebih cepat dari gelombang sekunder (S) rata-rata sekitar
A. 1,7 kali
B. 2,0 kali
C. 2,3 kali
D. 2,7 kali
E. 3,0 kali
31. Bentang alam (morfologi) karst terdapat pada daerah dengan batuan berupa
A. batusabak
B. batugamping
C. batupasir
D. batulempung
E. batulanau
SULIT
SULIT
SEDANG
MUDAH
MUDAH
MUDAH
32. Secara sederhana, proses geomorfologi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu
eksogenik dan endogenik. Pengelompokkan tersebut dibuat berdasarkan pada:
A. tempat proses tersebut berlangsung
B. asal material yang terkena proses
C. asal energi yang menggerakkan proses
D. bentuk proses
E. waktu lama proses
33. Manakah yang merupakan salah satu faktor penyebab terbentuknya bentang alam eolian?
A. angin berhembus kuat sepanjang tahun
B. pasokan kerikil yang banyak
C. terletak di dekat pantai
D. tetumbuhan yang banyak
E. tetumbuhan yang tinggi
34. Jika terdapat suatu lapisan batuan seperti di bawah ini, bagaimanakah urutan
pembentukannya?
A. A-B-C-D
B. B-C-D-A
C. D-C-B-A
D. C-B-A-D
E. D-A-C-B
35. Manakah diantara batuan di bawah ini yang memungkinkan untuk mengandung fosil
dengan jumlah yang banyak ?
A. Sekis
B. Batukapur (chalk)
C. Konglomerat
D. Breksi
E. Andesit
36. Salah satu syarat suatu organisme dapat terawetkan menjadi fosil adalah
A
B
C
D
SEDANG
SEDANG
SEDANG
MUDAH
A. Segera mengalami proses oksidasi
B. Lapisan batuan pengandungnya mengalami proses pelapukan
C. Mempunyai cangkang yang sangat lunak
D. Berukuran besar
E. Segera terkubur oleh sedimen berukuran butir halus
37. Batuan induk yang menghasilkan minyak bumi biasanya berupa
A. Batuan yang dihasilkan oleh letusan gunung berapi
B. Batuan sedimen berbutir halus yang kaya bahan organik
C. Batuan yang diendapkan di laut
D. Batugamping yang kaya akan mikrofosil
E. Batupasir yang kaya mineral kuarsa
38. Sumber energi panas bumi (geothermal) pada prinsipnya adalah
A. Uap air yang dihasilkan dari pemanasan air dalam akuifer oleh magma.
B. Panas bumi yang terdapat pada batuan
C. Magma yang keluar ke permukaan bumi dan menghasilkan panas.
D. Air yang bercampur dengan magma pada suatu sistem gunung api
E. Panas yang dihasilkan oleh magma yang bergerak ke permukaan
39. Yang termasuk peta dasar adalah
A. peta kepadatan penduduk
B. peta pariwisata
C. peta penyebaran pemukiman
D. peta tata guna lahan
E. peta topografi
40. Jika suatu peta memiliki skala 1 : 25.000, berarti
A. 1 cm pada peta = 2,5 m sesungguhnya di lapangan
B. 1 cm pada peta = 25 m sesungguhnya di lapangan
C. 1 cm pada peta = 250 m sesungguhnya di lapangan
D. 1 cm pada peta = 2500 m sesungguhnya di lapangan
E. 1 cm pada peta = 25000 m sesungguhnya di lapangan

Soal 41- 50 Geohidrologi/Oseanografi
41. Siklus hidrologi berperan serta dalam merubah bentuk permukaan bumi melalui proses:
A. presipitasi dan evaporasi
B. evaporasi dan transpirasi
C. transpirasi dan infiltrasi
D. infiltrasi dan runoff
E. erosi dan transportasi
42. Kecepatan aliran sungai dipengaruhi oleh
A. gradien
B. bentuk, ukuran dan kekasaran sungai
C. volume air pada suatu waktu tertentu
D. semua benar
E. semua salah
43. Suatu sungai dengan pola aliran rectangular umumnya mencirikan bahwa batuan dasar di
daerah tersebut
A. keras
B. lunak
C. banyak terpotong oleh sesar atau kekar
D. banyak terlipat
E. tersusun oleh jenis batuan yang sama
44. Batuan yang memiliki pori-pori sangat kecil sehingga mencegah air tanah untuk mengalir
disebut sebagai
A. Akuifer
B. Akuitard
C. Akuitas
D. Akuides
E. Akuinos
45. Batuan yang mungkin bertindak sebagai akuifer adalah
A. batusabak
B. granit
C. marmer
D. batulempung
E. batupasir
46. Unsur pembentuk garam pada air laut yang paling banyak adalah
A. Mg
B. Ca
C. K
D. Cl
E. Na
47. Zona dimana terjadi penurunan temperatur air laut secara signifikan terhadap kedalaman
disebut sebagai zona
A. thermoklin
SULIT
SEDANG
SEDANG
MUDAH
MUDAH
MUDAH
B. thermosink
C. thermogap
D. thermolayer
E. thermogap
48. Suatu penampang tengah samudera (mid oceanic ridge) umumnya merupakan zona
A. tumbukan lempeng
B. peleburan lempeng
C. pertemuan antar lempeng
D. pembentukan lempeng baru
E. semua benar
49. Penyebab utama terjadinya arus laut permukaan adalah
A. berat jenis air
B. angin
C. temperatur permukaan
D. topografi dasar laut
E. komposisi air laut
50. Terumbu karang akan terbentuk pada laut yang
A. dangkal
B. memiliki temperatur hangat
C. tidak mendapatkan suplai sedimen
D. semua benar
E. semua salah
Soal 51-80 Meteorologi/Klimatologi
51. Apakah sumber utama energi Bumi?
A. Matahari
B. Bulan
C. Venus
D. Mars
E. Tidak ada yang benar
52. Awan termasuk tipe?
A. Presipitasi
B. Kondensasi
C. Uap air
D. Presipitasi
E. Tidak ada yang benar
53. Instrumen apa yang digunakan untuk mengukur temperatur udara?
A. Barometer
B. Hygrometer
C. Termometer
D. Piezometer
E. Anemometer
54. Cuaca seperti apakah yang kita alami jika tekanan atmosfer tinggi?
A. Basah dan cuaca berawan
B. Basah dan cuaca cerah
C. Lembab dan cuaca cerah
D. Kering dan cuaca berawan
E. Kering dan cuaca cerah
55. Skala atau ukuran apa yang digunakan untuk mengukur kekuatan tornado?
A. Skala Beaufort
B. Skala Fujita
C. Skala Tornado
D. Skala Mercalli
E. Skala Richter
56. Fenomena mana yang termasuk kelompok badai (storm)?
A. Front Panas
B. Front Okulasi
C. Angin Bohorok
D. Taifun dan Hurricane
E. Tidak ada yang benar
57. Berapa banyak musim yang dialami oleh wilayah tropis/Indonesia?
A. 4
B. 5
C. 2
D. 1
E. Tidak ada yang benar
58. Apa gunanya detektor hujan?
A. Mengukur pH air hujan
B. Menampung curah hujan
C. Mendeteksi hujan
D. Menakar hujan
E. Tidak ada yang benar
59. Alat pengukur kecepatan angin adalah
A. Termometer
B. Piezometer
C. Hygrometer
D. Speedometer
E. Anemometer
60. Kelembaban udara diukur dengan
A. Barometer
B. Hygrometer
C. Barograf
D. Hygrograf
E. Semua benar
61. Substansi Kimia manakah yang berkontribusi terhadap perubahan iklim?
A. Methan
B. Karbodioksida
C. Ozon
D. Semua benar
E. Semua salah
62. Butir kecil fluida yang tersuspensi dalam udara disebut
A. Partikel aerosol
B. Embun
C. Kristal es
D. Molekul
E. Awan
63. Relasi antara tekanan udara dengan densitas dan temperaturnya disebut
A. Hukum kekekalan energi
B. Teori kinetic gas
C. Hukum gas
D. Peluruhan radioaktif
E. Model atom
64. Perkiraan jumlah presentasi total radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi adalah
A. 10%
B. 20%
C. 50%
D. 70%
E. 90%
65. Langit tampak biru karena
A. Memantulkan warna bumi yang juga biru jika dilihat dari angkasa
B. Atmosfer tidak menghambur cahaya tampak dengan baik
C. Atmosfer tidak menghambur cahaya biru dengan baik
D. Atmosfer menghamburkan cahaya biru lebih baik dari sinar yang lain
E. Warna cahaya tampak yang utama adalah biru
66. Manakah diantara pernyataan mengenai efek rumah kaca di bawah ini yang benar?
A. Terlibat dalam pelepasan panas laten atmosfer
B. Menolong permukaan bumi untuk tetap hangat dibandingkan jika tidak ada atmosfer
C. Memantulkan kembali radiasi matahari
D. Menghalangi cahaya matahari mencapai permukaan bumi
E. Disebabkan oleh polusi udara
67. Kombinasi suhu yang rendah dan angin yang kencang akan membuat tubuh seseorang
     kedinginan, sebab angin mempengaruhi transfer panas tubuh melalui
A. Transformasi
B. Radiasi inframerah
C. Radiasi ultraviolet
D. Panas laten
E. Konduksi dan Konveksi
68. Fenomena manakah yang mempengaruhi pemanasan global secara signifikan?
A. Perubahan system front dan lintasan badai
B. Perubahan tinggi muka laut
C. Perubahan komunitas Flora dan Fauna
D. Semua benar
E. Semua salah
69. Tekanan udara diukur dengan
A. Altimeter
B. Barometer
C. Anemometer
D. Hygrometer
E. Depthmeter
70. Monsun atau Muson adalah
A. Sistem sirkulasi angin yang berbalik secara musiman karena perbedaan sifat termal antara
benua dan lautan
B. Sistim iklim dengan dua musim
C. Sistem angin yang berubah arah karena pergantian musim
D. Sistem kecepatan angin yang berubah karena perbedaan tekanan di permukaan bumi
E. Semua salah
71. Cuaca adalah
A. Kondisi atmosfer dalam suatu waktu tertentu
B. Rerata kondisi atmosfer dalam suatu selang waktu tertentu
C. Suhu atmosfer pada suatu saat tertentu
D. Perubahan atmosfer pada selang waktu tertentu
E. Semua benar
72. Ukuran diameter butir hujan adalah
A. 0.15 – 0.53 Cm
B. 0.25 – 0.63 Cm
C. 0.35 – 0.73 Cm
D. 0.45 – 0.83 Cm
E. Semua benar
73. Angin darat terjadi karena
A. Darat lebih panas dari laut
B. Darat lebih bervariasi topografinya dibanding dengan laut
C. Darat lebih bervariasi suhunya dibanding dengan laut
D. Darat lebih dingin dari laut
E. Semua benar
74. Udara dikatakan stabil apabila
A. Partikel udara bergerak naik tanpa syarat
B. Patikel udara bergerak naik dengan syarat
C. Partikel udara cenderung balik kembali ke tempat semula jika diberi gaya ke atas
D. Partikel udara tidak balik kembali ke tempat semula
E. Tidak ada yang benar
75. Angin geostropik adalah
A. Angin yang terjadi di lautan
B. Angin yang terjadi di dataran tinggi
C. Angin yang terjadi di dataran rendah
D. Angin yang bergerak tegak lurus garis isobar
E. Angin yang bergerak sejajar dengan garis isobar
76. Garis isohyets adalah garis
A. Yang menghubungkan tempat-tempat dengan tekanan atmosfer yang sama
B. Yang menghubungkan tempat-tempat dengan kelembaban atmosfer yang sama
C. Yang menghubungkan tempat-tempat dengan temperatur atmosfer yang sama
D. Yang menghubungkan tempat-tempat dengan jumlah curah hujan yang sama
E. Yang menghubungkan tempat-tempat dengan ketinggian yang sama
77. Gaya coriolis disebabkan oleh karena
A. Pengaruh gaya gravitasi matahari
B. Radiasi Matahari
C. Gravitasi bulan
D. Rotasi bumi
E. Gaya pasang surut
78. Gaya Coriolis akan menyebabkan angin
A. Berbelok ke kanan di BBU dan ke kiri di BBS
B. Berbelok ke kiri di BBU dan ke kanan di BBS
C. Berbelok ke kiri di BBU dan ke kiri di BBS
D. Berbelok ke kanan di BBU dan ke kanan di BBS
E. Tidak berpengaruh terhadap arah angin
79. Komposisi gas pembentuk atmosfer adalah
A. 77% Nitrogen, 22% Oksigen, 0,9% Argon dan 0,1% Gas lainnya
B. 78% Nitrogen, 21% Oksigen, 0,9% Argon dan 0,1% Gas lainnya
C. 70% Nitrogen, 21% Oksigen, 8,9% Argon dan 0,1% Gas lainnya
D. 78% Oksigen, 21% Nitrogen, 0,9% Argon dan 0,1% Gas lainnya
E. 77% Oksigen, 22% Nitrogen, 0,9% Argon dan 0,1% Gas lainnya
80. Yang dimaksud dengan lubang ozon adalah
A. Penipisan lapisan ozon di wilayah kutub utara akibat lepasnya sejumlah zat kimia buatan
manusia terutama CFC
B. Penipisan lapisan ozon di wilayah kutub selatan akibat lepasnya sejumlah zat kimia buatan
manusia terutama CFC
C. Penipisan lapisan ozon di wilayah ekuator akibat lepasnya sejumlah zat kimia buatan
manusia terutama CFC
D. Penipisan lapisan ozon di wilayah kutub utara dan selatan akibat lepasnya sejumlah zat
kimia buatan manusia terutama CFC
E. Semua benar
Soal 81-100 Astronomi
81 Hukum yang menyatakan bahwa lintasan planet mengelilingi matahari berbentuk elips
adalah
A. Hukum Kepler I
B. Hukum Kepler II
C. Hukum Kepler III
D. Hukum Copernicus I
E. Hukum Copernicus II
82. Vernal Equinox adalah
A. Bintang yang muncul di dekat ekuator selestial (ekuator langit) setiap tanggal 21 Maret
B. Titik perpotongan ekuator selestial (ekuator langit) dan garis equinox
C. Titik di angkasa dimana matahari memotong ekuator selestial (ekuator langit) pada tanggal
21 Maret
D. Komet yang muncul mendekati garis equinox setiap tanggal 21 Maret
E. Titik posisi matahari pada ekuator
83. Satu hari siderial
A. lebih lama hampir 4 menit dibandingkan satu hari matahari rata-rata
B. lebih pendek hampir 4 menit dibandingkan satu hari matahari rata-rata
C. sama dengan satu hari matahari rata-rata
D. lebih lama hampir 4 jam dibandingkan satu hari matahari rata-rata
E. lebih pendek hampir 4 jam dibandingkan satu hari matahari rata-rata
84. Satu hari sidereal dapat dihitung dengan cara
A. menghitung waktu yang diperlukan oleh sebuah bintang untuk mengelilingi bumi
B. menghitung waktu yang diperlukan oleh sebuah bintang untuk mengelilingi matahari
C. menghitung waktu yang diperlukan oleh sebuah bintang untuk mengelilingi bumi dan
matahari
D. menghitung waktu yang diperlukan oleh sebuah bintang untuk berpindah posisi terhadap
matahari
E. menghitung waktu yang diperlukan oleh sebuah bintang untuk berada kembali pada posisi
yang identik dengan posisi bintang tersebut di angkasa sehari sebelumnya
SEDANG
SEDANG
SEDANG
MUDAH
MUDAH
85. Jarak bumi terhadap matahari bervariasi, posisi dimana bumi memiliki jarak terjauh dari
matahari disebut
A. perihelion
B. aphelion
C. subhelion
D. parahelion
E. selehelion
86. Sumbu rotasi bumi miring terhadap bidang referensi sebesar
A. 20,5º
B. 21,5º
C. 22,5º
D. 23,5º
E. 24,5º
87. Yang termasuk planet terestria adalah
A. Merkurius, Venus, Bumi, Mars
B. Venus, Bumi, Mars, Jupiter
C. Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus
D. Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus
E. Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus
88. Planet-planet luar ternyata memiliki kemampatan yang lebih rendah dari pada planetplanet
dalam karena
A. jauh dari matahari
B. tidak memiliki atmosfer
C. terutama tersusun oleh helium dan hidrogen
D. memiliki jari-jari yang lebih besar
E. tidak mengandung air
89. Manakah yang merupakan satelit Jupiter?
A. Callisto
B. Europa
C. Ganymede
D. Io
E. Semua benar
90. Apa yang membentuk cincin yang mengelilingi Saturnus?
A. gas
B. awan
C. komet
D. uap air
E. partikel padat kecil
91. Asteriod ternyata pada umumnya mengorbit di antara lintasan 2 planet yaitu:
A. Merkurius dan Venus
B. Venus dan Bumi
C. Mars dan Júpiter
D. Júpiter dan Saturnus
E. Uranus dan Neptunus
92. Pada mengorbit mendekati matahari, ekor komet akan mengarah
A. mendekat ke arah matahari
B. menjauh dari matahari
C. tidak berubah
D. menjauh dari bulan
E. mendekat ke arah bulan
93. Struktur matahari dapat dibagi menjadi 4 yaitu:
A. interior, kulit, eksterior, korona
B. kulit, fotosfer, kromosfer, korona
C. interior, fotosfer, kromosfer, korona
D. fotosfer, kromosfer, kulit, korona
E. interior, fotosfer, kromosfer, kulit
94. Matahari mendapatkan energinya dengan proses
A. fusi nuklir
B. fisi nuklir
C. ledakan nuklir
D. mineral radioaktif
E. pasokan unsur radioaktif
95. Teleskop optik yang memanfaatkan kaca cembung untuk memfokuskan/mengumpulkan
cahaya disebut sebagai teleskop
A. refraksi
B. refleksi
C. difraksi
D. defleksi
E. bifraksi
96. Fakta bahwa bulan mengorbit mengelilingi bumi, sedangkan bulan dan bumi mengorbit
mengelilingi matahari, mengakibatkan adanya perbedaan jumlah hari dalam 1 bulan sinodis
dan 1 bulan siderial. Manakah pernyataan di bawah ini yang benar
A. jumlah hari bulan sinodis adalah 27 1/3 hari, sedangkan jumlah hari bulan siderial adalah
29 1/2
B. jumlah hari bulan sinodis adalah 28 1/3 hari, sedangkan jumlah hari bulan siderial adalah
27 1/2
C. jumlah hari bulan sinodis dan bulan siderial selalu berubah-ubah
D. jumlah hari bulan sinodis adalah 27 1/2 hari, sedangkan jumlah hari bulan siderial adalah
28 1/3
E. jumlah hari bulan sinodis adalah 29 1/2 hari, sedangkan jumlah hari bulan siderial adalah
27 1/3
97. Dalam 1 tahun, berapa kali umumnya gerhana bulan dapat terjadi?
A. 1 x
B. 2 x
C. 3 x
D. 4 x
E. 5 x
98. Pada jam 20:00 WIB, ketika Ahmad sedang berada di Observatorium Bosscha Lembang
ia melihat sebuah satelit melewati meridian dengan latar belakang Centaurus. Jika satelit itu
mempunya periode 10 jam. Pukul berapa satelit itu akan melewati kembali meridian Ahmad
dengan latar belakang Centaurus?.
A. 09:08:24 siang hari
B. 11:08:24 siang hari
C.. 13:08:24 siang hari
D. 15:08:24 siang hari
E. 20:08:24 siang hari
99. Berapakah percepatan gravitasi g, pada sebuah planet dengan rapat massa yang sama
dengan rapat massa Bumi tapi radiusnya 2 kali radius Bumi? (percepatan gravitasi bumi = 9,8
m/s2)
A. 4,9 m/s2
B. 9,8 m/s2
C. 14,7 m/s2
D. 19,6 m/s2
E. 24,5 m/s2
100. Sebuah bintang neutron mempunyai massa M= 4.1030 kg dan radius R=10 km.
Berapakah percepatan gravitasi di permukaannya? (Konstanta gravitasi universal G=6,67.10-
11 Nm2kg-2 )
A. 0,3. 1015 cm/s2
B. 0,9. 1015 cm/s2
C. 0,3. 1014 cm/s2
D. 0,9. 1014 cm/s2
E. 0,3. 1013 cm/s2

1 C 21 C 41 A 61 D 81 A
2 A 22 D 42 D 62 A 82 C
3 A 23 A 43 C 63 C 83 B
4 D 24 B 44 B 64 C 84 E
5 C 25 C 45 E 65 D 85 B
6 E 26 D 46 D 66 B 86 D
7 D 27 D 47 A 67 E 87 A
8 E 28 E 48 D 68 D 88 C
9 A 29 D 49 B 69 B 89 E
10 E 30 A 50 D 70 A 90 E
11 A 31 B 51 A 71 A 91 C
12 B 32 C 52 B 72 B 92 B
13 C 33 A 53 C 73 D 93 C
14 D 34 C 54 E 74 C 94 A
15 A 35 B 55 B 75 E 95 B
16 E 36 E 56 D 76 D 96 E
17 B 37 B 57 C 77 D 97 D
18 E 38 A 58 C 78 A 98 C
19 E 39 E 59 E 79 B 99 D
20 A 40 C 60 B 80 B 100 A