GEOGRAFI NEWS

GEOGRAFI NEWS : Geografi memiliki cabang ilmu, antara lain; geografi sosial, geografi ekonomi, geografi budaya, geografi politik, geografi fisik, geografi regional dan geografi teknik. GEOGRAFI NEWS : Pengertian geografi dalam arti sempit adalah ilmu tentang bumi GEOGRAFI NEWS : Geografi dalam arti luas adalah ilmu yang mempelajari tentang perbedaan dan persamaan fenomena geosfer dari sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan. GEOGRAFI NEWS : Geografi memiliki 3 pendekatan, yaitu ; 1. pendekatan ekologi atau lingkungan, 2. pendekatan regional complex atau kewilayahan, 3. pendekatan spatial atau keruangan. GEOGRAFI NEWS : Geografi menerapkan 4 prinsip dasar, yaitu; 1. prinsip distribusi, 2. prinsip interelasi, 3. prinsip diskripsi dan 4. prinsip korologi. GEOGRAFI NEWS : geografi mengkaji 2 jenis objek, antara lain ; 1. objek material, 2. objek formal. GEOGRAFI NEWS : konsep geograf ; konsep jarak, konsep letak, konsep interaksi, konsep pola, konsep aglomerasi, konsep keterjangkauan, konsep defferensiasi area, konsep topografi.

Senin, 24 Maret 2014

PREDIKSI SOAL GEOGRAFI UJIAN NASIONAL 2014

Geografi totok endrawan












I.  SOAL 
1.        Arus pergerakan barang dan jasa dari Jakarta ke Karawang berjalan dengan frekuensi yang tinggi. Hal ini disebabkan karena adanya potensi kedua wilayah yang berbeda. Konsep geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah …  .
A.       konsep lokasi
B.       konsep keterjangkauan
C.       konsep diferensiasi area
D.       konsep morfologi
E.        konsep aglomerasi

2.        Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di awal masa jabatannya bersilaturahmi ke kantor gubernur Jawa Barat. Salah satu yang menjadi agenda pertemuan adalah mengatasi masalah banjir yang terjadi setiap tahun di ibukota. Pendekatan geografi yang diupayakan oleh Pak Jokowi tersebut merupakan bagian dari rangkaian …  .
A.       pendekatan kompleks wilayah
B.       pendekatan kedinasan
C.       pendekatan struktural
D.       pendekatan lingkungan
E.        pendekatan keruangan

3.        Tingginya tingkat curah hujan, kelembapan, dan temperatur di Indonesia menyebabkan cepatnya proses pelapukan batuan, sehingga banyak proses pengikisan dan terbentuknya Dataran Tinggi (Plato) juga Peneplain. Prinsip geografi yang berkaitan dengan fenomena tersebut adalah …  .
A.       prinsip deskripsi
B.       prinsip distribusi
C.       prinsip korologi
D.       prinsip kronologi
E.        prinsip interelasi

4.        Fenomena geosfer :
1)        Banjir merusak beberapa rumah di Kampung Pulo – Jakarta Timur
2)        Banjir bandang telah mengubur beberapa rumah di Bogor
3)        Lahar dingin menutupi jalan raya di Magelang
4)        Penggundulan hutan mengubah kawasan DAS di Jawa Barat
5)        Rob merendam pemukiman di Kampung Muara Baru – Jakarta Utara
Aspek fisik yang berkaitan dengan fenomena hidrosfer antara lain berupa …  .
A.       (1), (2), dan (3)
B.       (1), (2), dan (4)
C.       (1), (3), dan (5)
D.       (2), (4), dan (5)
E.        (3), (4), dan (5)

5.        Gerakan lempeng berupa gerak Transform menghasilkan bentuk muka bumi berupa …  .
A.       Block Mountain
B.       Graben
C.       Geosinklinal
D.       Dekstral
E.        Kaldera

Minggu, 03 November 2013

GEODATABASE



Geografi totok endrawan



Geodatabase adalah Sistem Database Management (DBMS) di mana
data tersebut disimpan dan ber georeferenced /Geographic Information.
Perancangan geodatabase, perlu mempertimbangkan sebagai berikut:
1. Data seperti apa yang akan disimpan dalam database?
2. Dalam proyeksi apa, data tersebut akan disimpan?
3. Menetapkan aturan tentang bagaimana data tersebut dapat dimodifikasi?
4. Mengorganisir Object Classes dan Sub-Type?
5. Pemeliharaan Relationships antar Object dari jenis yang berbeda?
6. Apakah database dalam Networks?
7. Apakah database menyimpan Objects?

Jumat, 01 November 2013

PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP

Geografi totok endrawan

Menurut Otto Sumarwoto (1989) Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang memengaruhi kelangsungan hidup dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. 

Lingkungan tempat tinggal kita merupakan contoh yang paling mudah kita amati. Di dalamnya antara lain ada burung, kucing, ayam, kupu-kupu bahkan cacing atau belatung terdapat di sekitar kita bukan?
Secara umum lingkungan hidup dapat di bagi 2, yaitu sebagai berikut:
1.Lingkungan Biotik 
Lingkungan biotik (lingkungan organik) merupakan komponen makhluk hidup yang menghuni planet bumi, terdiri atas mikroorganisme, seperti bakteri dan virus, tumbuhan, hewan, dan manusia. 
Secara khusus, lingkungan biotik diklasifikasikan menjadi:
1) produsen, dalam hal ini tumbuhan yang memproduksi sumber bahan makanan bagi makhluk hidup lainnya;
2) konsumen, yaitu hewan serta manusia; dan
3) pengurai, yang merupakan mikroorganisme yang merombak dan menghancurkan sisa-sisa organisme yang telah mati. Termasuk ke dalam kelompok pengurai adalah jamur, bakteri, dan cacing tanah.


2. Lingkungan Abiotik 
Lingkungan abiotik adalah segala kondisi yang terdapat di sekitar makhluk hidup yang bukan organisme hidup, antara lain adalah batuan, tanah, mineral dan sinar matahari, lingkungan ini disebut juga lingkungan anorganik. Lingkungan abiotik merupakan kondisi yang terdapat di sekeliling makhluk hidup berupa benda mati (unsur anorganik), seperti batuan, tanah, mineral, dan udara. Lingkungan abiotik dinamakan juga lingkungan anorganik.

TSUNAMI

Geografi totok endrawan

Tsunami (bahasa Jepang: ę“„ę³¢; tsu = pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiahberarti "ombak besar di pelabuhan") adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombangtsunami dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Di laut dalam, gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1000 km per jam. Setara dengan kecepatan pesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Dengan demikian, laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut. Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter. Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai. Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami.

AMDAL (ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN)

Geografi totok endrawan

       
           Pada materi sebelumnya telah dibahas dan diungkap bahwa di
permukaan bumi ini banyak terjadi permasalahan lingkungan. Masalah
yang terjadi sebagian besar diawali oleh tindakan manusia, dan
semuanya nantinya akan berakhir ke manusia. Hal ini terjadi karena
manusia yang berbuat dan manusia juga yang akan merasakan
dampaknya. Sebagai contoh, pernahkah Anda membuang sampah secara
sembarangan ke sungai? Jika pernah, yang melakukan hal itu bukan
saja diri Anda namun masih banyak orang lain yang melakukannya.
Pembuangan sampah ke sungai bisa menyebabkan air menjadi tercemar.
Airnya menjadi berbau tidak enak bahkan sungai itu bisa mengalami
pendangkalan. Nah, apakah Anda juga mencium baunya?

Jumat, 13 September 2013

MEMBUAT PETA LINGKUNGAN SEKITAR

Geografi totok endrawan

       Peta yang biasa Anda lihat dan gunakan merupakan hasil pengukuran jarak dan arah pada daerah yang dipetakan. Agar Anda lebih memahami tentang peta, sebaiknya Anda untuk terjun langsung mempraktikannya walaupun masih dengan teknik dan alat yang sederhana. Anda bisa lakukan praktek pemetaan dengan membuat peta lingkungan sekitar atau peta sekolah. Alat yang bisa digunakan adalah kompas untuk pengukuran arah, meteran untuk pengukuran jarak, dan busur untuk menggambarkan arah hasil pengukuran di kertas.

1. Kompas dan cara penggunaannya

Kompas terdiri atas sebuah jarum yang satu ujungnya selalu menunjuk arah utara dan ujung satunya lagi menunjuk arah selatan. Arahkanlah kompas pada suatu objek dan geserlah ke objek lainnya. Apa yang terjadi dengan jarum kompas tersebut? Ya, jarum kompas ikut bergeser juga, bukan? Jarum kompas tersebut selalu menunjuk ke arah utara. Jika kompas digeser ke berbagai arah, maka jarum kompas akan selalu bergerak menuju ke arah utara.

Kompas juga terdiri atas piringan kompas yang di atasnya terdapat angka derajat (0 sampai 360 derajat). Piringan tersebut ikut bergerak seiring bergeraknya jarum kompas. Posisi suatu objek ditentukan dengan melihat angka derajat pada piringan kompas oleh suatu pointer (garis penunjuk). Jika pointer menunjukkan angka 270 derajat, maka posisi benda tersebut sebesar 270 derajat dari utara.

Adapun langkah-langkah penggunaan kompas yang harus Anda pahami adalah sebagai berikut:

Senin, 09 September 2013

PENGERTIAN GEOGRAFI

Geografi/totok endrawan

Geografi adalah ilmu tentang bumi dan ruang angkasa, Geografi berasal dari kata geo dan graphien,  geografi terdiri dari geografi social, geografi politik, geografi fisik, geografi regional, kartografi, geografi ekonomi, geografi budaya, geografi hewan dan tumbuhan serta geografi teknik.
Berikut ini cabang ilmu geografi ;
1.      Geomorfologi
2.      Geologi
3.      Hidrologi
4.      Zoogeografi
5.      Meteorology
6.      Klimatologi
7.      Kosmografi
8.      Kartografi
9.      Oceanografi

Minggu, 08 September 2013

Geografi Aspek Kependudukan

Geografi/totok endrawan


Aspek Kependudukan

People of the world


A.    Tingkat kelahiran penduduk (Fertilitas/Natalitas)
Kelahiran merupakan salah satu unsur kependudukan yang bersifat menambah jumlah penduduk. Kelahiran adalah kemampuan seorang wanita melahirkan yang tercermin dalam jumlah bayi yang dilahirkan. Kelahiran bayi dapat dibedakan menjadi lahir hidup dan lahir mati. Bayi dikatakan lahir hidup apabila sewaktu lahir mempunyai tanda-tanda kehidupan, misalnya bernapas, ada gerakan otot, dan ada denyut jantung. Apabila bayi sewaktu lahir tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, maka disebut lahir mati.
Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran (antinatalitas) dan yang mendukung kelahiran (pronatalitas).
1.      Faktor-Faktor Pronatalitas
a.       Kawin usia muda
b.      Rendahnya tingkat kesehatan
c.       Anggapan banyak anak banyak rejeki
d.      Jaminan untuk hari tua ada yang merawat
e.       Masa-masa damai
2.      Persebaran Hewan di Permukaan Bumi
a.       Adanya ketentuan batas usia menikah.
b.      Adanya program pemerintah yang membatasi kelahiran.
c.       Adanya pembatasan tunjangan bagi pegawai negeri.
d.      Adanya anggapan sebagian orang tua bahwa anak merupakan beban bagi orang tua.
e.       Peperangan

Senin, 19 Agustus 2013

PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

Geografi/totok endrawan

          Konsep pembangunan berkelanjutan belum terlihat jelas, kendati
berbagai konvensi internasional dan pertemuan-pertemuan besar telah melahirkan
berbagai gagasan maupun kesepakatan termasuk yang mempunyai implikasi hukum
secara internasional. Namun demikian, pada garis besarnya proses menuju pelaksanaan
pembangunan berkelanjutan meliputi tindakan-tindakan di bidang kebijakan publik yang
meliputi antara lain:
1. Kebijakan konservasi dan diversifikasi energi, ke arah pengurangan penggunaan
energi fosil dan makin dominannya penggunaan energi alternatif yang ramah
lingkungan.
2. Kebijakan kependudukan untuk menahan laju pertumbuhan penduduk sampai ke
tingkat yang dapat ditenggang oleh keberadaan sumber daya alam dan dapat terlayani
baik oleh fasilitas publik di bidang kesejahteraan rakyat.
3. Kebijakan spatial untuk menjamin penggunaan ruang wilayah sehingga berbagai
kegiatan ekonomi manusia dapat berjalan secara serasi didukung oleh infrastruktur
fisik yang memadai, sekaligus juga menyediakan sebagian ruang alam di darat dan di
perairan untuk konservasi sumber daya alam.
4. Kebijakan untuk menanamkan budaya dan gaya hidup hemat, bersih dan sehat,
sehingga kualitas hidup manusia dapat terjamin dengan menghindarkan pemborosan
energi, material dan mengurangi tindakan medik kuratif.
5. Kebijakan pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan untuk menjamin
tersedianya kebutuhan dasar manusia akan air bersih, udara bersih, sumber-sumber
makanan dan pencegahan bencana.
6. Kebijakan di bidang hukum, informasi, pemerintahan, ekonomi, fiskal dan pendidikan
dan lainnya untuk menunjang hal-hal di atas.