GEOGRAFI NEWS

GEOGRAFI NEWS : Geografi memiliki cabang ilmu, antara lain; geografi sosial, geografi ekonomi, geografi budaya, geografi politik, geografi fisik, geografi regional dan geografi teknik. GEOGRAFI NEWS : Pengertian geografi dalam arti sempit adalah ilmu tentang bumi GEOGRAFI NEWS : Geografi dalam arti luas adalah ilmu yang mempelajari tentang perbedaan dan persamaan fenomena geosfer dari sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan. GEOGRAFI NEWS : Geografi memiliki 3 pendekatan, yaitu ; 1. pendekatan ekologi atau lingkungan, 2. pendekatan regional complex atau kewilayahan, 3. pendekatan spatial atau keruangan. GEOGRAFI NEWS : Geografi menerapkan 4 prinsip dasar, yaitu; 1. prinsip distribusi, 2. prinsip interelasi, 3. prinsip diskripsi dan 4. prinsip korologi. GEOGRAFI NEWS : geografi mengkaji 2 jenis objek, antara lain ; 1. objek material, 2. objek formal. GEOGRAFI NEWS : konsep geograf ; konsep jarak, konsep letak, konsep interaksi, konsep pola, konsep aglomerasi, konsep keterjangkauan, konsep defferensiasi area, konsep topografi.

Minggu, 08 September 2013

Geografi Aspek Kependudukan

Geografi/totok endrawan


Aspek Kependudukan

People of the world


A.    Tingkat kelahiran penduduk (Fertilitas/Natalitas)
Kelahiran merupakan salah satu unsur kependudukan yang bersifat menambah jumlah penduduk. Kelahiran adalah kemampuan seorang wanita melahirkan yang tercermin dalam jumlah bayi yang dilahirkan. Kelahiran bayi dapat dibedakan menjadi lahir hidup dan lahir mati. Bayi dikatakan lahir hidup apabila sewaktu lahir mempunyai tanda-tanda kehidupan, misalnya bernapas, ada gerakan otot, dan ada denyut jantung. Apabila bayi sewaktu lahir tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, maka disebut lahir mati.
Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran (antinatalitas) dan yang mendukung kelahiran (pronatalitas).
1.      Faktor-Faktor Pronatalitas
a.       Kawin usia muda
b.      Rendahnya tingkat kesehatan
c.       Anggapan banyak anak banyak rejeki
d.      Jaminan untuk hari tua ada yang merawat
e.       Masa-masa damai
2.      Persebaran Hewan di Permukaan Bumi
a.       Adanya ketentuan batas usia menikah.
b.      Adanya program pemerintah yang membatasi kelahiran.
c.       Adanya pembatasan tunjangan bagi pegawai negeri.
d.      Adanya anggapan sebagian orang tua bahwa anak merupakan beban bagi orang tua.
e.       Peperangan

Senin, 19 Agustus 2013

PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

Geografi/totok endrawan

          Konsep pembangunan berkelanjutan belum terlihat jelas, kendati
berbagai konvensi internasional dan pertemuan-pertemuan besar telah melahirkan
berbagai gagasan maupun kesepakatan termasuk yang mempunyai implikasi hukum
secara internasional. Namun demikian, pada garis besarnya proses menuju pelaksanaan
pembangunan berkelanjutan meliputi tindakan-tindakan di bidang kebijakan publik yang
meliputi antara lain:
1. Kebijakan konservasi dan diversifikasi energi, ke arah pengurangan penggunaan
energi fosil dan makin dominannya penggunaan energi alternatif yang ramah
lingkungan.
2. Kebijakan kependudukan untuk menahan laju pertumbuhan penduduk sampai ke
tingkat yang dapat ditenggang oleh keberadaan sumber daya alam dan dapat terlayani
baik oleh fasilitas publik di bidang kesejahteraan rakyat.
3. Kebijakan spatial untuk menjamin penggunaan ruang wilayah sehingga berbagai
kegiatan ekonomi manusia dapat berjalan secara serasi didukung oleh infrastruktur
fisik yang memadai, sekaligus juga menyediakan sebagian ruang alam di darat dan di
perairan untuk konservasi sumber daya alam.
4. Kebijakan untuk menanamkan budaya dan gaya hidup hemat, bersih dan sehat,
sehingga kualitas hidup manusia dapat terjamin dengan menghindarkan pemborosan
energi, material dan mengurangi tindakan medik kuratif.
5. Kebijakan pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan untuk menjamin
tersedianya kebutuhan dasar manusia akan air bersih, udara bersih, sumber-sumber
makanan dan pencegahan bencana.
6. Kebijakan di bidang hukum, informasi, pemerintahan, ekonomi, fiskal dan pendidikan
dan lainnya untuk menunjang hal-hal di atas.

Rabu, 08 Mei 2013

Global warming


Global warming is the rise in the average temperature of Earth's atmosphere and oceans since the late 19th century and its projected continuation. Since the early 20th century, Earth's mean surface temperature has increased by about 0.8 °C (1.4 °F), with about two-thirds of the increase occurring since 1980.[2] Warming of the climate system is unequivocal, and scientists are more than 90% certain that it is primarily caused by increasing concentrations of greenhouse gases produced by human activities such as the burning of fossil fuels and deforestation.[3][4][5][6] These findings are recognized by the national science academies of all major industrialized nations.[7][A]
Climate model projections were summarized in the 2007 Fourth Assessment Report (AR4) by the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). They indicated that during the 21st century the global surface temperature is likely to rise a further 1.1 to 2.9 °C (2 to 5.2 °F) for their lowest emissions scenario and 2.4 to 6.4 °C (4.3 to 11.5 °F) for their highest.[8] The ranges of these estimates arise from the use of models with differing sensitivity to greenhouse gas concentrations.[9][10]

El Niño–Southern Oscillation

Geografi/totok endrawan

El Niño–Southern Oscillation (pron.: /ɛlˈnnj/, Spanish pronunciation: [el ˈniɲo], ENSO), or El Niño/La Niña–Southern Oscillation, is a band of anomalously warm ocean water temperatures that occasionally develops off the western coast of South America and can cause climatic changes across the Pacific Ocean. The 'Southern Oscillation' refers to variations in the temperature of the surface of the tropical eastern Pacific Ocean (warming and cooling known as El Niño and La Niña, respectively) and in air surface pressure in the tropical western Pacific. The two variations are coupled: the warm oceanic phase, El Niño, accompanies high air surface pressure in the western Pacific, while the cold phase, La Niña, accompanies low air surface pressure in the western Pacific.[2][3] Mechanisms that cause the oscillation remain under study.
The extremes of this climate pattern's oscillations cause extreme weather (such as floods and droughts) in many regions of the world. Developing countries dependent upon agriculture and fishing, particularly those bordering the Pacific Ocean, are the most affected. In popular usage, the El Niño–Southern Oscillation is often called just "El Niño". El niño is Spanish for "the child", and refers to the Christ child, Jesus, because periodic warming in the Pacific near South America is usually noticed around Christmas.[

Rabu, 19 Desember 2012

INTAN DAN OIL

Geografi/totok endrawan



           Banyak yang berpikiran bahwa Intan yang isinya Carbon merupakan proses metamorfose dari batubara tingkat tinggi. Mengharapkan bahwa bila mendapatkan antracite nantinya akan ketemu juga intan karena intan merupakan proses kelanjutannya. Namun kenyataannya keterdapatan intan berasosiasi dengan intrusive breccia. Atau dalam kehidupan sehari-hari merupakan sebuah cerobong gunung api.
Bagaimana kisah keterdapatan intan ini ? Silahkan diresapi dibawah ini.

Plume Tectonic

                Plume tectonics sebagai mantle plume hypothesis telah dikemukakan pertama kalinya oleh Wilson (1963 - A possible origin of the Hawaiian islands: Can. J. Phys, 41, 863-870) dan Morgan (1971 - Convection plumes in the lower mantle: Nature, 230, 42-43) saat menjelaskan hotspot volcanoes seperti di Hawaii dan Iceland. Saat itu, mantle plume didefinisikan sebagai massa ringan (buoyant) material mantel yang naik karena keringanannya secara densitas (buoyancy). Saat mencapai litosfer, dikenal yang namanya plume heads dengan diameter 500–3000 km, dan plume tails yang diameternya 100–500 km yang masuk jauh ke mantel atas. Pentingnya peranan mantle plume, terutama superplume, dalam evolusi geodinamika Bumi, pertama kali diajukan oleh Maruyama (1994 - Plume tectonics: J. Geol.
Soc. Jpn., 100, 24-49) yang menyebutnya sebagai plume tectonics theory. Plume tectonics secara komprehensif dibahas dalam buku tulisan Condie (2001 - Mantle Plumes and Their Record in Earth History, Camridge University Press, Cambridge, 306 ps).
plumeplateearth_350
Model Pule Tectonic

Rabu, 14 November 2012

BENTUK MUKA BUMI

Geografi/totok endrawan

BENTUK MUKA BUMI


         Pernahkah Anda berpikir, kenapa permukaan bumi tidak rata? Kenapa di satu daerah terdiri
dari daerah pegunungan, sementara di daerah lainnya hamparan dataran rendah yang luas?
Atau mungkin Anda mengira bahwa dasar lautan itu rata? Ternyata sama dengan di daratan,
dasar lautan tidak rata. Kenapa hal ini bisa terjadi? Faktor apakah yang menyebabkannya
serta apa pengaruh bentuk permukaan bumi itu bagi kehidupan. Nah, pada modul ini kita
akan menemukan jawabannya.
Modul ini akan mempelajari keanekaan bentuk dan potensi muka bumi. Untuk memudahkan
dalam memahaminya, modul ini dibagi menjadi tiga kegiatan. Kegiatan pertama menguraikan
tentang relief muka bumi dan vulkanisme. Kegiatan dua menjelaskan pelapukan, erosi dan
sedimentasi. Sedangkan dalam kegiatan tiga menjelaskan pengaruh bentuk, persebaran,
potensi muka bumi terhadap kehidupan.

Jumat, 09 November 2012

SUMBER DAYA ALAM ( NATURE RESSOURCE )

Geografi / Totok Endrawan / https://www.facebook.com/totok.endrawan

                       Sumber Daya Alam 

Tembaga Pura atau Emas Pura ( mana yg benar ya )
A. Pengertian Sumber Daya Alam

         Sumber daya alam (nature resource) adalah potensi alam yang dapat dikembangkan untuk proses produksi, sumber daya alam merupakan unsur lingkungan hidup yang mendukung kehidupan manusia. Sumber daya alam terbentuk karena kekuatan alamiah misalnya tanah, air, dan udara. Namun potensi sumber daya alam tersebut tidak akan bermanfaat apabila tidak diolah oleh manusia. Sumber daya alam berhubungan dengan ketersediaan barang-barang di alam yang dapat dijadikan sebagai kebutuhan manusia. Sumber daya alam dapat dimanfaatkan manusia untuk mempertahankan kehidupan dan peradabannya. Sumber daya alam adalah semua kekayaan berupa benda mati maupun benda hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Pemanfaatan sumber daya alam ada yang langsung dapat dimanfaatkan seperti air, udara, panas matahari, dan ada pula yang harus diolah lebih dahulu. Untuk bahan makanan misalnya jagung, padi, gandum, dan sayur-mayur harus diolah terlebih dahulu. Jadi pengertian sumber daya alam ditentukan berdasarkan kegunaannya bagi manusia. Contoh lahan yang subur dapat dijadikan daerah pertanian potensial, sehingga sumber daya alam yang tinggi nilainya. B. Jenis-jenis Sumber Daya Alam 1. Penggolongan Sumber Daya Alam Berdasarkan bagian atau bentuk yang dapat dimanfaatkan, sumber daya alam diklasifikasikan menjadi berikut ini. a. Sumber daya alam materi Sumber daya alam materi adalah sumber daya alam yang berupa benda mati, diambil dari alam secara langsung maupun melalui proses penambangan, pengolahan, sehingga memiliki manfaat yang lebih untuk kelangsungan kehidupan manusia. Contoh 1) Mineral magnetit, hematite, limonit, dan pasir kuarsa dapat dilebur menjadi besi baja yang digunakan untuk membuat kerangka beton, bahan kendaraan, alat rumah tangga, dan sebagainya. 2) Air, sinar matahari, udara dapat langsung diperoleh dan dimanfaatkan secara langsung tanpa proses pengolahan. 3) Minyak bumi dapat diolah menjadi bahan bakar seperti bensin, solar, avtur, bensol, paraffin, pertamax, oli, premium, dan sisanya dibuat aspal.

Minggu, 26 Agustus 2012

SUMBER DAYA MANUSIA ( SDM )

Geografi/totok endrawan


                                                                    Kegiatan Belajar 1
                                           PENDUDUK SEBAGAI SUMBER DAYA MANUSIA

Penduduk Indonesia

             Setelah selesai mempelajari kegiatan belajar 1, diharapkan Anda dapat:
1. menjelaskan pengertian sumber daya manusia;
2. menjelaskan cara-cara untuk mengetahui jumlah penduduk;
3. menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk;
4. menyebutkan tiga bentuk piramida penduduk; dan
5. menjelaskan tiga faktor yang dapat digunakan untuk menentukan kualitas sumber daya
manusia.
Sumber daya manusia
Masih ingatkah Anda tentang pengertian sumber daya manusia yang telah
dibahas di SLTP? Pembahasan sumber daya manusia ditingkat SMU tentunya
lebih lengkap dan mendalam. Baiklah, untuk mempercepat ingatan dan pembahasan
perhatikan definisi di bawah ini!
Sumber daya manusia adalah seluruh kemampuan atau potensi penduduk yang berada di
dalam suatu wilayah tertentu beserta karakteristik atau ciri demografis, sosial maupun
ekonominya yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembangunan. Jadi membahas
sumber daya manusia berarti membahas penduduk dengan segala potensi atau
kemampuannya. Potensi manusia menyangkut dua aspek yaitu aspek kuantitas dan kualitas.
Karakteristik demografi merupakan aspek kuantitatif sumber daya manusia yang dapat
digunakan untuk menggambarkan jumlah dan pertumbuhan penduduk, penyebaran penduduk
dan komposisi penduduk.
Karakteristik sosial dan ekonomi berhubungan dengan kualitas (mutu) sumber daya manusia.
Keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan oleh suatu negara, sangat ditentukan oleh
kualitas sumber daya manusia yang ada baik secara fisik maupun mental.
Sumber daya manusia atau penduduk menjadi aset tenaga kerja yang efektif untuk
menciptakan kesejahteraan.
Kekayaan alam yang melimpah tidak akan mampu memberikan manfaat yang besar bagi
manusia apabila sumber daya manusia yang ada tidak mampu mengolah dan memanfaatkan
kekayaan alam yang tersedia.
Demikianlah kita harus memahami betapa pentingnya mengupayakan agar sumber daya
alam berkualitas tinggi sehingga tidak menjadi beban bagi pembangunan.

Gambar 1. Manusia sebagai sumber daya manusia,
keberadaannya menentukan nasib bangsa.
Sampai disini apakah Anda telah memahami pengertian Sumber Daya Manusia?
Selanjutnya agar pemahaman Anda lebih lengkap, perhatikan uraian berikut ini!
Pembahasan penduduk yang dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi sumber daya
manusia meliputi:

Rabu, 15 Agustus 2012

LUMPUR LAPINDO, BENCANA ALAM ATAUKAH BENCANA SOSIAL ?

Geografi/totok endrawan


          Lagu Indonesia Raya menggema di Aula  Utama Gedung A3 lantai 2 Universitas Negeri Malang (UM) sebagai salah satu rangkaian  acara Kuliah Umum berjudul 'Ekologi Politik Dalam Fenomena Lumpur Lapindo, Rabu (08/02/20012) dengan pemateri Vinsensius Santoso, yang merupakan peneliti Java Collaps dan mantan team Ad Hoc Penyelidikan Pro Justicia Komnas HAM Kasus Lumpur Lapindo. As'ad Syamsul Arifin, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UM, ditunjuk sebagai moderator dalam kuliah umum ini.
 Acara yang diselenggarakan oleh BEM FIS tersebut dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari kalangan mahasiswa serta umum, turut hadir pula Dekan FIS UM, Prof. Dr. Hariyono,  M.Pd.