Dalam mengaktualisasi dan mengimplementasikan pendidikan geografi guna
meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang wilayah geografi Indonesia
sekaligus menjadi dasar pembentukan karakter bangsa dan kedaulatan bangsa
sehingga tidak mudah dihasut oleh faham-faham asing yang bertujuan menceraiberai
nilai-nilai kebangsaan. Pengimplementasian “Jati Diri Keilmuan Geografi”
9 | R u m a h S u l u h
dan aktualisasi pemahaman “peta wilayah geografi Indonesia” yang
menggambarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seperti ditunjukkan
pada Gambar 1 merupakan syarat mutlak bagi pembentukan karakter bangsa dan
kedaulatan bangsa Indonesia.
Gambar 1. Peta Negara Kesatuan Republik Indonesia (BIG, 2014)
Estafet kepemimpinan Presiden I RI hingga Presiden VI RI akhirnya
menghasilkan wilayah geografi Indonesia (Gambar 1) sebagai Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI) harus dipertahankan (sebagai harga mati) jangan
sampai terulang akan kehilangan sebagian wilayah geografi Indonesia lagi.
Kehilangan kepercayaan diri bangsa Indonesia harus terangkat kembali dengan
kepemimpinan Presiden VII RI terpilih (JOKOWI-JK) melalui perjuangan “Kabinet
Indonesia Hebat”. Salah satu program yang mendesak bagi bangsa Indonesia
dalam menjaga kewibawaan dan keutuhan NKRI sebagai bangsa yang
berkepribadian mandiri adalah menjaga wilayah perbatasan RI. Bangsa Indonesia
harus mampu menjaga pulau-pulau terluar yang berbatasan dengan wilayah
negara tetangga, baik yang berupa batas daratan (Malaysia, Timor Leste, dan
10 | R u m a h S u l u h
Papua New Guinea) dan yang berupa batas laut/lautan (Pilippina, Singapura,
Vietnam, Thailand, Palau, Australia, India).
Pengimplementasian pemahaman wilayah geografi Indonesia yang berbatasan
dengan 10 wilayah negara asing tersebut menjadi tugas bangsa Indonesia untuk
menjaga
Jumat, 19 Agustus 2016
AKTUALISASI DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN GEOGRAFI DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN WILAYAH GEOGRAFI INDONESIA SEBAGAI DASAR PEMBENTUKAN KARAKTER DAN KEDAULATAN BANGSA
Sabtu, 07 Mei 2016
MENCEGAH BANJIR DENGAN LUBANG BIOPORI
Geografi
Lubang
Biopori atau Sumur Biopori belakangan ini
ramai dibicarakan sebagai salah satu bentuk kepedulian kita terhadap
kelestarian lingkungan. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan lubang biopori?
Bagaimana hal ini dapat bermanfaat bagi kita?
Secara
alami, biopori adalah lubang-lubang kecil pada tanah yang terbentuk akibat
aktivitas organisme dalam tanah seperti cacing atau pergerakan akar-akar dalam
tanah. Lubang tersebut akan berisi udara dan menjadi jalur mengalirnya air.
Jadi air hujan tidak langsung masuk ke saluran pembuangan air, tetapi meresap
ke dalam tanah melalui lubang tersebut.
Tetapi,
di daerah perkotaan, keberadaan pepohonan semakin tergusur oleh
bangunan-bangunan sehingga lubang biopori menjadi semakin langka. Lagi pula,
banyaknya pepohonan tidak selalu mengartikan akan ada banyak air yang terserap,
karena permukaan tanah yang tertutup lumut membuat air tidak dapat meresap ke
tanah.
Untuk
mengatasi masalah tersebut, maka dibuatlah lubang resapan atau sumur resapan
buatan manusia yang sekarang dikenal dengan lubang biopori. Biopori dapat
dibuat di halaman depan, halaman belakang atau taman dari rumah. Lubang biopori
sendiri umumnya dibuat dengan lebar kira-kira 30 cm, jarak antar lubang sekitar
50 cm-100 cm.
Kita
tidak akan sia-sia bila membuat biopori ini. Manfaat yang bisa didapat antara
lain :
1. Mencegah
banjir
Banjir
sendiri telah menjadi bencana yang merugikan bagi warga Jakarta. Keberadaan
lubang biopori dapat menjadi jawaban dari masalah tersebut. Bayangkan bila
setiap rumah, kantor atau tiap bangunan di Jakarta memiliki biopori berarti
jumlah air yang segera masuk ke tanah tentu banyak pula dan dapat mencegah
terjadinya banjir.
2. Tempat
pembuangan sampah organik
Banyaknya
sampah yang bertumpuk juga telah menjadi masalah tersendiri di kota Jakarta.
Kita dapat pula membantu mengurangi masalah ini dengan memisahkan sampah rumah
tangga kita menjadi sampah organik dan non organik. Untuk sampah organik dapat
kita buang dlaam lubang biopori yang kita buat.
3. Menyuburkan
tanaman
Sampah
organik yang kita buang di lubang biopori merupakan makanan untuk organisme
yang ada dalam tanah. Organisme tersebut dapat membuat sampah menjadi kompos
yang merupakan pupuk bagi tanaman di sekitarnya.
4. Meningkatkan
kualitas air tanah
Organisme
dalam tanah mampu membuat samapah menjadi mineral-mineral yang kemudian dapat
larut dalam air. Hasilnya, air tanah menjadi berkualitas karena mengandung
mineral.
Kamis, 05 Mei 2016
CABANG-CABANG ILMU GEOGRAFI
![]() |
| Globe |
Dalam
ilmu pelajaran geografi sering kita temukan mengenai
beberapa pengelompokan fenomena alam berdasarkan cabang-cabang dalam ilmu
geografi. Geografi juga memiliki penjelasan berdasarkan penggunaan kata
geografi yang pertama kali.
Orang yang pertama kali menggunakan kata ”geografi” adalah
Erathosthenes (276-194 SM) yang berasal dari bahasa yunani yaitu Geographia
yang artinya bumi menggambarkan adalah tentang bumi dan tanah-tanahnya, fitur,
penduduk dan fenomena Sedangkan sejarah secara harfiah adalah “untuk mejelaskan
atau menulis”.
Cabang -cabang ilmu geografi secara garis besar di bagi
menjadi dua yaitu geografi fisik dan geografi manusia, namun dari ke dua cabang
tersebut akan terbagi-bagi menjadi beberapa bagian lainnya.
Berikut adalah penjelasannya mengenai cabang-cabang ilmu
geografi :
A. Geografi Fisik
Geografi fisik adalah ilmu geografi yang mempelajari gejala
fisik yang berasal dari permukaan bumi yaitu tanah, air, dan udara yang dengan
berbagai prosesnya. Geografi fisik merupakan gejala alamiah permukaan bumi yang
menjadi sebagai tempat hidup manusia.
Geografi fisik diantaranya adalah Geologi, Ilmu tanah,
Geomorfologi Oseanografi dan Klimatologi. Berikut adalah penjelasannya.
1. Geologi
Geologi yaitu ilmu geografi yang mempelajari tentang suatu
ilmu bumi berdasarkan struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, komposisinya dan
proses pembentukannya atau yang biasa di sebut dengan ilmu batuan. Ini adalah
contoh fenomena alam yang masuk ke cabang geologi yaitu :
2. Ilmu tanah
Ilmu tanah adalah ilmu geografi yang mempelajari sifat-sifat
fisik tanah dan segala sesuatu yang berhubungan dengan jenis tanah yang ada di
alam.
3. Geomorfologi
Geomorfologi adalah ilmu geografi yang mempelajari mengenai
proses secara ilmiah mengenai permukaan bumi dan proses-proses yang terjadi
pada bagian-bagian dari bumi. Yang secara luas berhubungan dengan bentuk lahan.
4. Oseanografi
Oseanografi adalah ilmu geografi yang mempelajari ilmu yang
mempelajari secara detail mengenai samudera dan lautan seperti struktur
salinitas, pencampuran, arus rekayasa laut,ombak, sedimen kelautan dan
lain-lain sebagainya.
5. Meteorologi dan
Kilimatologi
Meteorologi dan Kilimatologi adalah ilmu geografi yang
sama-sama mempelajari mengenai gejala cuaca dan iklim di indonesia serta iklim
di seluruh dunia. Hasil penelitian dari badan meteorologi dan kilimatologi
adalah proses terjadinya pelangi.
Sabtu, 10 Oktober 2015
LETAK GEOGRAFIS LETAK GEOLOGIS DAN LETAK ASTRONOMIS INDONESIA
Geografi / https://www.facebook.com/totok.endrawan
Letak astronomis adalah letak suatu tempat dilihat dari
posisi garis lintang dan garis bujur. Garis lintang merupakan garis imajiner
yang membentang horisontal melingkari bumi sedangkan garis bujur merupakan
garis imajiner yang melingkari bumi secara vertikal.
Garis
Lintang dan Bujur dibagi menjadi dua yaitu Garis Lintang Utara dan Garis
Lintang Selatan yang dibatasi oleh garis ekuator(khatulistiwa) dan Garis Bujur
Barat dan dan Bujur Timur yang dibatasi oleh Greenwich Mean Time.
Letak Astronomis Indonesia adalah 6o LU (Lintang
Utara) - 11o LS (Lintang Selatan) dan antara 95o BT (Bujur Timur) - 141o BT
(Bujur Timur).
Jika
dilihat dari posisi astronomis Indonesia terletak di kawasan iklim
tropis dan berada di belahan timur bumi.
Indonesia
berada di kawasan tropis, hal ini membuat Indonesia selalu disinari matahari
sepanjang tahun. Di Indonesia hanya terjadi dua kali pergantian musim dalam
setahun yaitu musim kemarau dan hujan. Negara-negara yang memiliki iklim tropis
pada umumnya dilimpahi alam yang luar biasa. Curah hujan tinggi akan membuat
tanah menjadi subur. Flora dan fauna juga sangat beraneka ragam.
Sedangkan pengaruh dari letak dilihat dari garis bujur,
maka Indonesia memiliki perbedaan waktu yang dibagi menjadi tida daerah waktu
yaitu Indonesia bagian timur (WIT), Indonesia bagian tengah(WITA), dan
Indonesia bagian barat(WIB).
Minggu, 27 September 2015
Bapak Geografi Indonesia
Geografi - Geography
Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan.
Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan.
Definisi ini seringkali anda temukan dan disampaikan oleh guru IPS anda mulai dari SMP-SMA. Dilihat dari definisi itu tak sembarang orang bisa merumuskan dengan mudah pastinya dikaitkan dengan para praktisi pendidikan yang mempunyai keahlian dalam bidang geografi, Siapakah beliau ? Ya, beliau adalah R. Bintarto atau lebih populer dengan nama Prof.Drs. H. R. Bintarto Guru besar UGM yang dikukuhkan pada tanggal 19/06/71 dengan pidato pengukuhan yang berjudul Kota Yogyakarta (Suatu Tinjauan Geografi Sosial). Sedangkan definisi tentang Geografi itu sendiri di rumuskan pada tahun 1981. Walaupun sudah tiada tapi bagi seorang Mahasiswa,Guru hingga Dosen Geografi nama dan sosok beliau sudahlah tak asing lagi yang bisa dikatakan sangatlah berperan penting dalam masalah pendidikan terbukti dengan karya-karya yang seringkali menjadi rujukan sekaligus beliau mendapat berbagai penghargaan. Untuk mengenal lebih lanjut berikut adalah biografi singkat beliau :
Minggu, 28 Juni 2015
TOPOLOGI
Geografi / Totok Endrawan / https://www.facebook.com/totok.endrawan
Pengertian
Topologi
Topology adalah
pendefinisian secara matematis yang menerangkan hubungan
relative antara objek
yang satu dengan objek yang lain. Dalam GIS topology
didefinisikan oleh user
sesuai dengan karakteristik data seperti line, polygon
maupun point/titik.
Setiap karakteristik data tertentu mempunyai rule/aturan
tertentu. Rule atau
aturan tersebut secara default telah disediakan oleh software
GIS.
Sebagai contoh untuk
objek type polygon aturan yang umum di berlakukan
adalah :
1. Antar Polygon tidak
boleh saling bertampalan.
2. Antar Polygon tidak
boleh ada celah (gap).
Toleransi
Jarak Snaping
Adalah besarnya
toleransi jarak antar feature yang memungkinkan
penyambungan antar
feature satu dengan feature terdekat.
Minggu, 21 Desember 2014
GEOGRAFI INDONESIA
Geografi / Totok Endrawan / https://www.facebook.com/totok.endrawan
Indonesia memiliki sekitar 17.504 pulau (menurut data tahun 2004; lihat pula: jumlah pulau di Indonesia), sekitar 6.000 di antaranya tidak berpenghuni tetap, menyebar sekitar katulistiwa, memberikan cuaca tropis. Pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa, di mana lebih dari setengah (65%) populasi Indonesia. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa,Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian Jaya dan rangkaian pulau-pulau ini disebut pula sebagai kepulauan Nusantara atau kepulauan Indonesia.
Dari Wikipedia bahasa
Indonesia, ensiklopedia bebas
Indonesia memiliki sekitar 17.504 pulau (menurut data tahun 2004; lihat pula: jumlah pulau di Indonesia), sekitar 6.000 di antaranya tidak berpenghuni tetap, menyebar sekitar katulistiwa, memberikan cuaca tropis. Pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa, di mana lebih dari setengah (65%) populasi Indonesia. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa,Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian Jaya dan rangkaian pulau-pulau ini disebut pula sebagai kepulauan Nusantara atau kepulauan Indonesia.
Peta garis kepulauan Indonesia, Deposit oleh Republik
Indonesia pada daftar titik-titik koordinat geografis berdasarkan pasal 47,
ayat 9, dari Konvensi PBB tentang Hukum Laut [
Indonesia memiliki lebih dari 400 gunung berapi and 130
di antaranya termasuk gunung berapi aktif. Sebagian dari gunung berapi terletak
di dasar laut dan tidak terlihat dari permukaan laut. Indonesia merupakan
tempat pertemuan 2 rangkaian gunung berapi aktif (Ring of Fire).
Terdapat puluhan patahan aktif di wilayah Indonesia.
A.
Keadaan alam
1. Letak
Astronomis Indonesia ;
·
6 Derajat
Lintang Utara sampai 11 Derajat Lintang Selatan
·
95
Derajat Bujur Timur sampai 141 Derajat Bujur Timur
2.
Letak Geologi Indonesia
Indonesia
berada diantara tiga lempeng tektonik utama yaitu ;
·
Di
sebelah barat dan utara berbatasan dengan Lempeng Eurasia
·
Di
sebelah selatan berbatasan dengan Lempeng Australia
·
Di
sebelah timur berbatasan dengan Lempeng Pasifik
3.
Letak Geografis Indonesia
Sebagian ahli membagi Indonesia atas tiga wilayah geografis
utama yakni:
·
Indonesia
Barat meliputi : Kepulauan
Sunda Besar meliputi pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi.
·
Indonesia
Tengah meliputi :Kepulauan
Sunda Kecil meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa
Tenggara Timur.
Pada zaman es terakhir, sebelum tahun 10.000 SM (Sebelum
Masehi), pada bagian barat Indonesia terdapat daratan Sunda yang terhubung ke
benua Asia dan memungkinkan fauna dan flora Asia berpindah ke bagian barat
Indonesia. Di bagian timur Indonesia, terdapat daratan Sahul yang terhubung ke
benua Australia dan memungkinkan fauna dan flora Australia berpindah ke bagian
timur Indonesia. Pada bagian tengah terdapat pulau-pulau yang terpisah dari
kedua benua tersebut.
Karena hal tersebut maka ahli biogeografi membagi
Indonesia atas kehidupan flora dan fauna yakni:
·
Daratan Indonesia Bagian
Barat dengan flora dan fauna yang sama dengan benua Asia.
·
Daratan Indonesia Bagian
Tengah (Wallacea) dengan flora dan
fauna endemik/hanya terdapat pada daerah tersebut.
·
Daratan Indonesia Bagian
Timur dengan flora dan fauna yang sama dengan benua Australia.
Ketiga bagian daratan tersebut dipisahkan oleh garis
maya/imajiner yang dikenal sebagai Garis Wallace-Weber, yaitu garis maya yang
memisahkan Daratan Indonesia Barat dengan daerah Wallacea (Indonesia Tengah),
dan Garis Lyedekker, yaitu garis maya yang
memisahkan daerah Wallacea (Indonesia Tengah) dengan daerah IndonesiaTimur.
Berdasarkan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) 1993, maka
wilayah Indonesia dibagi menjadi 2 kawasan pembangunan:
·
Kawasan Barat Indonesia.
Terdiri dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali.
·
Kawasan Timur Indonesia.
Terdiri dari Sulawesi, Maluku, Irian/Papua, Nusa Tenggara Barat dan Nusa
Tenggara Timur.
Berikut
ini propinsi-propinsi di Indonesia
1.
Aceh
4.
Riau
5.
Kep. Riau
7.
Jambi
9.
Bengkulu
10. Lampung
11. Banten
12. DKI Jakarta
13. Jawa Barat
14. Jawa Tengah
15. DI Yogyakarta
16. Jawa Timur
17. Bali
20. Kalimantan Barat
22. Kalimantan Utara
23. Kalimantan Timur
25. Sulawesi Utara
26. Maluku Utara
27. Sulawesi Tengah
28. Gorontalo
29. Sulawesi Barat
30. Sulawesi Selatan
32. Maluku
33. Papua Barat
34. Papua
|
Jumat, 21 November 2014
GEOGRAFI MANUSIA DAN CABANG-CABANGNYA
Geografi / Totok Endrawan / https://www.facebook.com/totok.endrawan
A. Pengertian Geografi Manusia
Geografi Manusia atau Human Geography adalah studi tentang
aspek keruangan, gejala-gejala yang terdapat di permukaan bumi yang mengambil
manusia sebagai obyek pokok, termasuk kedalamnya aspek kependudukan, aktifitas
sosial, aktifitas budaya, aspek ekonomi dan aspek politik.
Menurut Bintarto (1977), Geografi Manusia merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tata laku manusia dalam lingkungan totalnya .
Menurut Bintarto (1977), Geografi Manusia merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tata laku manusia dalam lingkungan totalnya .
geografi manusia adalah salah satu dari dua cabang utama
geografi (versus geografi fisik) dan sering disebut geografi budaya. geografi
manusia adalah studi tentang aspek budaya banyak ditemukan di seluruh dunia dan
bagaimana mereka berhubungan dengan ruang dan tempat di mana mereka berasal dan
kemudian perjalanan sebagai orang-orang terus bergerak di berbagai daerah.
Beberapa fenomena budaya utama yang dipelajari dalam geografi manusia termasuk bahasa, agama, berbeda struktur ekonomi dan pemerintahan, seni, musik, dan aspek budaya lain yang menjelaskan bagaimana dan / atau mengapa orang fungsi seperti yang mereka lakukan di daerah di mana mereka tinggal. Globalisasi juga menjadi semakin penting untuk bidang geografi manusia seperti yang memungkinkan aspek-aspek tertentu dari kebudayaan untuk dengan mudah perjalanan di seluruh dunia.
Beberapa fenomena budaya utama yang dipelajari dalam geografi manusia termasuk bahasa, agama, berbeda struktur ekonomi dan pemerintahan, seni, musik, dan aspek budaya lain yang menjelaskan bagaimana dan / atau mengapa orang fungsi seperti yang mereka lakukan di daerah di mana mereka tinggal. Globalisasi juga menjadi semakin penting untuk bidang geografi manusia seperti yang memungkinkan aspek-aspek tertentu dari kebudayaan untuk dengan mudah perjalanan di seluruh dunia.
Lokasi: Jepara, Jawa Tengah, Indonesia
Jepara, Central Java, Indonesia
Senin, 26 Mei 2014
GEOGRAFI POLITIK
Geografi / Totok Endrawan / https://www.facebook.com/totok.endrawan
1. Definisi geografi politik
1. Definisi geografi politik
a. Menurut
Nur Fitrianto (2010), geografi politik merupakan cabang geografi manusia yang
bidang kajiannya adalah aspek keruangan pemerintahan atau kenegaraan yang
meliputi hubungan regional dan internasional, pemerintahan atau kenegaraan
dipermukaan bumi. Dalam geografi politik, lingkungan geografi dijadikan sebagai
dasar perkembangan dan hubungan kenegaraan. Bidang kajian geografi politik
relatif luas, seperti aspek keruangan, aspek politik, aspek hubungan regional,
dan internasional.
b. Menurut
Sukma Perdana, S.Pd., M.T. (Tanpa tahun), jika politik diartikan sebagai
pendistribusian kekuasaan (power) serta kewenangan (rights) dan
tanggung jawab (responsibilities) dalam kerangka mencapai tujuan politik
(nasional), maka geografi politik berupaya mencari hubungan antara konstelasi
geografi dengan pendistribusian tersebut di atas. Hal ini disebabkan karena
bagaimanapun juga pendistribusian itu harus ditebarkan pada hamparan geografi
yang memiliki ciri-ciri ataupun watak yang tidak homogen di seluruh wilayah negara.
c.
Langganan:
Postingan (Atom)






